Pagi yang panas sekali! Makasih president yang jujur deh, setidaknya giliran dia yang mulai membicarakan soal upah minimum di Jakarta. Saya senang sekali dia tidak mau menunda-mundai lagi, karena kalau begitu aja, kita semua akan terus mengeluh sama hal yang sama.
Tapi aku rasanya masih sedikit kecewa, karena sebenarnya aku pikir ini adalah hal yang harus diambil alih oleh pemerintah daerah Jakarta sendiri. Kalau giliran mereka mau mulai bicara tentang upah minimum, mungkin nanti kita bisa mendapatkan gaji yang lebih kompeten dengan pekerja di wilayah luar kota. Jadi aku harap ini bukan hanya sekedar penutupan lubang kecil saja, tapi ada rencana nyata untuk memperbaiki masalah ini.