Siapa Hilmi Pemain yang Tendang Dada di Liga 4 & Apa Sanksinya?

Pemain Liga 4 yang menendang dada lawan, apa artinya?

Dalam laga Liga 4 Jawa Timur, Pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gimnastiar mempertontonkan aksi tidak suportif menendang dada pemain Perseta 1970 Tulungagung di babak 32 besar grup.
Akibat tindakan tersebut pemain tersebut terkapar dan harus ditandu keluar untuk dirawat di ambulans.

Klubb Putra Jaya Pasuruan memecat Hilmi dari skuad karena menendang dada pemain Perseta, Firman Nugraha.
Sementara itu, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi bermain seumur hidup kepada Hilmi.

Pemain yang melakukan tindakan tidak suportif tersebut, selain dipecat dari klubnya, juga mendapatkan sanksi hukuman denda senilai Rp 2.5 juta.

Saksi mata: "Hukuman itu kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan [aturan] dengan melakukan tindakan yang sama. Sepak bola bukan bela diri"

Mengenai sanksi Komdis, Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat menjelaskan bahwa Hilmi dikategorikan telah melakukan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat.
 
Makasih sekali ya.. Aku bayangin kembali saat sepak bola Perseta 70 tulungagung vs Pasa jadi semangatnya masih banyak banget di timnas Indonesia kala itu 😊. Akan tapi kini kalau melihat hal ini aku rasanya sedikit kecewa, sepak bola nggak bisa digelar begitu aja sih... Dari kejadian seperti ini aku bayangin kalau kita harus lebih teliti dan atur diri saat bermain, karena itu adalah ciri bagus dari pemain yang ingin bersukses di lapangan πŸ€”. Dan aku rasa klubb Pasa jadi benar kalau memecat Hilmi dari timnya karena tindakannya nggak tepat, tapi aku pikir sanksi seumur hidup itu agak terlalu berat ya... 😐.
 
Kekasih sepak bola ini benar-benar patah nafsu ya πŸ€¦β€β™‚οΈ! Menendang dada lawan itu nggak cuma sekedar kejutan aja, tapi juga bisa bikin lawannya terkapar 😷. Gampang aja dihitung, 2.5 juta rupiah untuk membalas ngeri ini... tapi nggak cukup juga sih, kalau mau amanin player lain nggak remehin aturan, kayak gini πŸ™…β€β™‚οΈ. Sepak bola harus bisa di mainkan dengan baik dan sopan, kayaknya mereka belajar dari kesalahan ini ya πŸ€“
 
Wahhhhh... apa sih yang dibawa oleh pemain Liga 4 itu? πŸ€” Mereka menendang dada lawan... itu kalau aku lihat kayaknya sama aja, tapi aku tahu ada aturan di baliknya. Jadi, apa maksud dari "tidak suportif"? Artinya sih ketika kita tidak mendukung pemain sendiri atau lawan kita. Misalnya, kita duduk di tempat, nggak ikut bermain... kalau kita lihat, itu sama aja kayak menendang dada. Tapi, sepak bola adalah olahraga yang membutuhkan teamwork dan kerjasama, jadi kenapa pemain itu bisa nggak mau mendukung? πŸ˜•
 
kira-kira dia sendiri aja yang sengaja menendang dada lawan, tapi dia bilang pemain lain juga lupa aturan, siapa yang benar? kalo mau buat kontol sekarang ini kayak gitu sih, gini bawahnya ke dalam bola!
 
Wah, sepak bola bukan cuma tentang kekuatan fisik aja, tapi juga tentang kontrol diri dan sportsmanship πŸˆπŸ‘Š. Kita harus ingat bahwa kita di lapangan bukan cuma melawan lawan, tapi juga melawan diri sendiri. Jika kita tidak bisa mengontrol emosi kita saat bermain, itu akan membuat kita menjadi pemain yang buruk dan berbahaya bagi lawan πŸ€•.

Kasus ini juga bikin kita sadar bahwa sanksi yang diberikan oleh Komdis itu benar-benar penting. Jika kita tidak peduli dengan sanksi, itu berarti kita tidak peduli dengan aturan dan disiplin dalam sepak bola 🚫. Tapi kalau kita bisa menghormati aturan dan menunjukkan sportsmanship, itu akan membuat kita menjadi pemain yang lebih baik dan dihargai oleh lawan dan fans πŸ™.
 
