Tiba di Polda Metro Jaya, Richard Lee Bungkam

Tersangka Dokter Richard Lee Bungkam Tiba di Polda Metro Jaya, Gelapnya Genggaman Kepemilikan

Richard Lee, pemengaruh dan dokter yang dipanggil sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Ia tiba di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan menggunakan mobil Toyota Alphard bernomor polisi B-707-PHS, yang biasanya hanya dapat masuk ke area parkir anggota.

Keberadaan Richard Lee terlihat sangat spesial karena ia langsung turun dari mobil tanpa mengeluarkan kata pun. Hal ini mengejutkan banyak orang karena mereka percaya bahwa tersangka harus berjalan kaki lantaran mobilnya tidak dapat masuk ke area parkir.

Richard Lee telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 15 Desember 2025 dalam kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Ia dipanggil oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak.

Laporan yang dilayangkan doktif pada 2 Desember 2024 menunjukkan bahwa perkara ini berawal saat pemengaruh dengan nama alias Dokter Detektif alias Doktif membeli produk kecantikan merek White Tomato seharga Rp670.000 di sebuah lokapasar.

Namun, setelah barang diterima dan dicek ternyata tidak terdapat kandungan White Tomato. Kemudian, pada 23 Oktober 2025, Doktif kembali membeli produk DNA Salmon milil Richard Lee dari marketplace seharga Rp1.032.700. Produksi tersebut diduga sudah tidak steril karena tidak ada tutupnya dan kemasan dikemas ulang.

Sementara itu, pada 2 November 2025, Doktif kembali membeli produk kecantikan yang dikeluarkan Richard Lee melalui marketplace dengan harga Rp922.000. Produk tersebut repacking dari produk REQ PINK.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak mengatakan bahwa perkara ini berawal dari genggaman kepemilikan yang tidak tepat oleh Richard Lee terhadap produk kecantikannya.
 
Mobilnya itu nggak biasa banget, siapa nih bisa masuk ke area parkir Polres dengan mobil itu? Mungkin ada yang salah di dalam prosesnya, tapi saya rasa ini semua tentang kesadaran. Si Richard Lee, dia ternyata juga punya mobil mewah, tapi apa dayanya? Jika kita benar-benar peduli dengan kesehatan dan perlindungan konsumen, kita harus berubah, mulai dari diri sendiri. πŸš—πŸ’‘
 
Pikiranku tentang kasus ini, sepertinya ada sesuatu yang justru aneh. Iya, kamu lihat, tersangka itu berasal dari kalangan dokter dan punya reputasi sebagai pemengaruh, tapi kemudian terjadi hal-hal yang tidak wajar seperti produknya dipakai orang lain dan dipotong harga. Tapi apa yang saya pikir paling aneh adalah bagaimana mereka bisa memutuskan tersangka harus masuk parkir anggota yang tinggi, tapi ternyata dia bisa langsung keluar mobil tanpa basa-basi... πŸ€”
 
Gue pikir ini kalau bisa ditebak sejak lama si Dokter Detektif Richard Lee. Ia terus menerus membeli dan menjual produk kecantikan di marketplace, tapi apa yang ia lakukan dengan uang tersebut? Gue rasa ada sesuatu yang salah di balik semuanya. Kalau tidak ada tutup produk, itu berarti produknya tidak steril, ya? Bagaimana bisa sih ia terus menjual dan menawarkan produk tersebut ke konsumen? Ini kalau gue nggak salah, ini adalah kesalahan kepemilikan yang sangat besar dari Richard Lee.
 
