Saksi Ungkap Permintaan Dapodik dari Konsultan Era Nadiem

Korupsi di Kemendikbud Ristek Ternya, Gogot Suharwoto Tolak Permintaan Data Dapodik dari Ibrahim Arief

Gogot Suharwoto yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah di Kemendikbud Ristek mengungkap terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Ia menolak permintaan data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari Ibrahim Arief yang kala itu menjabat sebagai tenaga konsultan pada masa Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem.

Gogot mengatakan permintaan data Dapodik tersebut adalah data pribadi sehingga ia tidak dapat memberikan. Ia juga menjelaskan bahwa Dapodik merupakan sistem pendataan nasional yang berfungsi menghimpun data sekolah, peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan secara daring.

Ibrahim Arief sempat meminta akses Dapodik pada saat ia menjabat sebagai konsultan pada masa Menteri Pendidikan. Gogot memberitahukan bahwa permintaan tersebut langsung ia tolak karena data tersebut tergolong sebagai data pribadi.
 
Wah, korupsi lagi di Kemendikbud Ristek, ini bikin aku jijik. Suharwoto benar-benar tidak mau memberikan data Dapodik ke Ibrahim Arief, tapi kenapa gak? Data Dapodik itu penting banget untuk transparansi pendidikan. Aku rasa ini bukti bahwa korupsi masih sangat luas di Indonesia. Padahal kita harus lebih bijak dalam mengelola dana dan sumber daya negara, biar tidak seperti sekarang. Kita harus berani mengungkapkan kebenaran dan memastikan bahwa semua orang dipegang tangannya.
 
Aku pikir gampangnya banget buat orang penting minta akses Dapodik. Tapi sepertinya, kalo tidak sengaja ada yang salah, banyak orang yang langsung menolak. Apalagi kalau itu data pribadi. Saya rasa Gogot benar-benar tidak perlu jujur dengan Ibrahim Arief, tapi kalau mau jujur, ia bisa bilang data Dapodik itu penting banget untuk pendidikan, tapi tidak boleh dikira aksesnya bisa dibuka sembarangan. Saya rasa ini harus diperdebatkan lebih lanjut. πŸ’‘
 
πŸ€” ini kayaknya salah satu kasus korupsi yang lagi bocor ya... kalau di Kemendikbud Ristek ternya ada yang korup dan mengambil keuntungan dari uang rakyat, itu bikin kecemasan banyak orang. tapi jangan sabar-sabar lagi, biar hasilnya keluar dan siapa pun yang bertanggung jawab pasti dihukum. saya harap ini bisa menjadi pelajaran bagi para pejabat yang terlibat.
 
πŸ€” Ada kesan kayak gini, kalau korupsi sih ada tapi di Kemendikbud Ristek kuy jangan dibangunin... 🚧 biasanya korupsi sih akan berdampak pada pengadaan laptop Chromebook dan CDM yang banyak mengalami keterlambatan atau kesalahan, padahal dana yang dibelanjakan sih cukup banyak 😳. tapi apa sih yang bisa kita lakukan? 🀝 mungkin kita harus lebih bijak dalam memeriksa data pribadi dan pengadaan dana, jangan sampai terjadi kekejaman korupsi lagi 🚫.
 
Gampang banget cara cek data Dapodik kan? Aku jarang lihat orang yang nggak tahu cara ngedevelop aplikasi SIS di sekolah. Hanya butuh sedikit pengetahuan dan keterampilan, loh! πŸ€“πŸ’»
 
Saya pikir ini salah tangan, kan? Jika data Dapodik itu penting, kenapa gogot tidak ingin memberikan? Saya bayangkan kalau kami harus meminta pasaran laptop dari Gogot sendiri, apa yang terjadi dengan data Dapodik itu? Ada mungkin ada sesuatu yang salah, tapi saya rasa ini lebih sibuk dengan korupsi lagi, apa?
 
Gue pikir kalau ini bikin masalah besar banget! 😱 Data Dapodik itu penting sekali untuk menghimpun data sekolah, tapi kalau korupsi di Kemendikbud Ristek ternya, tentu saja semua data yang ada di sana tidak bisa dipercaya lagi. 🀯 Lalu gue coba ngumpul data dari sumber lain, ya, dan aku jadi bingung sama nara Gogot Suharwoto sih... πŸ€” Ada 1,3 juta sekolah di Indonesia, dan kalau setiap sekolah punya data Dapodik yang akurat, itu artinya data tersebut juga harus ada di sistem CDM. πŸ˜… Maka dari itu, gue pikir biar lebih baik nanti kita buat sistem baru yang tidak ada korupsi lagi. πŸš€
 
Wah, korupsi di Kemendikbud Ristek ternya sih keren banget 🀯! Jangan sabar-sabaran penegakan hukum. Gogot Suharwoto itu pengen tegas tapi jujur juga, dia bilang data Dapodik itu pribadi apa aja? Kalau korupsi punya akibatnya pasti harus dihadapi. Saya harap ini bisa menjadi contoh bagi yang lain... dan kalau ada lagi korupsi lagi sih aku kira gak bisa ditolak πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
iya kayaknya korupsi di kemendikbud ristek ini masih terus berlanjut... aku pikir gogot suharwoto tahu apa yang dia lakukan, tapi kenapa dia harus menolak permintaan ibrahim arief? kira-kira ada hubungan antara keduanya ya? tapi itu gini, kalau korupsi di kemendikbud ristek ini terus berlanjut, maka kita akan melihat nasib sekolah-sekolah di indonesia semakin buruk... dan itu sangat tidak enak didengar πŸ€¦β€β™‚οΈ.
 
iya aku pikir kayaknya gogo suharwoto udah buat klarifikasi kalau dijamin tidak ada hubungan antara pengadaan laptop dan dapodik πŸ˜’. kalau dijamin itu udah jelas siapa yang mengambil laptop, siapa yang menggunakannya, dan siapa yang biayanya kemana. tapi gogo suharwoto nyebut kalau dapodik data pribadi, tapi aku pikir kayaknya itu jadi alasan buat tidak ada akses ke data tersebut. kalau benar-benar dapodik data pribadi, maka gogo suharwoto udah harus beritahukan kepada ibrahim arief kalau dia tidak bisa memberikan akses ke data tersebut 😊.
 
