Skema Bantuan bagi Korban Bencana Sumatra Sesuai Kerusakan Rumah

Pemerintah Indonesia mengumumkan skema bantuan bagi korban bencana di Sumatra yang terkena dampak gempa tsunami, meliputi pemberian hunian sementara (huntara) dan dana tunggu hunian (DTH). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan dua opsi bantuan bagi korban, yaitu penempatan di hunian sementara atau pemberian dana tunggu hunian sebesar Rp650 ribu per bulan selama tiga bulan.

Nah, untuk yang rusak berat ini, mereka punya dua opsi. Opsi pertama adalah disiapkan hunian sementara (huntara). Yang kemarin dibangun oleh Danantara, di antaranya sudah 600 yang di Aceh Tamiang. Opsi kedua adalah mereka diberikan dana, namanya DTH, Dana Tunggu Hunian. Mereka dengan dana itu, mereka bisa sewa Rp650 ribu per bulan diberikan sebanyak tiga bulan.

Menurut data yang dihimpun pemerintah, jumlah rumah terdampak bencana di Sumatra mencapai lebih dari 175 ribu unit dengan tingkat kerusakan yang beragam. Ada lebih kurang 76.548 [rumah] yang rusak ringan. Rusak sedang 45.106 lebih kurang. Rusak berat 53.432. Totalnya lebih kurang 175.126.

Tito Karnavian juga menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak secara ekonomi akibat bencana, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Program Bantuan Iuran (PBI) BPJS.
 
Gini kan? Pemerintah udah ngerasa apa-apa, tapi masih banyak rumah yang rusak ya? Aku rasa 650 ribu per bulan kurang mungkin untuk biaya hunian sementara, tapi aku juga nggak bisa membayangkan apa kalau harus hidup di tempat korban gempa. Tapi aku harap korban bisa mendapatkan bantuan yang segera dan nyaman.
 
Gue pikir ini sangat keren banget! Pemerintah Indonesia nggak sabar-sabar bikin skema bantuan bagi korban tsunami di Sumatra, dan mereka punya dua opsi yang bisa dibantuhi! Huntara sih yang lebih seru deh, gue suka bangun hunian sementara karena gue bisa bertemu dengan teman-temanmu di situ, tapi DTH juga bikin gue merasa nyaman banget karena gue bisa buat rencana untuk masa depan gue. Dan waaahhh! Jumlah rumah yang rusak itu makin gue pikir pemerintah Indonesia serius-serius dalam membantu korban!
 
Heheh, aku rasa gempa tsunami di Sumatra kan makin serius sekali! 🤕 Tapi aku senang banget pemerintah Indonesia udah menyiapkan skema bantuan yang cukup banyak, seperti hunian sementara dan dana tunggu hunian. Aku bayangkan kalau aku sendiri terkena gempa, aku akan sangat wangi banget dengan skema ini 🙏. Tapi aku rasa yang harus diingat adalah jumlah korban yang rusak berat itu masih banyak sekali... 53 ribu 432 orang, kan? 😔 Aku harap pemerintah bisa segera menyelesaikan semua proyek ini dan memberikan bantuan yang cukup bagi semua korban gempa. Dan aku juga senang kalau pemerintah sudah menyiapkan skema bantuan sosial lainnya seperti PKH dan PBI BPJS... aku rasa itu akan sangat membantu warga yang terdampak secara ekonomi 🤗.
 
gempa tsunami sumatera ini terasa makin konyol banget nih... siapa aja yang mau tinggal di rumah yang rusak berat? tolong-tolong giliran mereka yang sudah ada hunian sementara (huntara) dulu, biar mereka punya tempat yang aman dan nyaman. aku rasa Rp650 ribu per bulan itu terlalu sedikit buat biaya sewa hunian sementara, tapi pemerintah ini bisa juga memberi bonus aja seperti nasi gampang atau beras untuk korban.
 
Gue pikir ini hanya bagian dari strategi untuk mengelabui korban. Hunian sementara itu bukanlah solusi jangka panjang, tapi cuma penuh dengan biaya dan pengurus yang tidak profesional. Dan DTH? Berapa sih biayanya kalau kita harus membayar Rp650 ribu per bulan? Gue rasa ini hanya bagian dari kontrak yang gak adil, korban itu harus membayar apa lagi?

Dan siapa nih yang akan bertanggung jawab jika sistem hunian sementara tidak stabil? Mereka gak akan mencari tahu siapa yang benar-benar membutuhkan. Dan DTH? Gue pikir ini hanya cara pemerintah untuk mengumpulkan uang, kalau korban itu nggak mau menggunakan DTH, maka kena membayar biaya lain.

Dan 600 hunian sementara di Aceh Tamiang itu? Berapa sih biayanya? Gue rasa ini hanya bagian dari proyek yang gak efektif. Dan apa nih hasilnya kalau tidak ada yang membutuhkan hunian sementara?
 
kembali
Top