Halo temen-temen... aku pikir ini kayak cerita nyata dari rumang-rumang penumpukan sampah di kota kita. Tapi apa yang terjadi disini sebenarnya? Apa sih kebijakan MBG yang membuat warga Surabaya harusnya merasa di tolak? Aku pikir itu nggak masuk akal banget. Maka dari itu, aku kira ada yang salah di dalam sistem pemerintahan kita... siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini? Aku pikir itu perlu diinvestigasi lebih lanjut dan ada solusi apa sih untuk warga-warga seperti Wawan Syarwhani? Aku rasa ada kesalahpahaman besar di sini, kita harus jadi lebih cerdas dan rajin memikirkan hal-hal ini agar bisa menghindari kasus-kasus seperti ini lagi.