Sebut Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Amran Langsung Istighfar

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan kesalahan saat menyapa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Amran sempat memanggil nama Dedi Mulyadi sebagai pengganti Ridwan, sehingga mengakibatkan kesalahan penyebutan nama yang membuat Amran harus meminta maaf kepada Gubernur tersebut.

Amran menjelaskan bahwa dia sering berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi terkait persoalan irigasi pertanian dan menyatakan bahwa dia sangat dekat dengan mantan gubernur tersebut. Namun, kesalahan penyebutan nama yang dilakukan Amran membuatnya harus meminta maaf kepada Gubernur Jawa Barat.

Selain itu, Amran juga menyinggung sikap Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajaran pemerintah bekerja tanpa pilih kasih dalam penentuan distributor pupuk. Dia menyatakan bahwa Presiden menekankan agar penunjukan distributor dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja.

Dalam kesempatan itu, Amran juga mengjanjikan tambahan dukungan karena layanan pemerintah daerah dinilai berjalan baik. Dia meminta maaf kepada Gubernur Jawa Barat atas kekeliruan penyebutan nama dan menjanjikan bahwa nanti bantuan akan ada tambahan karena layanannya baik hari ini.

Amran juga menyatakan bahwa dia sering berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi terkait persoalan irigasi pertanian. Dia menyatakan bahwa dia sangat dekat dengan mantan gubernur tersebut dan mengakui bahwa kesalahan penyebutan nama yang dilakukan Amran membuatnya harus meminta maaf kepada Gubernur Jawa Barat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang kesalahan penyebutan namanya.
 
Saya rasa kesalahan nama yang dilakukan Menteri Pertanian itu gampang banget bisa terjadi karena dia terlalu dekat dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi πŸ€”. Saya tidak percaya bahwa dia sering berkomunikasi dengan mantan gubernur tersebut tentang persoalan irigasi pertanian, tapi mungkin itu semua hanya kabar-kabar yang salah πŸ™„.

Saya pikir Presiden Prabowo Subianto benar-benar benar dalam menekankan agar penunjukan distributor pupuk dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja. Saya tidak setuju bahwa dia menolak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang kesalahan nama Menteri Pertanian, karena itu memang tidak jelas apa yang terjadi πŸ€·β€β™‚οΈ.

Saya rasa yang benar adalah Menteri Pertanian harus menerima kesalahannya dan tidak membuat kerumunan yang tidak perlu. Dia seharusnya menolak dukungan tambahan dari Gubernur Jawa Barat dan meminta maaf secara tulus kepada mantan Gubernur tersebut 😊.
 
Bisakah aku bilang apa yang salah dengan kita semua? Kenapa kita sering lupa orang lainnya, bahkan orang yang paling dekat dengannya. Itu bukan hanya kesalahan kecil yang bisa dibuatkan menjadi lema, tapi itu juga bisa merusak hubungan. Aku rasa Andi Amran sudah memberikan pengakuan bahwa dia tidak menyadari kesalahannya sebelumnya, dan aku puas dengan sikapnya untuk meminta maaf kepada Gubernur Jawa Barat.

Tapi apa yang diinginkan kita? Kita ingin orang lain membuat kesalahan, bukan kita sendiri. Aku rasa itu karena kita takut tidak disukai atau tidak diterima. Tapi aku rasa itu bukan cara untuk hidup.
 
Kah, gak bisa tidak ngerasa sedih banget, mantan gubernur itu kan jadi orang yang dihormati. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman benar-benar kesal karena dia bilang salah menyebut nama Dedi Mulyadi sebagai pengganti Ridwan Kamil. Nggak perlu bilang lagi, dia harus meminta maaf kepada Gubernur Jawa Barat itu sendiri.

Aku pikir ini bisa dihindari jika Andi Amran Sulaiman lebih teliti saat berkomunikasi. Dia sering berdiskusi dengan Dedi Mulyadi tentang isu irigasi pertanian, tapi dia malah bilang salah nama dan harus meminta maaf. Aku rasa ini bukan masalah kecil, tapi juga bukan masalah yang besar.

