Saksi Ungkap Alasan Pasal Hibah Sleman: Akomodasi Anak Bupati

Mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo dijerat kasus dugaan korupsi dengan menangkapnya dalam kasus hibah pariwisata yang dilangsungkan pada tahun 2020. Sebelumnya, mantan Bupati ini dipaksa untuk menghadapi pengadilan karena dugaan pelanggaran norma-norma yang berhubungan dengan hibah dan pengelolaan dana.

Dalam kasus ini, terungkap bahwa Sri Purnomo menggunakan pasal perbup untuk mendukung proposal anaknya, Raudi Akmal, yang merupakan anggota DPRD periode 2019-2024. Pasal tersebut dijadikan pembeda antara orang-orang yang layak menerima hibah pariwisata.

Menurut saksi, Nyoman Rai Savitri, mantan Kepala Bidang Sumber Daya Manusia dan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, pasal tersebut dikemukakan untuk mengakomodasi proposal anak Sri Purnomo. Ia juga mengaku menerima list calon proposal penerima hibah dari Raudi Akmal melalui WhatsApp.

Rudi, mantan Anggota DPRD periode 2019-2024 dan anak kandung Sri Purnomo juga menjadi saksi dalam kasus ini. Ia menyatakan bahwa list kelompok wisata yang diajukan oleh Rudi sebagian bahannya mendadak dimunculkan bukan desa wisata Dinas Pariwisata.

Kasus hibah pariwisata ini diperdebatkan di pengadilan dan beberapa saksi telah mengaku memiliki kepentingan dalam kasus tersebut.
 
INI KASUS CORUPSI DI SLelmanYA YANG BANYAK! MANTAN BUPATI SRI PURNOMO DIJERAT KASUS HIBAH PARIWISATA TAHU-TAHU LAH... PADAHAL KEMBALIAN GILIR PAPAN, APAKAH ORANG BUAH BAWA KASUS KORBANNYA?

MENURUT NYOMAN RAI SAVITRI, MANTAN KEPALA BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA DAN USUHA PARIWISATA DINAS PARIWISATA SLelmanya, PASAL PERBUP DIJADIKAN UNTUK AKOMODASI PROPOSAL ANAK SRI PURNOMO. APAKAH ITU TINGGI KEHORMATIAN?

SUTRA "TANGGA GANTI TANGGA" BANYAK YA! RUDI, MANTAN ANGGOTA DPRD PERIODE 2019-2024 DAN ANAK KANDUNG SRI PURNOMO, MENJADI SAKSI Dalam KASUS ININYA. APAKAH ITU KEBAHAGIAAN?

KASUS ININYA PATUT DIPERDEBATKAN DI PENGADILAN NYA. SEMUA ORANG YANG MEMPUNYAI KEPENTINGAN DALAM KASUS ININYA PATUT BERJALAN MENURUNKAN PERKEMBANGAN INI.
 
Saya kurang yakin dengan kemampuan pengadilan di Sleman untuk menangani kasus-kasus korupsi. Siapa nih yang terjebak di balik sistem ini? Jadi sih, Sri Purnomo dipaksa keluar karena tahu dia tidak bersih... tapi apa punya yang lain di baliknya? Saya masih bisa melihat adegan korupsi yang sama-sama mengelilingi mereka... 🤷‍♂️
 
Gue pikir mantan Bupati Sri Purnomo ini justru buatanya sendiri kasus korupsi nih 🤦‍♂️. Pasal perbup yang dia gunakan untuk mendukung proposal anaknya? Gua rasa itu bukan cara yang benar-benar jujur. Dan siapa tahu kenapa Raudi Akmal dikejutin karena pasal tersebut dikemukakannya sendiri 🤔. Ga perlu dipaksakan ke pengadilan, kalau gue duduk aja di sini sama dia, aku kasih dia hibah pariwisata juga 😂. Dan siapa yang bilang ada kepentingan dalam kasus ini? Gua rasa itu semua ada hubungan dengan Sri Purnomo sama Raudi Akmal 🤝. Ga perlu banyak saksi untuk memperdebatkan, gue pikir sudah cukup jika mereka saja buka diri sendiri 😊.
 
Gue pikir ini salah satu contoh bagaimana sistem hukum Indonesia gak bisa menangkap orang yang benar-benar korup. Sri Purnomo itu gak salah, tapi sistem hukum gak bisa tandingan dia. Pasal perbup itu dikemukakan untuk anaknya aja, tapi gue pikir ini sama sekali tidak adil. Apa bila dia bukan anggota DPRD? Kenapa dia bisa mendapatkan pasal yang dijadikan pembeda antara orang-orang yang layak menerima hibah pariwisata itu? Ini gak benar, gue yakin ada kejahatan dalam sistem ini 🤔
 
KASUS HIBAH PARIWISATA SLEMAN UNTUK NYA BISA JADI PEMBELEHAN BANYAK!!! PAK TRI WAU, SIAPA YANG BERAKRILIA DENGAN PASAL PERBUP THA KENYER NA? RAU DIY KEREMPIKAN PAK RI GUA YA, TAHU INI BOLAK BALIK NIIKK!
 
