Yusril Dorong Aparat Penuduh Penjual Es Gabus Ditindak

Kemerdikaran menuduh, kemerasan polisi masih berlanjut. Menko Kumham Imipas Yusril Dorong Polri untuk mengambil tindakan prosedural terhadap aparat penuduh yang melanggar hukum. Bahkan, ia menjanjikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kesalahan yang dilakukan oleh anggota kepolisian.

"Anggota kepolisian bisa saja melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugas," kata Yusril. "Dan kalau mereka melakukan kesalahan, tentu akan diambil satu tindakan." Aparat penuduh pun harus tetap menghormati institusi aparat keamanan dan masyarakat harus tetap memantau proses tindak lanjut dari kasus tersebut.

Tentang kasus pedagang es gabus Sudrajat yang dituduh menjajakan makanan berbahaya, Yusril menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing institusi. Ia menjanjikan bahwa prinsipnya adalah bahwa mereka berwenang menjalankan tugas penegakan hukum, tapi kalau melakukan kesalahan mereka juga harus ditindak menurut hukum yang berlaku.

Kemerdikaran ini semakin menimbulkan keraguan mengenai kemampuan Polri dalam menegakkan hukum. Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengklaim tak ada tindakan kekerasan terjadi kepada Sudrajat, tapi kemudian muncul kabar bahwa anggota Bhabinkamtibmas diperiksa sebagai saksi.
 
Gue pikir ini nggak masuk akal sih. Mereka bilang aparat penuduh harus menghormati institusi apa itu? Gimana kalau mereka yang salah? Gue rasa ini cuma cara utama masyarakat untuk tidak tertipu sama lagi dengan kepolisian. Sudrajat gue pikir jangan perlu dijadikan contoh, karena kasusnya udah terlalu panjang dan kompleks. Polri harus lebih teliti dalam menangani kasus-kasus seperti ini, bukan cuma mengancam orang yang salah untuk tidak bicara.
 
aku pikir kasus ini benar-benar membuat kita sedih ๐Ÿค•. siapa yang tidak ingat dengan makanan es gabus yang kita sajikan di hari raya, kini menjadi isu besar karena tindak lanjut dari kasus itu. tapi apa yang terpenting adalah, apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan polri? ๐Ÿค”

aku pikir penting sekali agar polda metro jaya dan bhabinkamtibmas di atas tidak menjadi penipu lagi ๐Ÿ’ฏ. jika mereka salah dalam melaksanakan tugas, mereka harus dituntut menurut hukum yang berlaku. tapi apa yang membuat aku khawatir adalah, ada kemungkinan bahwa polda metro jaya dan bhabinkamtibmas akan menjadi korban dari tekanan polisi atau kebun tembak ๐Ÿšจ.

jika kita ingin memperbaiki kesalahan ini, kita harus lebih fokus pada mencegah terjadinya kesalahan seperti itu di masa depan. kita harus meningkatkan komitmen polri untuk menegakkan hukum dan tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan norma keadilan ๐ŸŒŸ.
 
Polri harus jujur, kalau mereka tidak bisa menjawab kasus-kasus seperti ini, toh aparat penuduhnya pun tidak bisa dipercaya. Kemerdikaran ini memang membuat saya khawatir, bagaimana kalau ada yang salah? Mereka harus buktikan bahwa mereka benar-benar tidak melakukan kesalahan, tapi kalau salah, mereka juga harus dihukum. Saya setuju dengan Menko Imipas, kita harus memantau proses tindak lanjut dari kasus ini agar tidak ada kecurangan.
 
Saya pikir ini bisa jadi kesempatan bagus untuk kita belajar tentang pentingnya kerahasiaan dalam penegakan hukum... di sekolah, kita juga perlu berhati-hati dengan rahasia, apalagi kalau ada kecurangan yang terjadi... di sini, saya berharap Polri bisa mengatasi masalah ini dengan cepat dan tidak membuat semuanya semakin buruk... mungkin kita bisa membicarakan tentang ini di kelas dan melihat bagaimana penyelesaian kasus seperti ini bisa dilakukan dengan lebih baik...
 
wahhhhh, gampang sekali sih kalau polri bisa salah, kayaknya hanya perlu dipaksa untuk mengakui kesalahan mereka aja ๐Ÿ™„. tapi jadi apa sih yang harus dilakukan? kalo polri masih bisa berlanjut dengan cara itu, maka masyarakat juga tidak akan pernah percaya kepada mereka lagi, kan? gimana kalau ada lagi kasus seperti ini, kemari sih yang harus dipertanggungkan? saya pikir Menko Yusril harus lebih jujur tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam Polri. mungkin saja ada sesuatu yang salah di dalam sistem penegakan hukum itu, tapi hanya polri sendiri yang tahu sih... ๐Ÿ˜’
 
Gak percaya sih kalau polri masih banyak yang salah... Saya pikir ada solusi dari dalam, tapi malah semakin jadi kabur... Mereka harus fokus pada kebenaran dan tidak lagi membiarkan pernyataan yang salah-salah...
 
Aku pikir yang salah si dia yang dianggap "penuduh" kan? Polisi jadi penjudak sih, bukan? Mereka yang ngajak tindakan hukum, tapi akhirnya mereka yang dipilih untuk bertanggung jawab. Sementara itu, pedagang es gabus yang jujur tentang makanannya, tapi polisi gak bisa menangkap dia sih... aku pikir itu masalah sistem dan tidak dengan Polri sendiri.
 
