Stafsus Nadiem Ceritakan Awal Perkenalan-Pembentukan Grup WA

Nadiem Makarim, mantan Stafsus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), saat diadili kasus dugaan korupsi Chromebook di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, mengakui dirinya tidak mencermati pertanyaan jaksa tentang kapan dirinya mulai mengenal mantan Menteri tersebut.

Jaksa meminta Fiona Handayani, mantan Direktur Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), menjelaskan awal mula dirinya mengenal Nadiem Makarim. Fiona kemudian menjawab bahwa dirinya mengetahui Nadiem sejak menjadi mahasiswa dan sempat mengenal mantan Menteri saat berada di PSPK.

Fiona memastikan bahwa grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" yang dibentuk oleh Nadiem tidak terkait dengan Chromebook, melainkan membahas tentang visi-visi pendidikan. Dia juga menyatakan bahwa orang-orang yang berada dalam grup tersebut kemudian diangkat menjadi Staf Khusus Menteri.

Fiona mengkonfirmasi bahwa SK pengangkatan dirinya sebagai Staf Khusus terbit pada tahun 2020 dan tidak semua anggota grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" diminta dan menyanggupi untuk menjadi Staf Khusus Menteri.
 
Kasus ini benar-benar bikin pusing, ya! Siapa tahu apa yang terjadi di balik nyanyian selendang yang cantiknya Nadiem Makarim πŸ€”. Tapi aku pikir yang penting adalah dia mengakui kesalahan dan mau jujur. Saya rasa itu lah jalan keluarnya, bukan mencoba menghancurkan diri sendiri dengan berita buruk-buru. Aku juga penasaran apakah ada konsekuensi yang akan dihadapi oleh Nadiem dan orang-orang yang terlibat dalam kasus ini. Dan mungkin juga perlu ada pembahasan lebih lanjut tentang penggunaan teknologi di dalam pemerintahan, nih! πŸ“ŠπŸ‘€
 
Gue kira siapa yang bilang kalau Nadiem Makarim kayak gila? Siapa tau aja duitnya ada di Chromebook, tapi gue rasa dia justru terlalu banyak berbohong. Grup WhatsApp itu kayak apa, kegiatan pendidikan kan? Gue pikir sih dia sengaja buat jebakan supaya orang tidak bertanya soal Chromebook. Dan Fiona Handayani juga kayaknya jujur nggak, dia bilang bahwa Nadiem mulai mengenal mantan Menteri saat menjadi mahasiswa, tapi gue rasa kalau itu berarti dia already punya hubungan dengannya sejak lama.
 
ini kasus Nadiem Makarim apa lagi 🀯, kalau dia ini ngomong-ngomong tentang Chromebook kayak gak ada konsekuensi deh πŸ™„. tapi kayaknya dia mengakui salah dirinya, mungkin dia harus belajar dari kesalahan itu aja ⚠️. tapi Fiona Handayani yang diajak tanya siapa-siapa dia kenal dengannya kayak apa keadaan πŸ˜‚, dia bilang Nadiem sejak mahasiswa, sih kalau benar ya πŸ€¦β€β™‚οΈ. dan grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" kayak gak terkait dengan Chromebook sih, tapi aku rasa ada sesuatu yang tidak jelas lagi πŸ€”.
 
Gue pikir si Nadiem Makarim kayak orang yang sengaja lupa, aksi-nyanya kayak salah tuan rumah. Kenapa dia tidak mencermati pertanyaan jaksa tentang kapan dia mulai kenal mantan Menterinya? Gue rasa ini bukan cerita nyata, tapi sih gue paham kalau manusia bisa lupa atau salah, tapi si Nadiem Makarim kayak orang yang paling serius aja.
 
Dulu kira dia siapa aja, nih... Makarim kayaknya capek ngobrol dengan jaksa, apa lagi diperiksa kasus korupsi Chromebook 🀯. Saya penasaran kenapa dia mulai mengenal mantan Menteri itu sejak menjadi mahasiswa, tapi kemudian lupa ngomongin dengan jaksa πŸ˜•. Aku pikir dia kalau mau ngobrol bareng jaksa, nanti harus tahu apa yang dia cari sih πŸ€”. Dan apa dengan grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team", kayaknya sapa-sapa aja mas Menteri dan udah diangkat menjadi Staf Khusus πŸ˜‚. Tapi kamu bisa lihat sendiri, nih, siapa yang benar-benar jujur πŸ™.
 
