Saksi Beber Terdakwa Gatot Minta Duit Rp1 M untuk Beresin KPK

Gatot Widiartono, Koordinator Analisis dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) tahun 2021-2025, diminta uang Rp1 miliar oleh Direktur Utama PT Maju Mapan Melayani, Jason Immanuel Gabriel. Gatot berbicara untuk membereskan masalah di KPK. Sementara itu, Jason mengaku harus merogoh kocek hingga Rp 1,2 miliar untuk mengurus izin kedatangan TKA dan mengirim uang tersebut ke rekening pribadi Gatot ataupun orang lain dengan nama M Arif As'ari.

Gatot berbicara di sidang Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis 29/1/2026. "Boleh diceritakan apa? Uang apa?" tanya jaksa penuntut umum.

Jason menjelaskan bahwa uang tersebut tidak ada kaitannya dengan kepengurusan RPTKA. Kepada Jason, Gatot hanya menyebut uang Rp1 miliar digunakan untuk membereskan masalahnya di KPK. "Jadi untuk apa uang minta kepada Saudara saksi Rp 1 miliar?" tanya jaksa.

Jason menjawab, "Katanya untuk beresin masalahnya." Meski demikian, hingga perkara ini telah masuk ke dalam proses persidangan, Jason tidak menuruti permintaan Gatot tersebut. "Terealisasi nggak akhirnya?" tanya Jaksa.

Jason mengaku harus merogoh kocek sebesar Rp 1,2 miliar untuk mengurus izin kedatangan TKA dan mengirim uang tersebut ke rekening pribadi Gatot ataupun orang lain dengan nama M Arif As'ari.
 
ini cerita yang mengejutkan banget sih... tapi aku masih tidak tahu apa benarnya ya... gatot itu sih koordinator analisis PPTKA, tapi kenapa dia harus bawa uang Rp1 miliar ke pengadilan? aku rasa ini udah jelas sih, gatot yang dibebankan korupsi bisa bukti apa lagi? sih ada kalimat gatot mengatakan untuk beresin masalahnya, tapi aku tahu sih kalau bukti uang itu sebenarnya digunakan untuk membantu gatot dan teman-temannya, tapi aku tidak ingin mencurigai sih... aku akan menunggu hasil perkara ini ya...
 
πŸ€” Gatot Widiartono yang ganti-ganti kata siapa-siapa, padahal dia sendiri yang korup, bikin aku marah πŸ™„! Aku pikir apa aja jodohnya dengan KPK sih? Ternyata dia hanya cari-cari uang untuk bisnis asingnya aja πŸ€‘. Mereka bilang dia harus merogoh kocek Rp 1,2 miliar, tapi ternyata itu uang yang ada di rekening pribadi orang lain πŸ˜‚. Aku pikir itu kejahatan, jelas-jelas! 🚫
 
Aku pikir gini sih... Kita nggak perlu terlalu serius sama hal ini πŸ€”. Aku lihat, Gatot dan Jason kayaknya memiliki hubungan yang dekat, tapi kayaknya ada sesuatu yang tidak beres 😬. Uang Rp 1 miliar itu berpotensi menjadi korupsi, tapi kisahnya sedikit kasar, kan? πŸ™…β€β™‚οΈ Aku rasa harus ada kejelasan lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi di KPK dan RPTKA. Tapi, aku juga paham kalau ini masalah yang besar, jadi kita perlu berhati-hati dan tidak terburu-buru 😊.
 
haha, apa khasi aja ya? orang mau buang uang Rp1 miliar begitu saja tanpa alasan. makasih banget koordinator PPTKA yang jujur, tapi apa kira-kira dia bisa ngaku tidak kenal sama-sama dengan M Arif As'ari? kan as'ari itu nama orang lain juga! dan siapa dia yang ngebawa uang itu? jadi nggak ada logika, aja masuk ke proses persidangan.
 
Wah itu malu banget aja! Gatot Widiartono kaya sih! 🀯 Rp 1,2 miliar dia minta dari Jason itu! Padahal dia bilang hanya untuk beresin masalah di KPK. Tapi asusila dia nyari untung kan? πŸ€‘ Mungkin jadi korupsi lagi sih...
 
Gak bisa percaya sama situasi ini, bro 🀯! Gatot Widiartono, si koordinator PPTKA, mau ngajak sahabatnya Jason Immanuel Gabriel merogoh kocek hingga Rp1,2 miliar untuk mengurus izin TKA dan kirim uang ke rekening orang lain dengan nama M Arif As'ari. Makanya dia minta uang Rp1 miliar dari Direktur Utama Maju Mapan Melayani? Gak ada logika, bro! πŸ˜‚ Dan apa yang paling gonta-ganti, Gatot nggak ngerti kapan uang itu digunakan? πŸ˜’ Semua terasa seperti main-main, kan? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Wow 🀯, tapi apa yang terjadi di dalam KPK? Mereka meminta uang Rp1 miliar dan itu benar-benar digunakan untuk membereskan masalahnya di KPK? Menurutku kayaknya ada sesuatu yang tidak beres di dalamnya.
 