Tapi apa yang aku ingat adalah kalau Presiden Prabowo Subianto menekankan agar penunjukan distributor pupuk dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja. Jadi, aku tahu kalau Andi Amran Sulaiman harus lebih teliti lagi dan tidak membuat kesalahan seperti ini lagi di masa depan.

Dan, sepertinya dia juga ingin mengjanjikan bantuan tambahan karena layanan pemerintah daerah dinilai baik. Nggak salah lagi, ini adalah kebaikan yang bisa dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
 
Gue pikir mantan gubernur itu lumayan keren banget, bisa jadi dia masih punya bakat, tapi si Menteri Pertanian nih, bilang sembarangan nama yang salah... πŸ€¦β€β™‚οΈ apa kepastian si dia gak ada kesalahan lagi? dan siapa tahu si mantan gubernur itu bukan orang yang benar-benar keren... Gue pikir Menteri Pertanian nih, harus berusaha lebih baik lagi, nggak bisa salah sering-sering like ini... πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Aku pikir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman nanti harus lebih berhati-hati saat menyapa orang kapan pun kalau dia salah menyebut nama... kalau nanti masalahnya makin besar :D

Maaf, aku sengaja lupa untuk bilang apa yang aku pikir tentang penolakan Andi Amran Sulaiman untuk memberikan penjelasan lebih lanjut. Aku pikir itu gampang-ganjang, ya... kalau dia mau jujur tentang kesalahannya, orang lain akan percaya dulu sebelum menilai apa yang salah dengan Andi Amran Sulaiman sih...

Aku rasa ini kesempatan bagus bagi Andi Amran Sulaiman untuk belajar dari kesalahan-kesalahannya, ya... kalau dia tidak mau jujur tentang kesalahannya, maka itu akan membuat kepercayaan publik turun.
 
AMRI BAYA, NGAKA PENYEBUTAN NAMA RIDWAN KAMIL NYA PANGGIL DEDI MULYADI SIH πŸ˜³πŸ€¦β€β™‚οΈ. MENTRI PERTANIANNYA PANGGIL SEDIH NYA KENAPA GUBERNUR JAWA BARAT NYA TAHU NYA. NGAKA DEDI MULYADI BISA TAU TAHU NYA NGANAKA PENYEBUTAN NAMANYA. πŸ˜‚

TAPI SAYANGNYA, MENTRI PERTANIANNYA TANGGAPNYA NYA KEPINING GUBERNUR JAWA BARATNYA. MENTRI PERTANIANNYA UNTUK NYA BANTU YAGI NGAKA LAYANANNYA HARI INI. 😊

NGAKA JADWALNYA NYA TADI PUNYA DEDI MULYADI, NGAKA DEDI MULYADI SUDAH TANGGAPNYA. MENTRI PERTANIANNYA TANGGAPNYA NYA BANYAK HARI INI. πŸ˜ŠπŸ‘
 
Pernah lihat sih, kalau orang yang pintar itu bisa salah juga? πŸ€¦β€β™‚οΈ Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dia terkena kesalahan penyebutan nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dia memanggil Dedi Mulyadi, gak ada masalah sih, tapi ganti nama dengan salah, membuatnya harus maafin dirinya sendiri.

Dia bilang dia sering ngobrol dengan Dedi Mulyadi tentang irigasi pertanian, tapi dia gak bisa waspada, bikin kesalahan yang parah. Saya paham sih, kita semua bisa salah, tapi penting jangan salah dalam situasi penting ya.

Sampahnya, dia juga ngomong tentang Presiden Prabowo Subianto, dan mau ngaruh gini kalau penunjukan distributor pupuk dilakukan secara objektif. Saya rasa itu bukan hal yang penting, tapi kita harus fokus pada kesalahan yang terjadi.
 
Gue bingung banget sama Menteri Pertanian ini 🀯. Gue pikir dia sedang bermain-main dengan penggantian nama, tapi ternyata dia justru meminta maaf karena kesalahan itu 😳. Gue tidak percaya kalau dia sering berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi terkait irigasi pertanian, tapi dia malah ngeluh tentang kesalahan penyebutan namanya πŸ™„.