Gue pikirnya kalau dokter itu jangan cuma ngelaku genggeman kepemilikan, tapi juga harus cakap banget dulu! πŸ€”πŸ‘¨β€βš•οΈ Aku pikir kasusnya gak sebenarnya apa-apa, hanya karena produk kecantikannya dijual kapan saja dan tidak ada label asli. πŸ˜‚ Gue ingat kalau di sisi lain, banyak masyarakat yang juga melakukan hal yang sama, tapi tidak terluka. πŸ™…β€β™‚οΈ Mungkin dokter Richard Lee itu justru mau memperjuangkan hak-hak konsumen, tapi cara dia ngelakukannya gak tepat. 😐
 
Haha, ini kalau kira nggak aja si Dokter Richard Lee bisa masuk parkir Polda Metro Jaya aja? πŸ˜‚ Kamu bisa lihat sendiri aksi beliau, langsung turun dari mobil tanpa nyesali. Kaya gitu sih dia bukannya tersangka? 🀣 Bayangkan kalau nggak ada yang kenal dia, dia akan parkir di tempat umum aja, kan? πŸ˜‚ Sama-sama aku juga bingung sih apa yang perlu dia lakukan, tapi aku rasa kasus ini cuma ngelamunin kesalahpahaman si Dokter Richard Lee. πŸ€”
 
Gue thinkin kok kisah gini dengan dokter, udah bukti apa sih? Gue rasa dokter itu hanya ingin membantu orang lain, tapi ternyata ada kesalahpahaman. Udah keluarkan dana besar juga, tapi gue rasa gini tidak penting. Yang penting adalah kesehatan orang dan kepercayaan masyarakat. Gue harap proses hukum ini bisa secepatnya untuk menghilangkan keraguan masyarakat.
 
Aku pikir ini kisah nyata banget, si dokter itu terlalu ambisius dengan bisnis kecantikannya πŸ€‘. Tapi, kenapa beliau harus melanggar aturan? Itu bukan cara yang tepat untuk membangun reputasi, apalagi di bidang kesehatan! πŸ€• Selain itu, perlu diingat bahwa konsumen punya hak untuk mengetahui apa yang mereka beli dan tidak. #KemilikanTidakBerartiKejahatan #HakKonsumenHarusDihormati πŸ’―
 
Maaf, aku merasa sedih dengerin cerita Dokter Richard Lee, siapa tahu di balik kesibukannya ada yang salah. Aku rasa dia memang perlu jujur dan transparan dalam bisnisnya, karena kalau tidak orang lain pasti akan curiga. Kita lihat siapa yang mau berbagi produk kecantikan dan siapa yang harus membayar lebih banyak? Itu yang penting, tapi aku juga merasa sedih karena dia harus menghadapi kesibukan ini.
 
Mengenai kasus dokter Richard Lee, aku rasa biar-biara lagi sih... Ia ternyata bisa masuk ke area parkir polisi dengan mobil Toyota Alphardnya πŸš—, tapi aku masih ragu-ragu kalau ini benar-benar terjadi. Dulu aku dengerin yang ia harus berjalan kaki karena mobilnya tidak bisa masuk, tapi sekarang ternyata sih dia bisa. Aku rasa mungkin ada kesalahan dalam laporan itu. Tapi, aku setuju kalau genggaman kepemilikan oleh Richard Lee memang tidak tepat, itu yang penting.
 
kaya apa sih! Dokter Lee bungkam tiba di polda Metro Jaya, kalau jadi tersangka siapa sih? sih udah tahu apa yang buatnya salah? genggaman kepemilikan aja, tapi bagaimana bisa sih dokter nggak ketahuan dulu? kayaknya ada yang sengaja keliru-iru. tolong kasubbid Penmas beritahu kita apa yang sebenarnya terjadi.
 
Gue penasaran deh apa kira-kira kasusnya sih... Dokter itu bule, tapi gak ada kata apapun ketika turun dari mobilnya πŸ€”πŸš—. Gue suka banget dengar hal ini, karena siapa yang pernah melihat dokter bungkam begitu aja di parkir? πŸ€·β€β™‚οΈ. Tapi sepertinya genggaman kepemilikan oleh Richard Lee bule itu bule-bulennya... πŸ™„.
 