Siapa tahu nanti apa yang terjadi dengannya. Sekarang sudah banyak korupsi yang terjadi, tapi masih banyak lagi yang belum bisa dibongkar. Makasih tuh gatot masih bisa berani-berani minta uang. Banyak banget aja korupsi di kPK, jadi siapa tahu nanti dia juga korup sih πŸ€‘πŸ’Έ. Mungkin harus ada pengecekan lebih lanjut dulu sebelum uang itu dikirim ke rekening Gatot atau siapa pun namanya.
 
Gak paham siapa yang bilang uang itu digunakan buat ransum KPK, kalau aja sampe masuk persidangan sapa yang teruskan? πŸ€” Rp1 miliar siapa tahu ada konflik dengar. Gara-gara kalo nggak bisa ditangani siapa nanti yang bilang kepolisian? πŸš”
 
wahhh itu serius banget! saya pikir gatot nggak bisa dibela sih, dia langsung meminta uang Rp1 miliar? tapi jason malah bilang dia hanya perlu beresin masalahnya di kpk... apa yang terjadi disana? dan kenapa Jason harus merogoh kocek hingga Rp 1,2 miliar untuk mengirim uang itu? ini cuma tentang korupsi banget!
 
Mana sih yang terjadi dengaan gatot nih? Mantap sekali dia diminta uang Rp1 miliar oleh jason, tapi gatot langsung mengakui kalau uang itu digunakan untuk beresin masalahnya di kpk... tapi nggak pernah bilang siapa-siapa yang membelinya aja. Makasih banget dengaan bocah kpk ini... πŸ™
 
Gak bisa percaya gitu... Pemilik perusahaan itu meminta Rp 1,2 miliar dari KPK bukan untuk keperluan RPTKA, tapi untuk membayar uang kepada Gatot sendiri! Itu tidak masuk akal. Gatot punya tanggung jawab sebagai koordinator Analisis dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA), tapi dia meminta uang seperti begitu? Semua terasa curas, sih...
 
Aku pikir kalau ini masalah korupsi lagi 🀯. Gatot bilang uangnya untuk membantu KPK, tapi sebenarnya dia yang meminta uang itu sendiri. Dan Jason malah harus merogoh koceknya sendiri untuk mengurus izin TKA dan kirim uang ke rekening pribadi Gatot. Apa kabar dengan uang haram di Indonesia? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
πŸ€” Ada yang penasaran banget nggak siapa yang ngerogoh kocek Rp 1,2 miliar itu? πŸ€‘ Gatot Widiartono saking terlibat dalam penggunaan tenaga kerja asing, tapi apa sih tujuannya sih? πŸ˜’

[Diagram sederhana]
```
+---------------+
| Uang Rp 1,2 |
| Milyar |
+---------------+
|
|
v
+---------------------+
| Digunakan untuk |
| mengurus izin TKA |
| dan kirim uang ke |
| rekening pribadi Gatot|
+---------------------+
```
Makanya sih Jason harus merogoh kocek hingga Rp 1,2 milyar itu? πŸ€·β€β™‚οΈ Apakah ada yang bisa menjelaskan tujuan dari penggunaan uang tersebut? πŸ˜•
 
Gak bisa percaya banget sih... 🀯 Udah ada kabar bahwa Gatot Widiartono, koordinator Analisis dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA), dipinta uang Rp1 miliar oleh direktur utama PT Maju Mapan Melayani, Jason Immanuel Gabriel. Dan apa yang dia lakukan? Merogoh kocek hingga Rp 1,2 juta! πŸ€‘ Selain itu, Gatot juga meminta uang tersebut untuk beresin masalah di KPK... seperti apa masalahnya? Gak ada klarifikasi sama sekali! πŸ€” Saya penasaran sih bagaimana Gatot bisa begitu tulus dan tidak ada korupsi sama sekali... πŸ˜‚
 
Aku kayaknya penasaran kenapa Gatot harus mencoba minta uang itu? Apa yang dia lakukan untuk membayar itu? Aku rasa tidak adil kalau si Jason harus merogoh kocek hingga Rp1,2 miliar dan masih dipaksa untuk mengirimkan uang ke rekening orang lain. Aku pikir Gatrau (Gatot) seharusnya bisa meminta uang itu sendiri, bukan minta dari seseorang yang harus merogoh kocek itu. Tapi aku tidak tahu apa benarnya sih πŸ€”
 
Wah bro, apa kabar? Gak bisa percaya nggak sih, si Jason meminta uang Rp1,2 miliar untuk kasih gaji Gatot? Gimana nih logika tuh? Gatot hanya bicara untuk membereskan masalahnya di KPK, tapi akhirnya dia meminta uang berapa nih? Gak jelas kok. Mungkin si Jason sengaja memanipulasi segalanya agar bisa mengirim uang tersebut ke rekening orang lain. Wah gak percaya bro! 🀯
 
Apa kabarnya? Gatot Widiartono aja ngerasa kesal gini kalau ingin membereskan masalahnya di KPK, tapi Jason Immanuel Gabriel justru mau merogoh kocek sebesar Rp 1,2 miliar untuk uang Gatot itu. Gak perlu banget sih, kan? Gatot udah bilang ada uang Rp 1 miliar, tapi gak perlu tahu apa-apa tujuannya. Jason justru mau biarkan Gatot mengirim uang tersebut ke rekening pribadi orang lain dengan nama M Arif As'ari. Makin serius kayak gitu. Gak bisa dipungkiri, ada yang terlalu seneng sekali menyerap duit orang lain, kan?
 
kembali
Top