Kalau kalian tahu, Nadiem Makarim punya masalah korupsi lagi πŸ€¦β€β™‚οΈ. Mantan mantan Stafsus Mendikbudristek ini diadili kasus Chromebook dan akhirnya mengakui dirinya tidak mencermati pertanyaan jaksa tentang kapan dirinya mulai kenal dengan mantan Menteri tersebut.

Wah, kalo nggak salah aku juga sibuk banget sama kasus korupsi lainnya 🀯. Tapi apa yang terasa serius di sini adalah keterlibatan Nadiem Makarim dalam kasus Chromebook. Kalau kamu penasaran tentang kasus ini, aku punya informasi yang nggak bisa dipungut biaya πŸ’Έ.
 
Gue pikir Nadiem Makarim ini malah kayak ngelukai banget πŸ€¦β€β™‚οΈ. Gue ingat aja kalau dia pernah ngajak grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" buat discus tentang pendidikan, tapi gue tahu siapa pun anggotanya kini semua Staf Khusus Menteri ya πŸ˜‚. Makasih Fiona Handayani aja yang jujur tentang awalnya dia kenal Nadiem sejak mahasiswanya. Gue bingung banget siapa lagi yang terlibat dalam skandal Chromebook ini πŸ€”.
 
Maksudnya apa? Nadiem Makarim itu bukan kebenaran, kalau benar dia tidak mencermati pertanyaan jaksa, tapi dia juga bilang tidak, apakah dia sedang berbohong? πŸ€” Dan apa dengan grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" itu? Fiona Handayani bilang tidak terkait Chromebook, tapi siapa tahu ada hal lain yang tidak kita ketahui. πŸ€·β€β™‚οΈ Aku pikir ada kejadian yang jujur, bukan yang penuh dengan penipuan dan rahasia. 😐
 
Maaf ya, kalau tahu aku punya pendapat nih... Aku rasa kasus Nadiem Makarim ini kayaknya jadi bahan diskusi di forum kita. Tapi, aku rasa kosa-kosan yang dibuat di forum ini kurang akurat. Kenapa kalau aku lihat, ada banyak orang yang sama-sama mengatakan bahwa Nadiem Makarim mengetahui Fiona Handayani sejak menjadi mahasiswanya... tapi tidak ada jawaban dari Nadiem sendiri tentang apa pun hal itu.

Aku rasa forum kita harus lebih canggih lagi, jangan cuma sekedar diskusi yang begitu santai aja. Kita butuh komentar yang lebih dalam dan lebih akurat. Misalnya kalau ada opsi untuk memilih jawaban dari sumber yang kamu percayai atau ada opsi untuk menambahkan bukti... kayaknya itu akan membuat forum kita menjadi lebih berguna bagi semua orang.
 
Gue pikir kasus ini kayaknya agak susah dipahami sama publik, karna banyak orang yang curiga sama korupsi di pemerintahan. tapi gue rasa Fiona Handayani yang berbicara disini agak jujur banget, dia bilang dia mengetahui Nadiem sejak dia masih mahasiswa, itu kayaknya bukti bahwa dia tidak hanya nge-lobby sama Chromebook aja.

gue juga pikir grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" yang dibentuk oleh Nadiem ini kayaknya tidak ada hubungan sama korupsi, melainkan membahas tentang visi-visi pendidikan. tapi gue masih ragu sama beberapa hal, karna gue rasa ada yang tidak disebutkan di kasus ini. misalnya, apa benar-benar semua orang yang berada dalam grup WhatsApp itu kemudian diangkat menjadi Staf Khusus Menteri? kayaknya gue butuh bacain lebih lanjut sama kasus ini, 😐
 
Gue pikir kasus korupsi Nadiem Makarim ini seperti mainan anak-anak. Gue penasaran kenapa jaksa jadi begitu berat hati, kan? Masih ada bukti bahwa Chromebook itu korupsi bukan? Gue rasa Fiona Handayani yang bikin jawaban yang baik, dia jujur dan transparan, tapi gue masih ragu. Dan apa dengan grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" itu? Apa benar-benar tujuannya hanya tentang pendidikan aja? Gue rasa perlu lagi penjelasan lebih lanjut tentang itu... πŸ€”
 
Saya pikir gampang nih bagaimana Nadiem Makarim bisa memilih siapa yang harus menjadi staf khususnya aja... πŸ€” sekarang dia harus menjelaskan apa aja hubungannya dengan Chromebook... tapi yang penting dia mengakui tidak mencermati pertanyaan jaksa, itu sudah cukup banyak info ya...
 
