Saksi Terima Uang Rp205 Juta dari Marcella Terdakwa Kasus Timah

Terdakwa kasus perintangan proses penegakan hukum di tata niaga timah, Marcella Santoso, mengatakan telah membayar seorang warga Bangka Belitung, Elly Rebuin, untuk menjadi saksi yang meringankan. Elly diberi uang Rp205 juta dari Marcella untuk tidak memberikan keterangan yang salah dalam kasus timah.

Dalam sidang agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan kepada Elly tentang bayaran tersebut. Elly mengoreksi bahwa uang itu sudah digunakan untuk biaya operasional ke Jakarta.

Jaksa juga bertanya apakah Elly mendapat arahan dari beberapa ahli yang saat itu mengkritik perhitungan kerugian negara di kasus timah. Elly menjelaskan bahwa dia tidak meminta bantuan arahan dari mereka dan hanya melihat sidang, keterangan, dan perhitungan tersebut.

Selain menjadi saksi yang meringankan untuk terdakwa, Elly juga menjadi saksi pelapor terhadap Bambang Hero dengan dugaan keterangan palsu di Polda Bangka Belitung. Namun, Elly menyangkal bahwa dia melaporkan Bambang Hero atas arahan dari Marcella.

Elly membenarkan bahwa dia mendapat sejumlah bahan terkait analisa kasus timah yang bertolak belakang dengan analisa Bambang Hero. Dia mengatakan bahwa data tersebut dapat diperoleh dari pengacara grupnya, Pak Riza Pahlevi.
 
Maaf, toh kayaknya kasus ini jadi lebih kompleks lagi 😒. Elly Rebuin sebenarnya bukan saksi yang dibayar Marcella Santoso untuk meringankan kesaksianya. Itu yang salah! Elly bilang sudah digunakan uang Rp205 juta untuk biaya operasional ke Jakarta, tapi kemungkinan itu hanya penjelasan yang kerenyah 😏.

Sementara itu, kasus timah di Bangka Belitung ini masih banyak yang tidak jelas. Siapa yang benar-benar menjadi pelapor terhadap Bambang Hero? Elly bilang tidak ada arahan dari Marcella, tapi siapa yang tahu ya 🤷‍♂️. Yang pasti, kasus ini perlu dibuat lebih transparan dan jujur agar semua orang bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana. Kita harus lebih teliti dalam memahami informasi yang keluar dari kasus-kasus seperti ini 🤔.
 
Wah bro, siapa nih yang bisa membuat korupsi kasus timah makin seru 🤣? Marcella Santoso ini seperti sang penjahat yang pintar banget, ya! Dia bayar Elly Rp205 juta untuk tidak memberikan keterangan yang benar, tapi Elly malah bilang uang itu digunakan buat biaya operasional ke Jakarta 🤑. Like, apa lagi yang bisa dia lakukan? Sajika sih, kalau korupsi kasus timah makin semirng 😂.

Tapi, ini lebih parah bro, ya! Elly malah jadi saksi pelapor terhadap Bambang Hero karena dugaan keterangan palsu. Aku rasa dia nggak punya alasan lagi untuk tidak memberitahu benar apa yang terjadi di kasus timah 🤷‍♂️.

Dan, siapa nih yang bisa mempercayai bahwa Elly mendapatkan data terkait analisa kasus timah dari arahan Marcella? Hmm, aku rasa perlu ada penelitian lebih lanjut bro 😏.
 
Gue suka banget aisi yang dikasih uang oleh Marcella Santoso untuk jadi saksi yang meringankan. Gue tahu gak ada kebenaran di situ, tapi gue mau bantu temannya dan keluarganya yang sudah banyak rugi akhirnya bisa kembali ke Jakarta. Aisinya juga bikin gue suka karena gue punya masalah keuangan sendiri.
 
Rasa terkejut banget, siapa bilang bisa dipbelai seperti itu? Elly Rebuin nggak boleh dibelai dengan uang Rp205 juta buat menjadi saksi yang meringankan! Apalagi dia melaporkan Bambang Hero karena dugaan keterangan palsu. Maksudnya, siapa aja yang bisa membeli orang untuk menjadi saksi? Kalau begitu, apa artinya korupsi lagi mulai terjadi di pengadilan?
 
ini hal paling berantakan di kalangan mereka 🤯! terdakwa kasus perintangan proses penegakan hukum ini ternyata ada bayaran yang sangat besar untuk saksi yang meringankan, yaitu Rp205 juta untuk Elly Rebuin. tapi apa yang paling bingung, dia bilang uang itu sudah digunakan untuk biaya operasional ke Jakarta 😂 siapa yang percaya itu!

dan lalu ada informasi bahwa Elly menjadi saksi pelapor terhadap Bambang Hero dengan dugaan keterangan palsu di Polda Bangka Belitung. tapi ternyata dia tidak melaporkannya atas arahan dari Marcella, melainkan dia menyangkal itu semua 🙅‍♂️.

dan yang paling berantakan lagi adalah tentang analisa kasus timah. Elly bilang dia mendapat bahan terkait analisa yang bertolak belakang dengan analisa Bambang Hero. tapi siapa yang tahu asalnya data tersebut? dari pengacara grupnya, Pak Riza Pahlevi? itu semua terlihat seperti sebuah teka-teki 🤔.

ini kasus yang sangat membingungkan dan perlu dipertimbangkan dengan hati-hati 💡.
 
🤔 ini gampang banget! yaudah dia diberi uang Rp205 juta untuk jadi saksi yang meringankan. dan kalau kita lihat keterangan yang dia berikan di pengadilan, kayaknya dia udah diberi tahu apa yang harus dikatakan. tapi yang penting, dia bilang tidak ada arahan dari Pak Riza Pahlevi, tapi siapa yang percaya? 😏
 
Wah, aku penasaran banget siapa Pak Riza Pahlevi! Aku belum pernah tahu nama-nama pengacara yang begitu terkenal di Indonesia. Mungkin aku harus googling sih 🤔. Aku juga tidak bisa fokus sama sekali di kasus ini karena pikirannya tentang bahan-bahan terkait analisa kasus timah yang apa aja? Elly juga benar-benar jujur kalau dia tidak meminta arahan dari ahli-ahli yang mengkritik perhitungan kerugian negara, tapi aku masih penasaran siapa mereka dan apa aja yang mereka katakan 🤷‍♀️. Oh iya, Elly juga mendapat uang Rp205 juta? Itu banyak sekali! Aku rasa aku lebih suka menerima bonus dari rencana bisnis daripada itu 😂.
 
kembali
Top