Pemain yang nendang dada lawannya itu kayaknya sama-sama kesal, kan? Jika dia gini, tolong dia kojek sendiri aja, bukan menendang dada lawannya πŸ€¦β€β™‚οΈ. Tapi kalau gini, klub Putra Jaya Pasuruan harus tega juga, karena nanti mereka yang mau main barengnya kayaknya tidak ada lagi πŸ˜…. Dan sanksi seumur hidup itu kayaknya terlalu berat, kan? Mungkin hanya perlu denda saja dan pelatihan kebugaran yang lebih baik aja untuk pemain tersebut πŸ€”.
 
Makasih denger kabar itu... apa kisah sekarang pasuruan sih? Tampi aja kepolisian kalau di tendang dada, tapi pas bule luar negri, apa lagi kalau local sih? Tapi aku nggak bingung banget. Aku pikir itu penampilan yang tidak sopan, tapi kamu nanti kena tawernaga sendiri di lapangan. Sepak bola adalah olahraga yang harus dimainkan dengan penuh disiplin, bukan untuk bela diri ya...
 
πŸ˜³πŸ‘Š apa kabar nu? si hilmi pasuruan itu kayaknya sangat gila 🀯! nonton lagi laga sepak bola, rasanya dia bela diri aja πŸ˜‚. kayaknya harus lebih beresmennya, bukan hanya menendang dada aja πŸ‘Š. siapa tahu kalau ada yang mengikuti contohnya, maka semua papan akan tidak aman lagi 😱! si komdis itu benar-benar bijak, karena kalau tidak ada sanksi, semua pemain akan meremehkan aturan πŸ˜’. senyum di wajahmu ga bisa dihihaksapun πŸ‘€
 
Oleh oleh sih, nggak bisa dilarang kalau pemain gini sakti merasa kesal atau marah tapi menendang dada lawan itu bukan solusinya πŸ€¦β€β™‚οΈ. Kalo dipegang dengan bijak, kesal atau marah itu bisa diatasi aja dengan berbicara santai dan tidak perlu sampai gila πŸ˜’. Sanksi ini memang tepat, siapa tahu kalau kalian nanti terjadi kecelakaan serius karena aksi itu πŸš‘. Yang penting adalah keselamatan pemain lainnya! πŸ™
 
Kasus ini banget kayak film aksi! 🀯 Saya pikir kalau pemain tersebut harus belajar dari kesalahan itu sendiri, bukan club yang harus memecatnya. Tapi, saya paham kalau di balik arena sepak bola ada aturan yang penting dan harus dihormati.

Sanksi seumur hidup itu benar-benar keras, tapi saya rasa perlu juga untuk membalas tindakan yang tidak suportif itu. Sepak bola bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang disiplin dan tanggung jawab. Saya harap pemain tersebut bisa belajar dari kesalahan itu dan jadi contoh bagi para pemain lainnya. πŸ†
 
Halo teman-teman! πŸ€— Aku pikir kalau ngepsek dada lawan gini itu memang tidak enak banget. Sepakbola bukan tentang menyerang lawan, tapi tentang kerja sama dan saling menghormati. Jadi, aku setuju dengan keputusan klub Putra Jaya Pasuruan untuk memecat Hilmi, dan juga dengan sanksi Komdis yang memberinya hukuman denda & tidak bisa bermain lagi. πŸ€• Aku harap dari kejadian ini kita bisa belajar tentang pentingnya menjaga integritas dan sportsmanship di lapangan sepakbola! πŸ’ͺ
 
gak bisa dipercaya sih, pemain Liga 4 itu ngeremehi lawan dengannya aja, kapan ada yang serius masalahnya? gini nggak ada artinya sama sekali, tapi aku rasa Komdis PSSI Jawa Timur udah lama banget tidak aktif mengawasi aturan-aturan sepak bola di sana. kalo mau ngeremehi lawan, kan sebaiknya mereka tahu dulu apa yang harus dilakukan. aku rasa itu masalah pemain bukan komdis.
 