Gue penasaran, kenapa mantan Bupati Sleman bisa terjerat dalam kasus korupsi? Apakah dia memang tidak jujur tentang pengelolaan dana hibah pariwisata itu? Gue dengerin kejadian di pengadilan dan ada banyak yang bersaksi tapi gue masih belum paham apa yang sebenarnya terjadi. Bayangkan saja, pasal perbup digunakan untuk mendukung proposal anaknya sendiri! Sepertinya dia memang tidak bijak dalam mengelola dana yang diberikan oleh pemerintah. 🤔
 
gak percaya banget ya, mantan bupati Sleman yang sudah jadi korupsi juga punya anaknya yang jadi salah satu narapidana 😱👮‍♂️. Raudi Akmal ini, apakah dia kira bisa ngobrol kasih kasih dengan ayahnya aja? 🤣 tapi apa salahnya sih, kalau gak ada hibah pariwisata, aku jadi ganti-ganti pasang surat ya 😂. makanan dan transportasi sih yang paling diprioritaskan, tapi nggak sengaja pasal perbup dijadikan bukti kasusnya 🤦‍♂️. apa kira-kira mantan bupati ini nanti mau tidur di selang penjara atau apa? 😒
 
gue rasa kasus Sri Purnomo ini gak jelas banget, apa yang pasti sih ada kerjasama antara dia & anaknya Raudi. tapi pasal perbup itu sebenarnya digunakan untuk tujuan apaan? gue rasa pihak korupsi harusnya juga dibantu oleh ombudsman atau kiprah independen seperti detektif negara yang bebas dari tekanan dari keluarga korupsi. siapa tahu kasus ini tidak akan terjadi jika tidak ada korupsi di dalamnya 🤔
 
Maksudnya, kalau gak ada ejaan yang ketat, kalau bisa langsung ari cerita. Saya pikir yang penting adalah kasus hibah pariwisata ini sebenarnya bukan tentang Sri Purnomo sendiri, tapi tentang bagaimana sistem hibah pariwisata di Sleman itu berjalan dengan tidak adil.

Saya tahu ada perbedaan antara orang yang layak menerima hibah dan yang tidak. Tapi itulah juga bagian dari masalahnya, ada cara yang tidak adil untuk mendapatkan hibah. Saya ingat saat ini di sekolah, kita punya kasus yang sama tentang penggunaan dana yang tidak tepat. Jadi, saya rasa kita harus lebih hati-hati dan cermat dalam pengelolaan dana, terutama di bidang pariwisata yang sangat mempengaruhi ekonomi kota.

Saya juga penasaran dengan bagaimana pihak berwenang bisa menerima list calon proposal dari Raudi Akmal melalui WhatsApp. Apakah itu benar-benar tidak ada tindakan yang diambil? Saya pikir kita harus lebih bijak dan transparan dalam pengelolaan dana, terutama di bidang pariwisata yang sangat penting bagi kota Sleman. 🤔
 
Gue bayangin siapa yang ngerasa terluka nini, mantan Bupati Sleman Sri Purnomo dijerat kasus korupsi. Gue pikir apa yang diterima dia harusnya ada batas-batas, tapi ternyata dia coba berani gak kapan pun. Dia pakai pasal perbup untuk membantu anaknya Raudi Akmal itu, siapa tahu nanti dia bisa jadi bupati lagi.

Gue rasa kasus ini memang menarik, tapi gue juga khawatir bagaimana dia bisa begitu bebas dalam menggunakan pasal-perbup itu. Dia coba manipulasi dengan cara buat saksi-saksi yang lain menerima uang dari korupsi itu, nanti dia bisa jadi orang paling berpengaruh di daerah ini. Gue harap pengadilan bisa segera menyelesaikan kasus ini agar semuanya bisa mengetahui apa benarnya. 🤔
 
Hei, kabar gembira lagi! Jadi, apa yang terjadi disini? Mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo, dijerat kasus dugaan korupsi. Ternyata dia menggunakan pasal perbup untuk mendukung proposal anaknya, Raudi Akmal. Itu salah satu contoh bagaimana korupsi bisa terjadi dengan sangat nyaman.

