Saksi Setor Rp300 Juta atas Perintah Terdakwa Kasus Chromebook

Pekerja Kasus Pengadaan Laptop Chromebook Bercerita, "Saya Diperintah Mentransfer Uang Rp300 Juta"

Seorang mantan pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemendikbudristek, Harnowo Susanto, akhirnya menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook. Menurut jaksa, Harnowo pernah menyetorkan sejumlah uang ke beberapa rekening pihak lain atas perintah terdakwa kasus korupsi laptop tersebut.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jaksa memberikan keterangan saksi sebagaimana tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) tentang pengadaan TIK. Harnowo kemudian membenarkan bahwa pada 8 Februari 2021 ia diminta untuk mentransfer uang ke dua rekening berbeda, yaitu Hamidi sebesar Rp80 juta dan Kusdiani sebesar Rp220 juta.

"Nomor rekening atas nama Hamidi, nama penyetor Harnowo sejumlah Rp80 juta. Kemudian, pada tanggal yang sama, dari Harnowo Susanto kepada penerima Kusdiani sebesar Rp220 juta," tanya Jaksa. "Itu kalau ditotal Rp300 juta ya dalam satu hari?"

Harnowo mengakui bahwa dia ditugaskan untuk dimintai tolong untuk mentransfer ke nomor rekening yang sudah diberikan kepada kami. Namun, ketika ditanya mengenai asal-usul uang tersebut, Harnowo mengaku tidak mengetahui sumber juga peruntukannya.

Selain transaksi tersebut, dia juga mengakui kembali diminta mentransfer uang ke rekening atas nama seseorang dengan total Rp89,2 juta. Dana tersebut disebut disebutnya untuk pembayaran jasa notaris.
 
Maaf sih, aku masih punya soal tentang Chromebook ini... Maksudnya, apa kegunaan laptop-laptop ini yang mahal itu? Apa di Indonesia banyak sekolah atau lembaga yang membutuhkan teknologi ini? Aku pikir biaya Rp300 juta itu bisa digunakan untuk berbagai hal yang lebih penting, seperti pembangunan infrastruktur atau pendidikan. Dan yang paling keren, bagaimana cara mereka pasti memastikan tidak ada korupsi lagi di dalam proses pengadaan ini? Aku masih ragu-ragu tentang semua ini... 🤔💸
 
Gak percaya banget sih... 300 juta rupiah hanya untuk mentransfer uang? Itu gampang dibuat-buat kan? Dan siapa yang memerintah Harnowo untuk melakukannya? Mereka yang ada di atasnya, pasti. Dan sekarang dia harus menghadapi hal ini... saya pikir perlu diawasi juga penggunaan uang publik dulu.
 
apa sih cerita ini, kayaknya korupsi udah bnyak banyak lagi, kiraanya harusnya sudah cukup berat harganya tapi masih ada yang bisa diubah kan? saya pikir kalau Harnowo gini harus diajukan ke lembaga anti korupsi terus
 
Pikiran aku mulai berayun seperti mainan putri yang terjatuh di lantai... bagaimana bisa Harnowo Susanto, mantan pejabat PPK Kemendikbudristek, bisa salah sehingga harus masuk sidang perkara dugaan korupsi laptop Chromebook? Aku pikir dia sudah lepas dari masalah ini, tapi ternyata masih ada banyaknya yang tidak jelas... Rp300 juta itu berapa lagi uang yang bisa dibajak oleh korupsi di Indonesia? Dan siapakah Hamidi dan Kusdiani itu? Aku rasa mereka harus dijelaskan lebih lanjut tentang apa-apa hubungan dengan korupsi ini...
 
Aku pikir ini gampang-belasan korupsi dulu, kini semua punya penjelasan yang logis... tapi siapa bilang kalau semua punya penjelasan yang benar? Harnowo pasti punya alasan di balik transaksinya, tapi mungkin aja tidak mau dibongkar. Aku tahu aku sendiri suka membayangkan bagaimana hal ini terjadi... mungkin ada tekanan dari atas, atau mungkin hanya kegilaan pribadi Harnowo itu sendiri. Apa artinya ini? Bagaimana kita bisa membedakan apa yang benar dan salah? Atau apakah semuanya sama sekali? 🤔💭
 
iya, apa yang terjadi di dunia ini? korupsi punya akhirnya menangkap mantan pejabat ya. tapi siapa tahu kenapa uang itu berasal dari mana, gak ada jawabannya. tapi yang penting adalah korupsi punya konsekuensi. kita harap jadi contoh bagi orang lain nanti. dan kenapa harus begitu mudah diterima kalau ada transaksi korupsi? nggak ada batas-batas lagi, kan.
 
Wahhh, kasus Chromebook korupsi lagi ada kan? 😂 Padahal itu yang harus dihindari sih. Harnowo Susanto itu, dia nggak bisa dipercaya kan? 🤔 Dia diminta mentransfer uang Rp300 juta dan dia langsung menyetorkan ke rekening orang lain. Itu nggak biasa sih. Saja dulu aku pikir ini kasus yang terang-terangan, tapi ternyata ada masih banyak yang tersembunyi di baliknya 🤷‍♂️.

Aku rasa kasus ini harus dibawa sampai akhir agar bisa mengetahui benar-benar siapa yang terlibat dan bagaimana caranya. Tapi aku juga pikir, kita harus fokus pada solusi bukan hanya nggali-nyari korupsi. Kita harus berusaha untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana publik nih 😊.
 
Pengadaan laptop Chromebook itu gini, korupsi kok bisa begitu lama ngewang-wangan. Aku pikir ini kasus yang perlu dipertimbangkan agar tidak ada lagi korupsi seperti ini, tapi kalau dilihat dari sisi konseptualnya, masih banyak aspek yang perlu dibahas lagi 🤔. Misalnya, mengapa Harnowo harus dimintai tolong untuk melakukan transaksi itu? Apakah ada ketentuan yang jelas tentang penggunaan uang public? Aku rasa ini kasus yang bisa memberikan pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya kejujuran dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
 
iya aja kisah korupsi kayak ini, tapi gue rasa ada sesuatu yang positif dari situasi ini, yaitu kalau korupsi ini bisa membawa perhatian masyarakat untuk berubah dan lebih bijak. kalau korupsi ini bisa membuat pemerintah lebih hati-hati dalam pengelolaan anggaran dan pastikan dana tidak salah digunakan lagi. tapi juga kalau Harnowo susanto yang dijadikan saksi bisa belajar dari kesalahan-kesalahannya dan berubah menjadi orang yang lebih bijak dan transparan dalam karirnya.
 
Gue pikir kasus ini memang bikin ketakutan nih. Jangan bisa saja korupsi ini terus terjadi aja, lama-langa kita semua kehilangan uang kita karena korupsi orang yang dipercayakan 🤦‍♂️. Gue rasa harus ada pengawasan yang lebih ketat dari otoritas, biar tidak bisa lagi terjadi seperti ini. Misalnya, ada sistem pengawasan online yang bisa memantau transaksi-transaksi apa aja yang dilakukan oleh orang-orang di pemerintah atau lembaga-lembaga lainnya 📊. Jadi, kalau ada dugaan korupsi, kita bisa langsung melihat dan melaporkan 🚨.
 
kembali
Top