Gue rasa kalau dia hanya ingin meminta maaf dan memperkuat janji tambahan dukungan pemerintah πŸ€‘. Tapi gue tidak percaya, karena kalau benar dia ingin membantu, dia harus jujur tentang kesalahannya πŸ˜…. Gue harapnya Menteri Pertanian ini bisa belajar dari kesalahan-kesalahan dia sendiri πŸ’ͺ.
 
Gue pikir kalo Presiden mau jangan pilih kasih dalam penunjukan distributor pupuk itu buat apa? Gue bayangin kalau gini bisa membantu banyak petani yang membutuhkan bantuan. Tapi, apa salahnya juga ngomong santai dulu? Kalo nanti si Dedi Mulyadi sengaja ngeluh ke Presiden, bisa jadi dia lagi marah lho πŸ˜’. Gue juga senang kalau Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mau menjanjikan tambahan dukungan karena layanan pemerintah daerah dinilai baik hari ini. Itu gampang banget πŸ€—.
 
Wah, sepertinya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman lagi-lagi mengenalkan dirinya dengan cara yang tidak jajang πŸ™„. Apa lagi ini? Kita udah tahu dia bisa ngomong kesal, tapi kalau nanti ada kesalahan penyebutan nama juga, apa caranya lagi yang salahnya? πŸ€¦β€β™‚οΈ

Aku rasa kalau dia sering berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi, dia gak perlu lagi meminta maaf. Dia udah bisa ngomong dengan mantan Gubernur Jawa Barat dan dia masih gagal πŸ™ˆ. Dan sepertinya dia juga gak bisa mengenalkan dirinya dengan benar, karena kalau nanti ada kesalahan lagi, apa caranya dia tidak salah lagi? πŸ˜‚

Tapi, aku rasa yang penting adalah kalau dia menyatakan bahwa penunjukan distributor pupuk dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja. Kalau demikian, itu kayaknya sudah bagus 🀝. Dan kalau nanti ada bantuan tambahan karena layanan pemerintah daerah dinilai baik, aku juga tidak menolak πŸ™.
 
Makasih ya Menteri Agro yang bosen ngeganti nama mantan Gubernur Jawa Barat. Apakah dia gampang sekali ya? Dia bisa salah banyak sambil kalau mantan gubernurnya udah pernah menolak tawaran dia jadi penggantinya. Siapa tau dia bingung dengan siapa dia harus ngomong sama mantan gubernur tersebut.
 
Gue rasa mantan gubernur itu masih banyak yang ada di dalam kantor gusetenya πŸ€¦β€β™‚οΈ. Menteri pertanian itu tiba-tiba memanggil nama Dedi, bukan Ridwan! Gue jadi terkejut banget, tapi saya paham kalau kesalahan bisa terjadi pada siapa saja.

Tapi gue rasa Presiden yang sering bilang tentang kerja tanpa pilih kasih itu juga harus memberikan contoh sendiri. Kalau dia mau diskusi objektif tentang penentuan distributor pupuk, dia harusnya ngerjain sendiri pertama-tama πŸ™„.

Gue senang mendengar bahwa Menteri Pertanian itu menjanjikan tambahan dukungan karena layanan pemerintah daerah dinilai baik hari ini. Gue harap semuanya bisa saling bekerja sama dan tidak ada lagi kesalahan seperti yang terjadi tadi hari 😊.
 
hehe, apa lagi yang bisa disimpulkan dari kesalahan kesalahan ini πŸ€¦β€β™‚οΈ? Menteri Pertanian ya gini sering berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi, tapi dia masih bisa salah nih πŸ˜‚. Makanya dia harus meminta maaf ke Ridwan Kamil, mantan gubernur Jawa Barat yang dia bilang Dedi Mulyadi 😊.

