Warga di Jaktim Kena Peringatan Buntut Masih Bertahan di Pemakaman

Kondisi di lapangan TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, masih kisah. Lebih dari 30 keluarga saja yang belum bisa berpindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi karena terpaksa menempati lahan tempat pemakaman umum itu. Satpol PP Kecamatan Jatinegara, lembaga yang bertanggung jawab dalam menjalankan penertiban dan pencegahan di wilayah ini, memberikan surat peringatan kedua (SP-2) kepada warga-warga tersebut.

Saat ini, total ada 31 kepala keluarga (KK) yang masih menempati lahan TPU Kebon Nanas. Satpol PP terus melakukan monitoring sehingga warga tidak bisa berpindah ke tempat lain tanpa izin dari lembaga ini. Kondisi di lapangan menunjukkan sebagian besar warga sudah pindah ke rumah susun maupun kontrakan pribadi. Namun, ada yang masih bertahan karena pengepakan barang berukuran besar.

"Kondisi di lapangan yang masih menetap karena pengepakan barang besar dan terpantau ada yang sedang membongkar sendiri bangunan memanfaatkan barang yang masih bisa dijual," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin Amal.

Selama ini, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan relokasi warga dari lahan TPU Kebon Nanas ke rumah susun dan kontrakan pribadi di wilayah Jatinegara Barat. Relokasi ini dilakukan secara bertahap sejak 6 Januari 2026 untuk menyesuaikan kebutuhan administrasi dan perpindahan sekolah anak-anak.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan berbagai kemudahan bagi warga relokasi, seperti pembebasan biaya sewa rumah susun selama enam bulan dan gratis seumur hidup bagi warga lanjut usia (lansia).
 
Kondisi di TPU Kebon Nanas makin kisah 🤔. Saya rasa pemerintah harus lebih teliti dalam menentukan ketentuan untuk pemindahan warga, terutama soal barang-barang besar. Sementara itu, relokasi warga ke rumah susun dan kontrakan pribadi masih dikecualikan dari biaya sewa, tapi siapa bilang bahwa itu pasti memudahkan mereka? 🤷‍♂️ Mungkin juga ada yang masih menunggu kesempatan untuk berpindah ke tempat yang lebih baik. Saya harap Pemprov DKI Jakarta bisa memberikan solusi yang lebih optimal untuk semua pihak 💡.
 
Kondisi di TPU Kebon Nanas masih nyenyak 🤔. Lebih dari 30 keluarga, tapi sebenarnya sudah banyak yang pindah ke rumah susun atau kontrakan 🏠. Penyebabnya pengepakan barang besar 😬. Ada yang sedang membongkar sendiri bangunan memanfaatkan barang yang masih bisa dijual 🤯. Saya rasa Pemprov DKI Jakarta harus terus monitoring dan memberikan bantuan kepada warga yang masih bertahan 💸.
 
🤔 apa sih ya? kondisi di TPU Kebon Nanas masih macet karena pengepakan barang besar 😕 kayaknya lebih baik banget jika warga bisa pindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi, jadi tidak terjebak di sana 😓. tapi apa sih yang salah dengar mereka sedang membongkar sendiri bangunan? 🤷‍♀️ apakah ada orang yang gila banget? 🤔 selain itu, kira-kira bagaimana caranya Pemprov DKI Jakarta bisa memastikan agar semua warga sudah pindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi? 🤔 dan apa sih dengan asuransi kesehatan warga yang belum bisa masuk rumah susun atau kontrakan pribadi? 🤷‍♀️
 
itu kan serius banget ya, siapa tahu apa yang salah sama aja. aku pikir ini kisah nyata yang perlu kita perhatikan, apalagi kalau terdapat keluarga yang belum bisa pindah karena ada pengepakan barang besar. tapi sih ada kemudahan juga yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta, seperti biaya sewa rumah susun yang bebas 6 bulan dan gratis seumur hidup bagi lansia. tapi apa yang dibutuhkan kalau ini adalah koordinasi yang lebih baik antara satpol pp dan warga, jadi siapa tahu kalau bisa mengatasi masalah ini dengan cepat 💡
 
Kondisi di TPU Kebon Nanas gak bisa dibela, tapi kita harus memikirkan apa yang sebenarnya salahnya aja. Kalau bukan karena pengepakan barang besar, siapa tau ada warga yang benar-benar perlu bantuan dari pemerintah. Tapi pemerintah juga harus lebih bijak dalam menentukan kapan dan bagaimana memberikan bantuan. Saya pikir relokasi ke rumah susun atau kontrakan pribadi itu sudah cukup baik, tapi mungkin ada cara yang lebih efektif untuk mengatasi masalah ini 🤔.
 