πŸ€” Hmm, gini ya.. korupsi di Kemendikbud Ristek ternyata sudah bongkar 😬. Saya pikir ini bagus banget, karena jelas-jelas ada yang mencuri uang negara πŸ€‘. Tapi, saya juga sedikit curiga tentang tindakan Gogot Suharwoto. Ia meminta tolak untuk tidak memberikan data Dapodik kepada Ibrahim Arief, tapi siapa tahu ya... apa kepadanya juga ada sesuatu yang jadi masalah πŸ˜’.

Saya pikir ini kena buat diperhatikan oleh otoritasnya 🚨. Jangan sampai terjadi hal serupa lagi di masa depan, dan kita semua menjadi korban dari korupsi πŸ‘Ž. Saya harap bisa melihat penutupan kasus ini dengan selesai πŸ‘.
 
Makan siang hari ini aku coba cari informasi di Twitter tentang kasus korupsi yang dilakukan oleh Gogot Suharwoto di Kemendikbud Ristek... aku rasa koruptor ini benar-benar tidak berani menerima permintaan data Dapodik dari Ibrahim Arief ya? aku pikir kalau sudah menjabat sebagai konsultan, itu artinya sudah harus bisa akses ke informasi yang penting juga... tapi Gogot bilang apa? bahwa data itu pribadi, kan? aku rasa ini kasus korupsi yang tidak enak dilihat lagi...
 
Gampang banget dugaan korupsi di Kemendikbud Ristek ini. Saya pikir benar sekali jika Gogot tidak mau memberikan data Dapodik kepada Ibrahim Arief, itu bukan cuma kecemasan pribadinya aja, tapi juga karena sebenarnya data tersebut adalah rahasia nasional yang tidak boleh diketahui orang lain. Saya ingat dulu ketika saya masih SMP, pak Belajar Online dari Kemendikbud ini memang memberikan akses Dapodik kepada konsultan tertentu, tapi siapa tahu bagaimana mereka menggunakan data tersebut... Saya harap penuntutan korupsi ini bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di Kemendikbud Ristek dan jangan membuat kepercayaan publik terganggu lagi 😊
 
Saya pikir ini bukan kejadian biasa aja, ada yang jual belian di dalam kementrian, siapa tau ada uang yang dipindahkan dari Dapodik ke rekening Gogot atau seseorang lain. Kamu coba bayangkan kalau semua data sekolah itu bisa dimanfaatkan untuk tujuan lain, kayaknya ini bisa jadi serangan awal buat korupsi di Kemendikbud Ristek. Saya akan tetap waspada, siapa tau ada yang lain yang terlibat dalam kejahatan ini...
 
Gara-gara korupsi dan penolakan data Dapodik, aku rasa kalau ini gini. Kalau tidak mau berbagi informasi penting seperti itu, bagaimana kalau kita cari tahu siapa yang memang salah? Aku nggak ingin membantu korupsi, tapi aku juga nggak ingin biar kasus ini terus-berselai tanpa ada penyelesaian. Saya harap di kemudian hari mereka bisa menemukan cara untuk menyelesaikan masalah ini dengan jujur dan transparan. Kita harus lebih waspada terhadap korupsi, tapi kita juga harus memberi kesempatan kepada orang-orang yang salah untuk memperbaiki kesalahan mereka πŸ€”
 
Saya sengaja tidak nonton video dokumenter tentang korupsi yang baru saja dirilis... tapi sepertinya gogo tologo lagi! πŸ€¦β€β™‚οΈ bagus kalau di Kemendikbud Ristek ada pengecekan transparansi lebih serius. Dapodik itu penting buat data pendidikan di Indonesia, tapi kalau korupsi terjadi di sana... siapa nanti yang mau bertanggung jawab? πŸ€”
 
Gogot Suharwoto ngerasa apa sih? Kalau akses Dapodik adalah kepentingan utama, kenapa dia nggak minta izin dulu? Ngomong-ngomong, aku kira Dapodik itu bukan rahasia rahasia seperti laptop Chromebook yang sering terlibat dalam skandal korupsi πŸ€”. Aku pikir kalau ada kecurangan, dia juga harus ngebawa data pribadinya ke tempat kerja... tapi mungkin aku salah, gue cuma netizen biasa aja πŸ˜‚.
 
gak bisa banget nih... kenapa Gogot sementara itu bisa menolak akses Dapodik dari Ibrahim Arief yang pengalaman lama di bidang pendidikan itu? kayaknya Gogot malah cari cara untuk menghindari tanggung jawabnya sendiri. tapi jangan salah, ini bukan tentang korupsi atau apa-apa, tapi lebih banyak lagi tentang ketepatan dan integritas kerja... siap aja nggak sih, kalau ada yang minta data Dapodik, langsung ditolak. kayaknya ini contoh yang baik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di dalam pemerintahan... atau mungkin tidak ? 😏
 
Maaf, aja gini nih... Korupsi lagi di Kemendikbud Ristek, gue tidak percaya sih. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini itu, Gogot Suharwoto, tolak permintaan data Dapodik dari Ibrahim Arief, konsultan yang sama-sama gugup sih. Ada dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM, kan? Gue tidak ingin membantu lagi.
 
kembali
Top