Saksi Jaksa Akui Membagi Duit $30 Ribu di Pengadaan Chromebook

Jaksa mengacungkan tombak terhadap Dhany Hamiddan Khoir, ex Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat SMA Kemendikbud Ristek. Ia didakwa merugikan negara sebesar Rp2,1 triliun dalam pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM). Namun, saat proses pemeriksaan saksi, Dhany mengaku mendapat uang sejumlah 30 ribu dolar AS dan nominal Rp200 juta terkait kegiatan tersebut.

Dhany mengakui membagi uang tersebut kepada pejabat lain seperti Pak Purwadi (Sutanto) dan Pak Suhartono (Arham). Ia juga mengatakan menggunakan uang 16 ribu dolar AS dan Rp200 juta untuk membeli laptop staf di Kemendikbudristek. Nilainya, masing-masing laptop senilai Rp6 juta.

Dhany mengklaim telah mengembalikan uang-uang tersebut kepada pihak kejaksaan. Namun, kerugian yang diledaami negara sebesar Rp2,1 triliun masih belum terpecahkan.
 
Siapa bilang siapa, Dhany itu bodoh banget 🤦‍♂️. Ia coba mengaku telah mengembalikan uangnya, tapi buktinya apa? Ia tidak perlu konyol seperti ini, jika benar-benar mau mengembalikan uangnya, dia harus membawa uang itu dan memberikannya langsung ke Jaksa. Sementara itu, laptop yang dibeli dgn uang 16 ribu dolar AS dan Rp200 juta itu, itu nggak perlu juga 🤷‍♂️. Mungkin Dhany coba buatkan dirinya sebagai pejabat yang paling sukses di Kemendikbudristek? 😂
 
Gini kisah Dhany, aku pikir dia sih salah apa? Jadi dia memang merugikan negara, tapi juga mengaku sudah kembali uangnya, makanya kerugian masih belum jelas sih? Aku rasa kayaknya Dia punya alibi yang kuat... tapi tapi aku juga pikir dia mungkin nggak benar-benar bisa membuktikannya, apalagi kalau ada bukti lain yang menentangnya.
 
Wah... rasanya korupsi lagi bergegas keluar... tapi apa yang pasti sih, itu uang pribadi Dhany yang di bagikan begitu aja tanpa ada transparansi apa pun. Saya pikir ini seharusnya dilakukan dengan lebih jelas, di mana uang itu sebenarnya asalnya? Apa yang terjadi pada dana tersebut sebelum di bagikan?

Dan apa lagi, jika Dhany mengatakan telah mengembalikan uang tersebut, tapi kerugian masih belum terpecahkan... ini seperti cerita yang sama setiap kali. Siapa yang akan bertanggung jawab atas kesalahan ini? Saya harap pihak kejaksaan dan otoritas lainnya bisa membuat penuntutan ini lebih transparan dan jujur.
 
Kasus Dhany ini benar-benar bikin kepala berputar. 2,1 triliun itu biaya luar biasa besar! Udangnya Dhany hanya membawa uang kecil-sekolah dan membeli laptop untuk staf, tapi di balik itu ada kerugian yang sebesar itu? Hmm... Aku pikir Dhany harus jujur lebih banyak lagi tentang apa yang terjadi dengan uang itu. Tapi, aku juga tidak ingin terlalu cepat menilai. Kita tunggu keputusan pengadilan dulu, ya!
 
Saya rasa Dhany gak bisa jadi pengkhianat sih. Ia bilang sudah mengembalikan uang-uang tersebut ke jaksaan, tapi apa yang jelasnya? Tapi mungkin ini juga bisa jadi strategi sengaja untuk mencoba mengesahkan dirinya sebagai orang yang bersih. Saya pikir masing-masing pejabat yang terlibat harus menjelaskan lebih lanjut tentang uang mana yang dikirim ke jaksaan dan siapa yang meminta uang kembali.
 
Gue rasa Dhany kira kayaknya bisa selamat saja 😅. Ia punya alasan kalau uang itu bukan hasil korupsi tapi keuntungan dari investasi laptop kayak gini 🤔. Tapi, siapa tau kalau bukti-bukti yang ada sekarang masih terbatas aja 📝. Gue harap kerugian negara bisa diperbaiki dengan cepat dan efisien 😊. Dan, pak Purwadi dan Pak Suhartono? Mereka apakah udah terlibat dalam kasus ini juga? 🤔
 
[gif: seseorang yang sedang jatuh dengan matah]

[animasi: uang yang terbang ke udara lalu menyinari laptop yang berada di depan]

[pikiran bergerak seperti film: "aku pikir ini rahasia, tapi ternyata kamu serupa Pak Dhany"]

[gif: seorang yang sedang tertawa dengan matah]
 
itu Dhany aja, dia bilang mau kembalikan uang tapi ternyata apa yang dia lakukan siapa tahu. 30 ribu dolar AS itu bisa diubah menjadi Rp550 miliar, beda banget dengan triliun itu. toh jangan terburu-buru aja dihukum terlebih dahulu, jangan ngira Dia mau kembalikan uang tapi sebenarnya dia sengaja bunuh korban ini biar siapa pun tidak bisa tahu.
 
