Video: BPOM Dapat Status WLA, Standar Obat RI Masuk Kelas Dunia

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia berhasil memperoleh status terdaftar dari World Health Organization (WHO), yakni singkatan WHO Listed Authority (WLA). Pengakuan ini menandakan bahwa BPOM telah menerapkan standar internasional dalam sistem pengawasan obat dan regulasi produk medis.

Keberhasilan ini dicapai oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, yang menyatakan bahwa BPOM memenuhi 9 kriteria penilaian WHO terkait regulasi, proses registrasi, aspek pengawasan, proses sertifikasi hingga mengenai inspeksi tugas BPOM. Hasil penilaian ini menunjukkan bahwa BPOM telah mencapai maturity level 4 (ML-4) atau status terdaftar WLA yang artinya BPOM setara dengan regulator obat dan makanan negara maju.

Dengan demikian, output kebijakan BPOM sudah menjadi standar internasional, sehingga dapat menjadi rujukan dunia dalam membuat potensi produk obat dan makanan seperti vaksin RI diakui dunia. Dampak status WLA ini sangat signifikan, karena akan membuka peluang bagi produk farmasi dan vaksin RI untuk masuk pasar ekspor.
 
Aku pikir ini pengejaan BPOM yang benar, tapi nanti nggak tahu apakah mereka udah memperbaiki kesalahan kesalahannya. Mereka sudah lama udah memiliki status terdaftar, tapi masih harus lakukan penerangan dan promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan obat dan makanan. Aku kira ini pengejaan BPOM yang sudah jelas, tapi nanti nggak tahu apakah mereka udah mengupdate informasi yang salah lagi. Mereka harus lebih cermat dalam pengawasan dan penerangan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk farmasi dan vaksin RI di akhirnya.
 
tpk apa2, BPOM udah jadi semakin 'masuk akal', sih. mesti paham bahwa status terdaftar dari WHO bukan berarti Indonesia udah menjadi negara maju, tapi cuma BPOM udah bisa menerapkan standar internasional di bidang pengawasan obat dan regulasi produk medis. walaupun keberhasilan ini penting banget, tp kenyataannya BPOM masih harus bekerja keras lagi untuk terus meningkatkan kualitasnya. sih, mungkin sekarang udah bisa membantu vaksin RI mendapatkan pengakuan internasional, tapi apa lagi yang perlu ditekankan?
 
Wah, BPOM punya status terdaftar di WHO already ๐Ÿคฉ. Makanya produksi obat dan makanan Indonesia bisa jadi lebih kompetitif aja, kan? Tapi, gak sabar juga banget sih, apa khasiat vaksin RI yang diklaim ada? ๐Ÿค” Kenapa harus lama sih proses pengujian di luar negeri sebelum bisa diekspor?
 
BPOM siap-siap buka pintu ke pasar internasional, eh kan? Saya senang sekali dengan keputusan ini, makanya kita harus terus mendukung BPOM ya! Mereka sudah lama bekerja keras untuk membuat sistem pengawasan obat dan makanan kita lebih baik. Sekarang kita bisa bangga lagi dengan kemampuan kita dalam menghasilkan vaksin RI yang diakui dunia. Itu kayaknya merupakan capaian besar bagi kita sebagai masyarakat Indonesia! ๐Ÿ™Œ๐Ÿ’ช
 
BPOM akhirnya bisa masuk dalam daftar WHO Listed Authority (WLA) ๐Ÿ˜Š, ini adalah langkah besar buat Indonesia di bidang regulasi obat & makanan. Saya senang lihat Taruna Ikrar berhasil memenuhi 9 kriteria penilaian dari WHO, ini menunjukkan bahwa BPOM sudah mencapai level maturity 4 (ML-4) yang artinya kita setara dengan regulator negara maju ๐Ÿค. Sekarang, output kebijakan BPOM akan menjadi standar dunia, apalagi jika kita bisa mengembangkan vaksin RI sendiri, pasti akan meningkatkan kompetitifitas produk Indonesia di pasar ekspor ๐Ÿ’ช๐Ÿผ. Selain itu, ini juga menunjukkan bahwa Indonesia berjuang untuk meningkatkan kualitas obat & makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat ๐ŸŒŸ.
 
aku pikir status terdaftar itu bukan kebaikan dari BPOM sih, tapi lebih banyak kepada pihak WHO yang mau menerima mereka. kayaknya BPOM masih punya banyak kerentanan di dalam sistem pengawasan obat dan makanan, apalagi karena masih banyak produk impor yang masuk ke indonesia tanpa ada tanda tangan dari BPOM sendiri. serta, apa arti dari WLA itu? berarti mereka mau mengikuti standar internasional, tapi apa artinya kalau kita harus mau menyerah pada kepentingan pihak extern?
 