Aku pikir ini lagi gila, nih! Polri sendiri yang salah, bukan masyarakat atau pedagang es gabus Sudrajat. Kenapa mereka harus menuduh orang lain karena kesalahan mereka? Kalau benar-benar ada kekerasan, maka tindak lanjutnya harus diambil dengan transparan, bukan menuduh tanpa bukti.

Aku juga penasaran, siapa yang akan memantau proses tindak lanjut dari kasus ini? Siapa yang akan pastikan bahwa Polri tidak lagi melakukan kesalahan seperti ini? Aku pikir ini hanya cara untuk mengalihkan perhatian dari kesalahan sebenarnya.
 
Kasus ini gini, kalau Polri sendiri juga salah, siapa yang akan benar? ๐Ÿค” Saya pikirnya apa yang harus dilakukan adalah buat proses tindak lanjutnya yang jernih dan transparan, sehingga masyarakat bisa melihat apakah ada kebenaran di balik kasus ini. Kalau ada kesalahan dari Polri, itu juga wajar, tapi kalau mereka malah mencoba menyembunyikan, itu gini salah arah ๐Ÿšซ
 
gak percaya dengarken, kalau Polri itu masih punya kesan aneh di mata umum. aksi penuduh yang melanggar hukum harus dihadapkan ke pengadilan juga gak bisa menutupi keraguan kita semua. gimana sih polri yang selalu ngaku ingin menjaga hukum, tapi ternyata masih ada yang salah di dalamnya? toh aja jangan pakai kata "kesalahan" aja, kalau mau benar-benar berubah harus buktikan dulu! ๐Ÿค”
 
Aku pikir kalau pihak Polri harus lebih transparan dalam menyebutkan siapa yang bersalah dan tidak. Jika punya bukti, maka tindakan segera harus diambil. Tapi apabila hanya berdasar pada rumor, maka semua orang sama-sama tidak mau terjebak di dalam kekhawatiran seperti ini... ๐Ÿค”
 
[GIF: polisi yang salah, lalu meminta maaf] ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ๐Ÿšจ

[Imajinasi Polri yang sedang berlari dengan tangan belakang] ๐Ÿƒโ€โ™‚๏ธ๐Ÿ‘ฎโ€โ™‚๏ธ

[Kasus Sudrajat, pedagang es gabus: GIF penjual es gabus yang terkejut karena dipenjara] ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿฆ
 
Gue pikir apa yang dibicarakan oleh Kemerdikaran ini cukup masuk akal, kalau bukan ada tindakan kekerasan terjadi, mengapa Sudrajat harus ditangkap dan dieksekusi? Tapi kemarin aku lihat kabar bahwa Polda Metro Jaya mengatakan tidak ada tindakan kekerasan, tapi kemudian anggota Bhabinkamtibmas diperiksa sebagai saksi, makanya gue pikir Polri harus punya tangan sendiri untuk memastikan prosesnya benar-benar adil.
 
๐Ÿค” memang keren banget kalau polri bisa bekerja dengan tepat dan tidak ada kesalahan yang dilakukan oleh aparat penuduh... tapi kalau terus menerus terjadi kesalahan, itu juga tidak baik... ๐Ÿ™„ masyarakat sudah sangat khawatir dengan hal ini, dan mungkin harus ada tindakan lebih lanjut dari pemerintah dan polri... ๐Ÿค toh kita harus percaya bahwa mereka berwenang menjalankan hukum, tapi juga harus ada kewajiban untuk melakukan kegiatan yang benar dan tidak salah... ๐Ÿ˜Š
 
Kalau apa lagi yang perlu dijanjikan, kan? ๐Ÿคฃ Siap-siapin, aparat penuduhnya akan tidak salah lagi. Tapi jangan berpikir terlalu baik, masih ada kesempatan untuk kegagalan, ya! ๐Ÿ™„ Polri harus fokus lebih pada bagaimana mengelola diri sendiri, bukan hanya meminta masyarakat untuk sabar lagi.
 
Mungkin kalau kita tidak bisa percaya, kita harus berpikir negatif dan merasa kesal... tapi kita harus ingat, Polri pun bukan nol... mereka punya kelebihan untuk menghadapi situasi seperti ini. tapi, memang perlu diambil tindakan yang tepat dan jujur... agar tidak ada orang lain yang terkena dampak dari kesalahan itu.
 
Aku pikir ini bule-bulen polisi Indonesia. Kalau mereka sudah tidak bisa lagi berhak untuk mempolisi, apa yang mau kita lakukan? ๐Ÿค” Lalu siapa yang akan mengawasi agar mereka tidak lagi berbuat salah? Aku rasa perlu ada langkah kecil dulu sebelum kita semakin mengejaran dengan kasus-kasus seperti ini.
 
Dah alesan daging bakal makin berantai ๐Ÿ˜’. Aparat penuduh yang banyak membuat kesalahan sama punya tindakan menangkap korban, kalau korban nggak mau menerima hukuman, masih bisa kasusnya ditutup ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Siapa sih yang mau menanamkan kepercayaan pada sistem yang banyak gagal? ๐Ÿค”
 
Wahhh, ini kasusnya gampang gini! Polri harus cepat cari solusi agar orang-orang percaya pada mereka. Sudah lama kalau ada pedagang es gabus yang dituduh-tuduh, tapi masih belum ada hasilnya. Mereka harus terbuka dan jujur tentang apa yang telah terjadi. Kalau malah Polri buat konfusi lagi, maka tidak ada yang bisa dipercaya lagi.
 
kembali
Top