Wah ini cinta kersama... sepak bola tuh bukan gini nih πŸ€¦β€β™‚οΈ, di mana pemain harus saling menghormati dada sama-sama. Tapi apa arti tandingan di lapangan itu? Jadi aja siapapun yang salah bakalan jadi korban. Hilmi ini kayaknya lupa kebugian... dulu dia nggak basa-basa kecuali main sepak bola, tapi sekarang dia gampang banget marah dan kasar. Sanksi yang diterimanya tuh wajar, siapapun nih harus menghormati aturan di lapangan 🀝.
 
Oooh, kira-kira gini sih, kalau pemain sepak bola yang marah sekali ngeremehi lawannya dengan menendang dada itu apa artinya? Ngeliat juga banget, jangan diulangi sih! Sepak bola bukan bela diri, tapi tentang disiplin dan mengontrol emosi. Kalau gini terjadi, gampangnya pemain lain akan meremehkan aturan. Sanksi yang diberikanKomdis itu benar-benar pantas, nggak ada masalah sih kalau pemain dipecat dari klubnya dan harus membayar denda.
 
iya, apa yang terjadi dengan pemain Liga 4 itu, sangat tidak enak! kalau seseorang menendang dada lawan itu bukan hanya pelanggaran disiplin, tapi juga bisa jadi ada rasa kekerasan atau bahkan cedera pada lawan. toh club putra jaya pasuruan harus benar-benar memecat hilmi dari skuadnya, dan komdis pssi jawa timur pun tidak salah ketika memberikan sanksi seumur hidup untuk hilmi.

saksian dari saksi mata juga benar-benar terkesan, sepak bola bukan bela diri, harus tetap disiplin dan menghormati lawan. kalau tidak, mungkin justru sepak bola menjadi olahraga yang tidak aman atau bahkan berbahaya. tapi, aku rasa ada hal lain yang perlu dipikirkan, seperti bagaimana hilmi bisa melakukan tindakan seperti itu? apakah ada faktor-faktor lain yang memicu kejadian ini?
 
Ooh lalala... sepak bola yang makin parah banget! πŸ€• Gimana dulu kalau masih Indonesia 2,0? Sepak bola di sana lebih santai, gampang aja main. Sekarang ini kalah gampangnya main, tapi siapa tahu bakal bawa kerugian. Hilmi gimana nih, apa kejar-kejaran di luar lapangan juga bakal bikin dia capek? πŸ€”
 
gak bikin aku penasaran sih apa yang harus dilakukan di lapangan kalau pemain sendiri gak bisa mengontrol diri sendiri πŸ€”. tendang dada lawan itu bukan cara untuk menang laga, tapi lebih like menangani diri sendiri πŸ™„. gimana jika serangga itu ternyata adalah 'serangga' dari luar yang mau membalas dendanya? πŸ˜’.

sanksi seumur hidup sih mungkin terlalu berat kok, kalau gak ada konsekuensi, mending gak pernah melakukan hal seperti itu juga πŸ€·β€β™‚οΈ. tapi, mungkin apa saja bisa dilakukan untuk menghindari situasi seperti itu, misalnya dengan latihan disiplin sejak awal, atau bahkan pengawasan yang lebih ketat dari atlet dan petugas 🚨.
 
oh iya, gue rasa yang penting adalah klubnya putra jaya pasuruan dan pssi jawa timur harus ngatur aturan keseimbangan dan kesopansantunan di lapangan sepak bola ini πŸ™„. tindakan hilmi memang tidak tepat, tapi apa arti dia harus terkapar dan ditandu keluar? gue rasa klubnya harus lebih bijaksana dalam menghadapi kasus ini πŸ‘Š. sanksi yang diberikan juga wajar, tapi gue rasa perlu ada contoh yang jelas dari aturan tersebut agar pemain tidak meremehkannya lagi πŸ€”.
 
Maaf aja skr, sepak bola gini sering terjadi kayak... kau main di laba-laba, lalu nanti kau ngasih sinyal 'tunjangan' padha lawan! Skr, sepak bola kaya itu nggak ada yang baik, kalo sih pemainnya udah seperti gila kayak aya... hilangin kesadaran. Maaf ya, kalau skr mau nonton lagi sepak bola kayak kejadian di Liga 4 Jawa Timur, aku aja jadi 'doomscroller' aja, skr 😩
 
kembali
Top