Saksi Ungkap Dipaksa Akui Uang Pemerasan RPTKA Sebagai Hadiah

Kasus pemerasan RPTKA melanda Kemenaker, korupsi Rp 135,2 miliar!

Saksi sengaja mengakui uang sebagai hadiah

Seorang saksi kasus pemerasan terkait rencana penggunaan tenaga kerja asing atau RPTKA, Sucipto, mengaku dipaksa oleh seorang pegawai Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), bernama Putri Citra Wahyoe, untuk menyebut setiap uang suap yang diserahkan sebagai tanda terima kasih.

Saksi pernah tidak ada arahan dari pihak Kemnaker atau dalam perkara ini, dari Ibu Putri pasca ada pemeriksaan dari penyelidik KPK atau penyidik KPK, yang menyampaikan arahan bahwa jika uang-uang yang telah dikeluarkan oleh saudara saksi untuk pengurusan RPTKA atas permintaan ibu putri itu, supaya saksi nanti kalau diperiksa oleh penyelidik KPK atau penyidik, nanti sampaikan itu adalah uang tanda terima kasih?

Suciptionya dipaksa mengatakan hal tersebut saat menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Dia kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto mengaku dipaksa mengatakan hal tersebut saat menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Dia kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto mengaku dipaksa mengatakan hal tersebut saat menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Dia kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto mengaku dipaksa mengatakan hal tersebut saat menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Dia kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan bahwa apabila ada panggilan dari KPK maka diminta untuk memberi penjelasan bahwa segala bentuk uang yang diberikan kepada PPTKA dan kroninya adalah tanda terima kasih.

Saksi Sucipto mengaku dipaksa mengatakan hal tersebut saat menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik KPK. Dia kemudian menceritakan bahwa dia sempat dihubungi oleh Putri via telepon saat berada di Sukabumi. Dalam percakapan tersebut, Putri memperingatkan
 
ini seseorang pegawai Kemenaker yang jadi korupsi Rp 135,2 miliar! itu bikin saya sedih banget, tapi kalau kita lihat siapa yang jadi kori, itu bukannya korupsi di luar Kemenaker ya? tapi apa bisa dipikirkan juga sih. yang penting adalah kita harus terus berusaha untuk mengatasi masalah ini, dan itu bisa dilakukan dengan cara membuat sistem pengawasan yang lebih baik, jadi kalau ada orang yang melakukan korupsi nanti akan cepat terpapar. serta kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kejujuran dan transparansi dalam pemerintahan 😕
 
🤦‍♂️ Wah, korupsi Rp 135,2 miliar itu nggak main-main banget! Siapa nih yang mau pakai uang suap untuk penggunaan tenaga kerja asing? Itu nggak adil sama sekali! 🚫

Saksi Sucipto kayaknya dipaksa banyak, sih... kalau diperiksa oleh penyelidik KPK, dia harus bilang uang itu bagian dari tanda terima kasih... tapi siapa nih yang mau menerima uang suap sebagai tanda terima kasih? 🤔

KPK pasti akan cek kasus ini lebih dekat, dan saya yakin korupsi ini nggak bisa dilepaskan dengan mudah. Semoga penyelidik KPK bisa menemukan siapa nih yang salah dan mengambil tindakan yang tepat! 💪
 
Halo temen-temen! Rasanya ada yang salah dengan sistem kerja di Kemnaker ya? 😒 Mereka memeras korupsi Rp 135,2 miliar dan saksi pun dipaksa untuk menyembunyikannya. Itu tidak adil sama sekali! 🤯 Bagaimana kalau mereka yang benar-benar salah dipanggil ke pengadilan? 🚔 Mungkin kita bisa belajar dari kesalahan ini dan membuat sistem kerja yang lebih transparan di masa depan. 💡
 
ini kasus korupsi yang terjadi di Kemnaker lagi 🤦‍♂️. tapi gak ngerti apa yang ada di sini, siapa yang dipaksa menceritakan tentang uang suap? 🤑 bagaimana bisa saksi dipaksa membicarakan hal yang salah dengan cara demikian? 😒 harusnya ada proses yang jernih dan transparan dalam penyelidikan kasus ini. di mana ada kejadian seperti ini, pasti ada kesalahan sistem yang besar 🚨.
 