Tapi, apa lagi yang penting adalah dia menjanjikan tambahan dukungan karena layanan pemerintah daerah dinilai berjalan baik. Baik itu karena dia sering berkomunikasi dengan Dedi Mulyadi atau karena dia ingin membuat kesalahan ini tidak menjadi sorotan 🀞.

Dan, gak bisa tidak ngerasa penasaran sih mengapa dia menolak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang kesalahannya πŸ˜’. Tapi, hehe, mungkin dia hanya sibuk dengan hal-hal lain ya 😊.
 
Gue rasa ini nggak biasa banget, apa ada yang salah sih? Menteri Pertanian yang nggak bisa menyebut nama mantan Gubernur Jawa Barat dengan benar... πŸ€” Nah, gue rasa dia harus lebih teliti, kan? πŸ˜… Bayangkan kalau dia bawa konsept pembangunan pertanian ke daerah lain dan ada kesalahan yang terus-menerus, siapa aja yang percaya lagi?

Gue juga rasa dia nggak bisa menolak untuk memberikan penjelasan tentang kesalahan itu. Dia harus jujur kalau apa yang salah, kan? πŸ™ Dan gue rasa dia harus lebih fokus pada kinerja dan bukan tentang siapa-siapa... πŸ‘
 
I don’t usually comment but... gue pikir apa yang harus dilakukan Menteri Pertanian itu, kalau dia sudah salah menyebut nama mantan Gubernur Jawa Barat, tapi masih bisa langsung meminta maaf dan mengjanjikan tambahan dukungan karena layanan pemerintah daerahnya baik. gue rasa lebih baik dia harus mau menerima kesalahan-kesalahannya itu dan tidak terlalu cepat menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut. tapi apa yang terpenting, Menteri Pertanian itu harus jujur dengan publik tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik kesalahan penyebutan namanya πŸ€”
 
Gue rasa Menteri Pertanian ini gak punya kerja sama yang baik dengen mantan Gubernur Jawa Barat, apa lagi dia kena salah ngerempraken nama Dedi Mulyadi dengan Ridwan Kamil? Mungkin dia nggak perlu ragu-ragu lagi, menteri pertanian harus siap utara-utara ngerespons kesalahan seperti ini. Gue pikir dia harus memberitahu kita apa yang terjadi di balik kekacauan itu. Dan gue juga penasaran, apa sih yang terjadi dengen Presiden Prabowo Subianto yang membuatnya minta jajaran pemerintah bekerja tanpa pilih kasih dalam penentuan distributor pupuk? πŸ€”
 
Hehe, ini kayak gini ya.. Menteri Pertanian Amran jadi sinyal bahwa dia serius-serius dengan komunikasi, tapi nggak pernah bereksperimen sih 🀣. Dedi Mulyadi bikinnya jadi lelucon, dan Amran harus meminta maaf kan? Hmm, mungkin ini bukan kejadian yang biasa-biasa aja πŸ™ƒ.

Aku pikir Amran ini kayak pengajar di sekolah, dia serius-serius dengan topik irigasi pertanian 🌾, tapi nggak bisa fokus sih πŸ˜‚. Tapi, gampang banget dia meminta maaf, dia kayak seseorang yang tidak pernah marah πŸ™.

Sikap Presiden Prabowo Subianto ini kayak kayakannya ingin semua pejabat pemerintah bekerja tanpa kesalahan πŸ’―. Dan Amran jadi sinyal bahwa dia peduli dengan komunikasi dan tidak ingin kesalahan seperti itu terjadi lagi 🀝. Aku pikir ini bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua, jangan pernah marah, tapi jangan juga janggut 😊.
 
Gue jangka-jangka apa yang bakal terjadi sekarang... Menteri Pertanian ini kayaknya nggak punya kemampuan sederhana, apalagi kalau ada pertemuan penting! Gue pikir dia harus mulai belajar dari kesalahan-kesalahannya, mungkin gue aja bisa memberikan pelajaran di situ :D. Tapi, sepertinya dia nggak mau menerima kenyataan... Gue rasa dia harus fokus pada kegiyatan-kegiyatannya yang penting, bukan main-main di media!
 
kembali
Top