Gini aja kisahnya, tapi aku pikir Pemprov DKI Jakarta harus langsung memindahkan semua orang yang masih menempati lahan TPU Kebon Nanas ke tempat lain. Mereka already ada sistem relokasi yang sudah jelas, tapi nih masih banyak orang yang belum bisa berpindah. Aku pikir itu karena tidak efisien dalam pemberdayaan warga, bukan karena adanya masalah teknis atau administratif. Kemudahan-kemudahan yang mereka tunjukkan seperti pembebasan biaya sewa rumah susun dan gratis seumur hidup bagi lansia tidak cukup untuk membuat orang-orang mau berpindah. Mereka perlu diberikan pilihan yang lebih luas, misalnya pilihan tempat tinggal yang lebih baik atau pendapatan yang lebih stabil. Kalau jangan itu, aku pikir Pemprov DKI Jakarta harus mencari solusi lain untuk membuat warga mau berpindah dari lahan TPU Kebon Nanas. 🤔
 
Aku jadi pikir, apa sih yang salah dengan pemerintah Jakarta kan? Mereka sudah melakukan relokasi ke rumah susun dan kontrakan pribadi, tapi masih ada warga yang menempati lahan TPU Kebon Nanas. Aku tahu bahwa pembebasan biaya sewa rumah susun dan gratis seumur hidup bagi warga lanjut usia itu nanti bisa membantu, tapi apa dengan mereka yang harus tetap menempati lahan itu? 🤔🏠
 
Aku kayaknya penasaran apa yang terjadi dengan 1 orang yang masih menempati lahan TPU Kebon Nanas... sih, aku rasa kayaknya lebih baik dia yang tidak perlu khawatir tentang barang-barang besar yang bisa dibongkar aja. 🤷‍♂️ Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta kayaknya sudah melakukan relokasi warga dengan sangat baik, terutama dengan memberikan kemudahan seperti biaya sewa rumah susun yang bebas selama 6 bulan... tapi sih, aku rasa ada hal yang kurang jelas, yaitu tentang bagaimana proses relokasi itu dilakukan secara bertahap sejak Januari 2026... kayaknya perlu klarifikasi lebih lanjut. 🤔
 
Kondisi di lapangan TPU Kebon Nanas benar-benar kisah! Masih banyak keluarga yang belum bisa berpindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi. Ada 31 kepala keluarga yang masih menempati lahan itu, dan mereka harus terus memantau untuk tidak ada yang membongkar sendiri bangunan. Itu karena pengepakaran barang berukuran besar, gampangnya!
 
tp betul apa adanya nih... 30 keluarga yang masih menempati lapangan TPU Kebon Nanas, itu bukan mainan, kan? kenapa harus begitu sulit untuk pindah ke tempat lain? mungkin ada kesalahpahaman atau kesalahan dalam proses relokasi ya...
 
Pernyataan Pemprov DKI Jakarta tentang relokasi warga dari TPU Kebon Nanas ke rumah susun dan kontrakan pribadi benar-benar harus diatur dengan lebih rapi, ya! Perlu ada sistem yang jelas untuk memantau proses relokasi ini agar tidak terjadi kesalahan atau keterlambatan. Misalnya, warga yang sudah pindah ke rumah susun juga harus diberi catatan administrasi yang lengkap, seperti foto identitas dan NPWP, untuk memudahkan akses layanan sosial.
 
Gue pikir gini, kampus TPU Kebon Nanas Jakarta Timur ini kena diatasi dulu sih, tapi kemudian ternyata ada masalah lagi. Saya tahu ada banyak keluarga yang harus dipindahkan dari tempat tinggal mereka karena tidak bisa berhenti di tempat itu. Mereka harus menunggu akses ke rumah susun atau kontrakan pribadi, tapi kini juga ada masalah dengan barang-barang besar.