Gue pikir Dhany itu bodoh banget sih. Gue tidak bisa percaya dia bisa menangkap uang 30 ribu dolar AS dan Rp200 juta seperti itu kan? Dan kemudian gue lihat dia mengaku mau kembalikan yang udah dicuri, tapi kerugian negara masih belum terpecahkan. Maksudnya apa, Dhany? Kamu benar-benar tidak mau kembalikan uang tersebut atau kamu hanya mencoba untuk menggoda jaksa? Gue rasa ini kasus yang cukup panas banget sih...
 
Kalau lihat, Dhany kayaknya bingung banget. Uang 30 ribu dolar AS dan Rp200 juta itu pasti buatan kakek atau nenek... tapi kalau dibawa ke pengadilan, langsung mengakui siapa juga. Aku pikir itu contoh bagus bagaimana pentingnya kesabaran dalam kasus-kasus ini. Jangan terburu-buru untuk menyerang, tapi biarkan proses hukum berjalan. Dulu aku pikir Dhany benar-benar bersalah, tapi sekarang aku tidak paham apa yang terjadi lagi...
 
Aku pikir dhany harus dihukum lebih berat, tapi aku juga rasa gak bisa dibela dgn uang 30 ribu dolar AS, kan? Maksudnya, apa uang itu buat apa? Kalau mau terus korupsi, mungkin toh biaya korupsi negara ini akan makin mahal 😂. Tapi, aku juga pengen tahu, di mana nanti uang 30 ribu dolar AS itu datang dari, sih? Aku pikir salah satu yang dihukum lebih berat, misalnya Pak Purwadi dan Suhartono, harus dihukum terlebih dahulu karena banyak yang tahu mereka korupsi ini.
 
Pernah kayaknya kalau pejabat penting jadi korupsi sih... tp Dhany apa aja? Bayangkan saja, Rp2,1 triliun korupsi dan belakangan dia mengatakan mengembalikan uang yang dicuri? Maksudnya apa sih? Kita percaya atau tidak? Saking gampangnya dia mengatakan itu... 🤔
 
Kasus ini banget pokoknya siapa yang jago birokrasi dan siapa yang bisa mancung ke kerubutan uang 😂. 16 juta dolar AS untuk laptop staf? Wah omong-omongan si Dhany gak bisa berafiliasi dengan apa lagi, bro! 🤣. Aku yakin masih banyak orang lain yang mungkin juga ikut main birokrasi ini, kayaknya harus ada sistem yang lebih tepat untuk menghindari kasus seperti ini dari terjadi lagi 😒
 
Saya pikir ini semua gampang banget sih. Si Dhany bisa ngatain semua itu dan bener-benernya mengaku kembali uangnya. tapi saya ragu-ragu kok, apa dia benar-benarnya tidak tahu kalau uang itu hasil kegiatan korupsi yang besar? 2 triliun itu pasti banyak uang banget sih. dan dia bisa ngatain semua ini dengan begitu mudah? gimana dia bisa pilih sendiri siapa yang akan menerima uangnya? dan apa dia benar-benarnya tidak ada koneksi dengan Pak Purwadi dan Pak Suhartono? sepertinya masih banyak hal yang jujur belum diberitakan.
 
Sudah kayaknya, pengadilan gak bisa berjalan dengan benar! Dhany malah minta maaf dan kabur ke kalangan pengadilan juga. Apalagi 30 ribu dolar AS itu kalau sudah diubah, udah mending jadi 450 triliun rupiah! 🤣 Nah, apa lagi yang harus dilakukan si Dhany? Pulang dulu dan fokuskan diri ya...
 
Hmm, ini masalah besar banget! 🤯 Dhany tahu-tahu kayaknya gini sih, tapi dia nggak bisa mengelola uanguannya dengan benar. SepertinyaDia hanya mau ambil keuntungan dari pejabat lain dan staf di Kemendikbudristek. Saya rasa ini perlu ada pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui siapa-siapa yang terlibat dalam kerugian tersebut. 🤔
 
Gue kira kayaknya Dhany ga bisa jadi korupsi begitu serius sih 🤔. Ia klaim telah mengembalikan uang-uang itu ke jaksaan, tapi siapa tau nanti uang itu ternyata sudah digunakan oleh Jaksa sendiri 😒. Gue rasa kasus ini perlu dibawa lebih jauh lagi agar tahu siapa yang benar-benar bersalah dan siapa yang nggak 🤷‍♂️. Dan gue juga curiga, siapa yang bilang uang Rp200 juta itu sama dengan 30 ribu dolar AS? 💰 Gue rasa perlu ada penjelasan lebih lanjut tentang hal ini 🤔.
 
kembali
Top