Makasih kaya WHO nyang punya walaupun nantinya Indonesia juga bakal jadi regulator yang bagus kayaknya ๐Ÿค“. Saya suka obat-obatan yang sering banget kita konsumsi di rumah seperti paracetamol. Apa kaya aja bahan-bahan yang digunakan? Dan kalau punya keluarga atau teman ada yang suka vaksin, kalau tidak aku sih kurang paham bagaimana caranya nggak perlu khawatir ๐Ÿค”.
 
aku pikir ini sangat bagus! BPOM akhirnya mendapatkan pengakuan dari WHO, itu berarti mereka bisa mengawas obat dan makanan dengan lebih baik. sekarang mereka bisa dijadikan contoh oleh negara-negara lain yang ingin meningkatkan kualitas pengawasan mereka. ini juga akan membantu kita produksi vaksin RI yang berkualitas tinggi dan diakui dunia, itu sangat penting! ๐Ÿ’ก๐Ÿ‘
 
gak percaya kalau BPOM kita bisa masuk ke dalam daftar WHO walaupun sekarang hasil ujian SD di sekolah juga harusnya serius aja ๐Ÿ˜… tapi aku rasa itu bagus banget, kita harus meningkatkan standar pengawasan obat dan makanan kita, apalagi kalau Indonesia ingin menjadi negara maju seperti yang ditulis di buku teks SD. kalau sudah terdaftar WHO itu berarti kita bisa jadi contoh bagi negara lain, lho! ๐Ÿค“
 
omong omongan ini sebenarnya bukan hal baru kan? BPOM sudah lama diawasi oleh WHO, tapi akhirnya mereka punya sertifikat resmi ๐Ÿ“š. Saya rasa ini penting banget karena bisa meningkatkan produksi vaksin RI dan produk farmasi kita. Tapi siapa tahu apakah ini juga akan membuat harga obat dan makanan naik ๐Ÿค”. Sepertinya BPOM sudah melakukan kerja keras untuk mencapai status ini, tapi saya masih penasaran bagaimana mereka nantinya akan mengelola kekuasaan yang baru ini ๐Ÿ’ช.
 
Udah capek banget nunggu lama ini kaya! Akhirnya BPOM bisa jadi salah satu regulator obat dan makanan dunia ๐Ÿ™Œ. Saya senang juga dengan keberhasilan Taruna Ikrar, dia benar-benar membuat perubahan positif di dalam sistem pengawasan obat dan medis kita. Tapi, aku rasa masih ada yang perlu diperbaiki, misalnya ketepatan waktu inspeksi dan evaluasi kualitas produk farmasi ๐Ÿค”. Sepertinya ini bukan hanya tentang akhirnya BPOM terdaftar di WHO, tapi juga tentang bagaimana kita bisa meningkatkan mutu hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan ๐ŸŒŸ.
 
Aku pikir ini gampang banget! BPOM punya kemampuan yang luar biasa, aku percaya kalau mereka bisa menerapkan standar internasional dalam pengawasan obat dan produk medis. Ini bikin RI lebih kompetitif di pasar ekspor, terutama untuk vaksin RI ya! Kita harus berbangga dengan kemajuan ini, tapi kita juga harus ingat bahwa masih banyak yang perlu diperbaiki agar BPOM bisa menjadi sempurna ๐Ÿ™Œ
 
OMG kalau BPOM jadi terdaftar di WHO itu artinya apa sih? Apakaharti mereka bisa menerbitkan vaksin RI yang baru ini di dunia? Udah tahu sih cara kerja sistem pengawasan obat dan makanan di Indonesia, tapi aku rasa masih banyak hal yang tidak jelas. Apa kriteria penilaian WHO itu? Bagaimana caranya BPOM bisa menerapkan standar internasional seperti mana? Udah lama aja kita tunggu vaksin RI diakui dunia, dan sekarang ini ada harapan ya! ๐Ÿคž
 
aku rasa ini penting banget bro! BPOM akhirnya bisa masuk ke level internasional, itu berarti kita bisa melihat hasil kerja mereka sebagai regulator obat dan makanan yang parah baik. kalau diindonesia masih banyak kasus produk farmasi palsu atau tidak sesuai standar, sekarang nanti kita bisa melihat bagaimana BPOM mengatur regulasi tersebut secara internasional. aku juga senang karena ini akan membuka peluang bagi produk vaksin RI kita untuk masuk ke pasar luar negeri, itu akan sangat membantu ekonomi kita bro!
 
Pagi itu, kalo ngerasa BPOM benar-benar siap menjadikan Indonesia jadi contoh di dunia ya... ๐Ÿ˜Š Kita bisa bangga banget dengarnya, karena ini bukan cuma tentang regulasi obat dan makanan aja, tapi juga tentang bagaimana kita bisa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kehidupan rakyat kita. Nah, dari sini kita harus terus mengawal agar BPOM tetap jaga kualitasnya, agar Indonesia tidak kalah di pasar ekspor...
 
kembali
Top