Saya rasa ini masalah yang cukup kompleks dan membutuhkan solusi yang lebih baik dari sebelumnya. Pemerintah DKI Jakarta sudah melakukan relokasi warga ke tempat lain, tapi masih ada yang harus diatasi lagi. Gue harap agar pihak berwajib bisa menemukan solusi yang tepat untuk semua pihak yang terlibat. 🤔
 
Aku pikir ini keterangan yang nggak masuk akal banget! Luar biasa aja kalau satpol pp gak bisa tekanin warga untuk pindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi. Sepertinya lebih baik kalau mereka dibantu untuk bebas dari permasalahan ini, apalagi kalau ada yang harus membongkar sendiri bangunan yang kayaknya tidak boleh.

Dan aku juga rasa Pemprov DKI Jakarta bisa lagi-lagi memberikan bantuan lebih bagi warga yang sudah pindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi. Seperti nggak memberikan biaya sewa rumah susun untuk beberapa bulan lagi, ya kalau begitu warga akan kesulitan.
 
gak paham sih kenapa masih banyak yang menempati lapangan itu 🤔. mungkin karena biar tidak ngepak barang besar ya? tapi gak usah menunggu, aja daftar untuk rumah susun atau kontrakan pribadi aja deh 📝. warga yang sudah pindah keren banget, bisa nyaman tinggal di rumahnya sendiri 💤. toh Pemprov DKI Jakarta udah memberikan kemudahan banyak banget, kayaknya warga harusnya segera daftar 🚪.
 
Kondisi di TPU Kebon Nanas masih jauh dari sembunyi awan. Siapa yang bilang 30 keluarga sudah bisa berpindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi itu? Ada yang masih bertahan karena pengepakn barang besar, tapi bagaimana kalau barang itu tidak apa-apa juga? Pemprov DKI Jakarta pasti ada tujuan, tapi bagaimana caranya?
 
Gue pikir ni kondisi di lapangan TPU Kebon Nanas kian berat banget... +1. Jelang tahun 2026, kalau masih ada yang belum bisa pindah ke tempat lain, itu artinya sistem relokasi yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta masih banyak kesalahan atau tidak efektif. Gue pikir warga-warga yang harus dipindah dari TPU Kebon Nanas itu seharusnya sudah banyak yang pindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi, tapi ternyata masih banyak yang belum bisa. +0. Tapi gue senang sekali bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan berbagai kemudahan bagi warga relokasi, seperti pembebasan biaya sewa rumah susun selama enam bulan dan gratis seumur hidup bagi lansia. Itu sudah jelas bukti bahwa pemerintah benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat. -1. Namun, gue pikir perlu ada peningkatan kesadaran dan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta, satpol PP, dan masyarakat tentang pentingnya relokasi yang cepat dan efektif.
 
Luar aja sih bro, kalau ini TPU Kebon Nanas di Jakarta Timur masih banyak warga yang belum bisa pindah ke rumah susun atau kontrakan pribadi karena ada pengepakan barang besar. Sepertinya pemerintah sudah melakukan relokasi warga secara bertahap sejak 6 Januari 2026, tapi masih ada yang tidak mau berpindah.

Aku rasa ini bisa jadi masalah keamanan bro, kalau orang-orang terus menetap di sana dan ada yang membongkar sendiri bangunan untuk menjual barang. Pemprov DKI Jakarta harus memperhatikan situasi ini dan memberikan bantuan lebih lanjut bagi warga yang masih belum bisa pindah.

Tapi, aku juga senang dengan kemudahan yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta seperti pembebasan biaya sewa rumah susun selama enam bulan dan gratis seumur hidup bagi warga lansia. Ini memang bantuan yang baik untuk warga yang sudah tua atau tidak bisa bekerja lagi.
 
Aku tidak biasanya ngomong tapi aku pikir ini kayak cerita tentang orang-orang yang nggak punya tempat untuk tinggal. 30 keluarga udah dipaksa menempati lahan pemakaman itu, apa lagi sih? Aku rasa ini masalah yang serius banget, tapi aku juga sadar bahwa kota Jakarta udah sibuk dan tidak ada tempat kosong lagi. Tapi bagaimana kalau kita nggak bisa membantu mereka? Relokasi ke rumah susun atau kontrakan pribadi itu agak keras juga, kan? Aku rasa Pemprov DKI Jakarta udah berusaha dengan memberikan kemudahan bagi warga relokasi, tapi aku masih pikir ada yang bisa diperbaiki. Kita harus lebih peduli dengan orang-orang yang lewat dan membutuhkan bantuan...
 
kembali
Top