Klaim foto Basarnas menyelamatkan korban pesawat ATR 42-500 telah dibantahkan setelah dilakukan pemeriksaan yang lebih seksama. Selain mengeksplorasi kesalahan penulisan pada tulisan "Basarnaa" dan "Saraaa", perangkat lunak penelusuran gambar (AI) menunjukkan bahwa foto tersebut memiliki probabilitas sebagai gambar buatan AI sebesar 99,8 persen.