Gue pikir kalau genggaman kepemilikan itu apa-apa, si dokter itu nggak punya hak untuk mengambil aja keuntungan dari konsumen banget! Produknya repacking dari produkREQ PINK, kayaknya dia juga terlalu kreatif deh. Gue rasa kasus ini bukan soal hukum, tapi soal etika sebagai dokter. Kalau gak jujur tentang apa yang dijual, itu nggak profesional banget! Dan mobil Toyota Alphard yang dia pakai untuk datang ke polda, kayaknya itu juga buat penampilan yang keren dan nggak sesuai dengan status dokter.
 
Hahaha, si dokter Richard Lee ini jadi tersangka kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Maksudnya genggaman kepemilikan yang tidak tepat? Sepertinya dia suka membeli produk kecantikannya sendiri, lalu jual kembali dengan harga mahal. Saya tidak percaya kalau orang bisa beliau bisa menangkap dirinya seperti itu. Mobil Toyota Alphardnya juga sangat spesial, sih πŸš—πŸ’Ό
 
Maksudnya siapa pun yang mau beli produk dokter, harusnya ada tanda tangan atau stempel dari dokter itu sendiri, sih... πŸ€”
Dan gini juga, kalau produknya sudah expired dan kemasan dikemas ulang, jadi gak usah dibeli lagi, deh! πŸ˜…
 
😐 Ga bisa dipercaya apa yang terjadi di sini... Dokter Richard Lee yang keren ini ternyata jadi tersangka karena genggaman kepemilikan yang salah? πŸ€” Tapi, siapa tahu mungkin ada sisi lain yang belum kita lihat. Semua harus diperiksa dan tidak bisa langsung menyalahkan orang karena kesalahan sistem atau kesalahan pihak terlibat. 🀝
 
Gampang banget sih, kasus Richard Lee kayaknya terlalu panjang lebar... Mau dihubungkan dengan yang membeli atau si Richard Lee sendiri yang genggama kekayaan kecantikannya? Aku rasa penjelasan dari polisi harus lebih jelas, nggak boleh cuma ngelirikan si dokter yang dipanggil tersangka...
 
aku rasa kasus ini ngga sengaja aja, si dokter itu pasti nggak tahu apakah ada kandungan fake di produknya kan? mungkin dia juga punya alibi yang jelas dan tidak perlu tiba-tiba dipanggil ke polda. tapi sama-sama aku pikir ini kasus yang cukup spesial, siapa tau dokter itu benar-benar melakukan sesuatu yang salah, tapi aku tetap percaya dia harus dibicarakan lebih lanjut dan tidak langsung dihukum.
 
Mungkin kan, dokter Richard Lee ini ternyata kayak gampangnya terjebak dalam skandal ini πŸ€”. Saya setuju bahwa dia harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dengan produk-produk kecantikannya, tapi aku kurang yakin apakah ini benar-benar kasus pelanggaran hukum yang parah banget. Aku rasa mungkin ada beberapa hal yang belum dipertimbangkan oleh tim penyelidikan seperti itu? Misalnya, apakah produk-produk kecantikannya sebenarnya tidak steril karena tidak ada tutupnya atau kemasan dikemas ulang? Dan apa yang terjadi dengan harga yang lebih murah daripada original? Aku tidak yakin bahwa ini hanya tentang genggaman kepemilikan yang tidak tepat, tapi mungkin ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam kasus ini πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Sekarang ini kalau kita lihat dengan mata sebenarnya ada sesuatu yang menarik dari kasus Dokter Richard Lee, yaitu bagaimana cara Kombes Reonald Simanjuntak bisa ngeliatin genggaman kepemilikan Richard Lee terhadap produk kecantikannya? Apakah itu hanya karena karena doktif yang diterimanya tidak ada kandungan White Tomato, tapi kemudian kembali membeli produk DNA Salmon dan REQ PINK dengan harga yang serong? Itu seperti cerita komedi aja, bagaimana doktif bisa ngeliatin genggaman kepemilikan Richard Lee sekaligus mengetahui di balik itu apa sajakah yang sebenarnya terjadi. Dan memang benar kalau perkara ini berawal dari genggamen kepemilikan, tapi saya rasa ada yang kurang jelas dari kasus ini.
 
kembali
Top