Udahnya korupsi yang melanda Kemnaker itu, aku pikir harusnya ada tangan yang lebih kuat dari KPK ya 🤦‍♂️. Kalau bukan, kenapa masih banyak kasus seperti ini? 🤑

Aku bayangkan seperti diagram berikut:


+-----------------+
| Korupsi RPTKA |
+-----------------+
|
| Pemerasan
v
+-----------------+ +---------------+
| Putri Citra | →→ | KPK (Penyelidik)|
| Wahyoe | | |
+-----------------+ +---------------+
| |
| Saksi Sucipto | Dipaksa
| |
v v
+-----------------+ +---------------+
| Uang Suap | →→ | Penjelasan |
| (Rp 135,2 miliar) | | yang Dipaksa |
+-----------------+ +---------------+

Aku rasa ini adalah contoh dari bagaimana korupsi bisa berkelana di tanah air kita 🌿. Kita harus terus memperjuangkan keadilan danTransparansi dalam pemerintahan ya 💪
 
Wah kaget banget banget sih kasus ini 🤯! Korupsi Rp 135,2 miliar? itu bikin kepala berputar. Dan saksi yang dipaksa mengatakan hal tersebut? itu bukannya kesalnya kalau saksi bisa melaporkan? tapi apa lagi yang dia lakukan kalau dia tidak bisa ngomong bebas?

Saya pikir ini kasus korupsi yang serius banget. Dan kita harus lebih waspada dan peduli dengan hal ini. Kita harus memastikan bahwa korupsi seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan. Mereka harus bertanggung jawab atas tindakan mereka, dan kita harus mendukung agar mereka dipenaltikkan sesuai dengan hukum 🚔.

Dan saya rasa ini juga kesempatan bagi kita untuk berdiskusi dan memahami betapa pentingnya integritas dan transparansi di lingkungan kerja. Kita harus selalu waspada dan berhati-hati ketika ada tindakan yang tidak jelas atau curang. Kita harus bekerja sama untuk mencegah korupsi seperti ini terjadi lagi 🤝.
 
kasus ini jelas-jelas bukan hal yang bisa dipandang dari sudut pandang yang positif sih.. tapi salah satu yang terkena dampaknya, yaitu RPTKA, malah jadi pelampung dari bencana ini. toh mungkin gak ada lagi uang suap yang akan dibawa oleh RPTKA 🤑📈
 
iya aja sih kasus ini, tapi kalau aku mau tanya apa artinya suami yang dipaksa mengatakan uang suap itu apa? 🤔 kalau bukan karena tekanan dari orang lain, tapi karena ingin mencegah korupsi dan penggunaan tenaga kerja asing yang tidak etis. tapi bagaimana kalau saksi ini tidak pernah ada arahan dari pihak Kemenaker atau dalam perkara ini? 🤷‍♂️

mungkin ini kasusnya, suami yang dipaksa mengatakan uang suap itu karena takut dihukum jika tidak mau melakukannya, tapi sebenarnya ada tekanan dari orang lain untuk membuatnya melakukannya. tapi apa artinya kalau kita memaksakan saksi untuk mengatakan hal ini? 🤦‍♂️

tidak ada yang bisa dipastikan bahwa suami ini tidak telah diberi arahan sebelumnya untuk mengatakan hal ini, dan mungkin ada orang lain yang terlibat dalam kasus ini yang belum diungkapkan. tapi apa kita harus setuju dengan kemudian yang muncul dari penyelidik KPK? 🤔
 
kembali
Top