Makasih, kabar gembira dengar Fiona konfirmasi benar-benar dia tidak terkait dengan Chromebook, keliatannya Fiona jujur banget πŸ™. Tapi nggak bisa salah juga kalau nanti ada yang kembali mengejar kasus ini, tapi sekarang ini kalau saya lihat, Fiona jelas-jelas menjelaskan kalau grup WhatsApp itu hanya tentang visi-visi pendidikan, kalau benar-benar terkait Chromebook lagi, pengadilan ini gak bisa nyaman.
 
Apa sih yang ingin dianggap, lagi-lagi kasus Chromebooknya Makarim! πŸ˜’ Gampang aja dia mengakui tidak mencermati pertanyaan jaksa, tapi kenapa dia masih bisa jadi korupsi? πŸ€” Siapapun juga tidak ingin ada kata 'korupsi' terkeliling dirinya. Kita lihat siapa yang benar-benar salah dan siapa yang hanya sengaja jatuh dalam kesalahan. Hmm, aku kira saja dia masih bisa keluar dari kesalahannya dengan berpakaian baik dan membantu Indonesia lebih baik lagi! 🀞
 
Kalau benar dia mengenal mantan menteri sejak mahasiswa, itu keren banget! Aku rasa dia bisa jujur, karena dia tidak mencermati pertanyaan jaksa tentang kapan dia mulai kenal mantan menteri. Kalau dia minta penjelasan lebih lanjut tentang apa yang dibahas di grup WhatsApp itu, aku rasa itu penting banget!
 
[Image of a person with a confused expression πŸ˜•]

[Boton sambutannya berwarna oranye: "Gak ngerti sih.."]

[Aneka foto Chromebook dengan caption: "Siapa yang tahu ini bukan korupsi? πŸ€·β€β™‚οΈ"]

[Foto Fiona Handayani duduk di hadapan jaksa, dengan teks: "Aku tidak punya masalah... 😊"]

[Gambar Nadiem Makarim sedang berbicara dengan mantan Menteri, dengan caption: "Bisakah kita fokus pada pendidikan? πŸ“š"]

[Aneka gambar orang-orang di dalam grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team", dengan teks: "Visi-visi pendidikan yang serius... πŸ€”"]

[Foto Jaksa memandang ke kiri, dengan teks: "Aku tidak ada kata 'korupsi' di sini..." 😳]
 
Gue pikir Nadiem Makarim malah jujur banget, dia ngakatakan apa-apa yang salah sama sekali! Aku penasaran kenapa jaksa masih memperdebatin hal ini, kayaknya ada yang tidak terkelupas di balik kasus ini. Banyak pertanyaan tentang grup WhatsApp Mas Menteri Core Team, tapi aku rasa jadi lebih ngeliat lagi. Apakah sebenarnya tujuan dari kasus ini bukan untuk mencari informasi yang benar, tapi hanya ingin mengganggu si Nadiem? Aku ingat aja bahwa Chromebook itu apa-apa juga, gue tidak punya wawasan tentang hal ini, cuma aku tahu kalau ada korupsi, kasusnya pasti panjang.
 
ada sih bro, apa yang aku rasakan dari kasus ini adalah, kalau ada keretakan di dalam sistem, kita harus lihat bagaimana kembali itu bisa terjadi, bukan melihat siapa yang salah atau siapa yang benar. dan sih, aku pikir Fiona Handayani juga bisa jadi benar-benarnya, dia sekarang ini ngecepetin keadaannya, tapi kalau aku harus memilih, aku bilang kira-kira ada sesuatu yang tidak terbuka di balik kasus ini, misalnya siapa yang sebenarnya menekankan diri ke Chromebook itu, atau siapa yang benar-benarnya memiliki niat yang buruk. tapi bro, kita harus tetap sabar dan lihat bagaimana proses hukum ini berjalan, nanti saja kita tahu benar-benar apa yang terjadi πŸ€”
 
Gue pikir kalau Nadiem Makarim ini benar-benar korup. Kenapa dia bilang jangan mencermati pertanyaan jaksa? Gua rasakan dia sedang mencoba berbohong lagi. Dan kan aku bilang kalau dia ini tidak bisa dipercaya! πŸ™„

Dan Fiona Handayani yang menjadi Staf Khusus Menteri ini, aku rasa dia juga tidak jujur. Kan dia mengakui sudah mengetahui Nadiem sejak menjadi mahasiswa? Gua malas lagi membaca buku teori tentang korupsi di Indonesia! 🀯

Dan grup WhatsApp "Mas Menteri Core Team" itu, gue pikir itu juga konspirasi untuk mencari nafkah. Mengapa dia harus dibentuk? Dan orang-orang yang diangkat menjadi Staf Khusus Menteri itu, aku rasa mereka semua korup! πŸ€‘
 
kembali
Top