Saya rasa ini benar-benar mengganggu, karena ada saksi yang mengaku memiliki kepentingan dalam kasus ini. Saya harap pengadilan bisa menyelesaikan hal ini dengan cepat dan jujur. Apalagi kalau korupsi bisa mencegah pemerintahan menjadi lebih baik. Biar bisa dipelajari oleh orang lain, jadi tidak terjadi lagi.
 
wahhh, kalau jujur aja, gak sabar banget lihat mantan Bupati Sleman ini dijerat kasus korupsi 😱. sepertinya dia benar-benar tidak peduli dengan aturan dan norma yang ada. siapa yang tahu apa yang terjadi sebenarnya? tapi apa pun itu, kita harus ingat bahwa korupsi adalah hal yang sangat berbahaya bagi negara kita 🤕.

saya harap ini menjadi pelajaran bagi orang-orang di tingkat bawah agar tidak ikut-ikutan membuat kesalahan semisal ini. karena kalau begitu, bagai mana kita bisa yakin bahwa korupsi tidak akan terjadi lagi? 🤔. toh, mari kita jangan lupa untuk selalu memantau dan mengawasi agar tidak ada orang lain yang melakukan hal yang sama 😒.
 
Gue rasa gini kalau ada banyak korupsi di Sleman, bukan main aja sih... tapi apa yang paling bikin gue curiga adalah pasal perbup itu benar-benar digunakan untuk mendukung proposal anak Sri Purnomo, itu juga pasti kayaknya. Gue rasa ini ada kesan bahwa korupsi di Sleman ini tidak main aja sih... tapi gue ingin lihat siapa yang memang benar-benar jujur tentang apa yang mereka lakukan. Dan kalau ada saksi yang muncul dan mengaku memiliki kepentingan, itu juga bikin gue ragu-ragu lagi sih...
 
Gue pikir siapa yang nanggung kasus korupsi ini harus ngerti apa yang udah terjadi sebelumnya, lho! Apalagi ketika Rudi aja nanggung saksi dalam kasus ini, gue rasa dia sama-sama kecanduan dengan ibunya ya... Mau ngomong kalau bukan karena dugaan korupsi, tapi benar-benar apa yang dijalani Sri Purnomo lho? Kalau dia anak sendiri yang aja nanggung kasus ini, maka dia harus ngerti siapa yang udah kehilangan keadilan ya... Dan kalau dia tidak nanggung, maka gue pikir dia sama-sama salah juga, lho! 😒
 
Gue pikir ini kalau ada yang salah, tapi apa yang terjadi? Pasal perbup yang digunakan oleh Sri Purnomo itu bukan cuma untuk anaknya aja, tapi semua orang yang punya keluarga dekat dengan pasangannya di kantor. Kalau demikian, itu artinya korupsi sudah tidak jadi masalah lagi! 🤔 Kemudian, apa hubunganya Rudi dengan ini kasus? Ia siapa? Apa dia cari ganti rugi dari ayahnya? Gue pikir ini kalau ada yang terlibat dalam kasus korupsi, harus dibawa ke pengadilan dan dibuktikan apakah benar atau tidak. Jangan cuma takut dipaksa menghadapi pengadilan aja, tapi pastikan Anda jujur tentang apa yang terjadi. 😊
 
Gue penasaran sih, apa yang terjadi dengan sistem pengelolaan pariwisata di Sleman? Apa yang bikin pasal perbup itu bisa digunakan untuk mendukung proposal anaknya sendiri? Gue pikir ini cuma cara untuk menghindari tuntutan karena ternyata ada dugaan korupsi. Saksi-saksi juga muncul dan menyatakan memiliki kepentingan, apa itu artinya? Kenapa gak ada yang tega buat menangkap kasus ini dulu sebelum nanti harus menjadi saksi? Gue rasa ini cuma fad yang tidak perlu lagi kita rasakan.
 
Gue pikir kalau ada yang terpecahkan sih, yaitu bagaimana dana hibah pariwisata itu disalurkan. Gue tahu mantan Bupati Sri Purnomo ini benar-benar masuk dalam kasus korupsi... tapi apa nih logika dari penggunaan pasal perbup itu? Kalau tujuannya untuk mendukung proposal anaknya, Raudi Akmal, maka siapa yang bilang si anaknya punya ide yang baik?

Gue tidak percaya juga kalau ada orang yang menerima list calon proposal penerima hibah dari Raudi Akmal melalui WhatsApp. Kalau benar, itu berarti Raudi sudah memiliki akses ke dana hibah pariwisata sejak tahun 2020... tapi siapa nih yang memilih dia untuk menangani kasus tersebut? Ada kecurangan di balik semuanya...
 
Gue kira kasus korupsi di Sleman ini bakal membuat mantan Bupati Sri Purnomo banyak berbohong lagi sih, tapi ternyata dia memang buat proposal anaknya sendiri Raudi Akmal untuk mendapatkan hibah pariwisata. Gue bingung kenapa dia bisa cari pasal perbup itu dan buat-buat dia sebagai pembeda antara orang yang layak menerima hibah atau tidak, tapi ternyata itu cuma buat menguntungkan dirinya sendiri aja...
 
kembali
Top