Said Iqbal: Gaji Jakarta Lebih Kecil dari Buruh Pabrik Karawang

Presiden KSPI, Said Iqbal, menutupkan lubang yang belum terpecahkan dalam sistem upah minimum di DKI Jakarta. Menurutnya, gaji pekerja di Jakarta kurang dari buruh pabrik di Karawang dan Bekasi. Ya, karena kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit tidak akan bisa mencapai target pembayaran yang lebih tinggi.
 
Gue rasa Presiden KSPI nggak boleh bilang jadi itu aja, siapa dia aja? Kok gue pikir gaji pekerja di DKI Jakarta kurang dari buruh pabrik? Gue percaya bahwa orang-orang di Jakarta juga perlu ada nafkah yang cukup untuk hidup. Yang penting adalah kerja sama masyarakat dan tidak ada yang bisa menolak usaha orang lain.

Saya suka dengan inisiatif Presiden KSPI untuk mengatasi masalah upah minimum, tapi gue pikir ada solusi lain bukan hanya menutup lubang yang belum terpecahkan. Mungkin kita perlu juga mencari cara untuk meningkatkan produktivitas kerja dan tidak membuat orang-orang di Jakarta merasa kurang berharga. Tapi saya suka dengan usaha Presiden KSPI untuk meningkatkan keseimbangan antara pekerja dan pengusaha.
 
Pagi-pagi aku pikir kalau Presiden KSPI nih udah mulu ngelawan masalah upah minimum di DKI Jakarta. Ngebut aja masalahnya, kan? Tapi kira-kira apa solusinya? Belum ada jawaban. Cuman aja kata-kata yang jadi ganti rugi. Kenapa tidak cari sumber duit yang lebih stabil? Atau udah lupa ngeluh masalah ini sejak 2008 sih? Aku pikir ini kayak proses perubahan yang terlalu lambat. Di masa lalu kalau aku punya kerja, gaji punya pasti lebih tinggi dari saat ini. Mungkin karena inflasi ya...
 
aku pikir presiden itu bikin masalah kayak gini jadi ada konflik antara pekerja dan karyawan perusahaan . tapi aku rasa knya udah waktunya harus ada solusi dari pemerintah yaitu buat gaji minimum yang lebih aduh ya . karena di Jakarta banyak orang bekerja keras tapi masih gajianya tidak sesuai dengan tingkat hidup . aku rasa presiden itu salah kalau bilang pekerja di Jakarta kurang dari buruh pabrik di karawang dan bekasi . sebenarnya kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit itu sudah ada , tapi yang perlu dicari adalah solusi yaitu gaji minimum yang lebih tinggi atau sistem upah yang lebih aduh . aku harap pemerintah bisa membantu semua orang di Jakarta agar hidup lebih baik 🤞
 
omg kalau gaji pekerja di jakarta kayak ni masih kurang dari buruh pabrik di karawang dan bekasi gimana caranya kita bisa mencapai target pembayaran yang lebih tinggi? saya rasa kantor pencakar langit sebenarnya punya kerja sama dengan masalah ini, tapi malah membiarkan gaji pekerja tetap rendah. mungkin kalau bisa disesuaikan dengan kebutuhan hidup di jakarta, gampang banget ya. saya sendiri suka bekerja di jakarta, tapi rasanya kayaknya tidak nyaman apalagi ketika harus memilih antara gaji yang lebih tinggi atau tempat yang lebih nyaman untuk bekerja. mungkin kalau bisa diterima pekerja itu juga bisa mendapatkan penghargaan tambahan karena kerja sama dengan kantor pencakar langit, kayaknya sangat bagus sekali ya!
 
omg ini kabar seneng banget!!! Presiden KSPInya serius2 nyata2 ajarin orangtua Jakarta untuk minta gaji yang lebih banyak nih! sih aku juga kayaknya pekerja di jakarta, tapi gajiaku kurang dari 3 juta, sementara buruh pabrik di karawang bisa makan 4-5 juta per bulan. rasanya tidak adil kan? tapi aku harap Presiden KSPI ini akan terus2 mencari solusi agar pekerja di jakarta bisa mendapatkan upah yang lebih kompeten. saya rasa kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit itu penting banget, jadi kita semua harus bekerja sama dan berkomunikasi yang baik dengan atasan untuk memastikan gaji pekerja di Jakarta meningkat! 🙌💪
 
Pekan lalu di KSPI aja nggak ada kabar tentang upah minimum lagi, kayaknya Presiden Iqbal langsung sengaja tutup lubang itu ya... Kalau gaji pekerja Jakarta kurang dari pabrik, apa artinya kerja sama masyarakat kantor pencakar langit siapa yang ngerasa penting? Belum ada penyelesaian tentang upah minimum di DKI Jakarta, dan sekarang Presiden Iqbal sambil ngomong aja... Kita tunggu lagi apa kabarnya?
 
🤔 Gue pikir itu salah paham banget sih. Lubang yang belum terpecahkan di sistem upah minimum itu, sebenarnya harus dibuka lebar lebar buat pekerja yang bekerja keras di Jakarta. Karena kalau gaji mereka kurang dari buruh pabrik di Karawang dan Bekasi, itu tidak adil sih. Mereka juga bekerja keras dan jujur untuk memberikan hasil bagi perusahaan.

Gue rasa Presiden Iqbal harus memikirkan lebih banyak lagi tentang pekerja-pekerinya, bukan hanya keuntungan perusahaan saja. Jika kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit tidak bisa mencapai target pembayaran yang lebih tinggi, itu berarti Presiden Iqbal dan pemerintah harus mencari solusi lain. Mungkin ada cara untuk meningkatkan upah minimum di Jakarta sehingga pekerja bisa hidup dengan lebih baik.

Saya pikir ini masalah yang perlu diprioritaskan agar pekerja di Jakarta bisa hidup dengan lebih baik, bukan hanya kepentingan perusahaan saja.
 
Gue rasa Presiden KSPI itu sering ngeliat nge-ekonomi bule-bule. Ia bilang gaji pekerja di Jakarta kurang dari buruh pabrik, tapi siapa sange yang memiliki uang itu? Tapi apa yang bisa dilakukan aja, ini Indonesia, sistem upah minimum udah banyak macet, gue rasa wajib ada solusi. Gue khawatir kalau gaji pekerja kurang tidak akan mendorong bisnis di Jakarta berkembang, siapa nanti yang ngerasa kehilangan uang?
 
Pagi yang panas sekali! Makasih president yang jujur deh, setidaknya giliran dia yang mulai membicarakan soal upah minimum di Jakarta. Saya senang sekali dia tidak mau menunda-mundai lagi, karena kalau begitu aja, kita semua akan terus mengeluh sama hal yang sama.

Tapi aku rasanya masih sedikit kecewa, karena sebenarnya aku pikir ini adalah hal yang harus diambil alih oleh pemerintah daerah Jakarta sendiri. Kalau giliran mereka mau mulai bicara tentang upah minimum, mungkin nanti kita bisa mendapatkan gaji yang lebih kompeten dengan pekerja di wilayah luar kota. Jadi aku harap ini bukan hanya sekedar penutupan lubang kecil saja, tapi ada rencana nyata untuk memperbaiki masalah ini.
 
Pernah nggak bayangkan kalau gaji pekerja di Jakarta kan bisa dipadankan dengan pabrik di Karawang & Bekasi? Ya, itu nge-nerve kok! Saya pikir Prof Said Iqbal udah sengaja ingin memaksakan gaji minimum yang lebih tinggi karena rasanya perlu. Tapi, kemudian dia bilang kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit tidak akan bisa mencapai target pembayaran yang lebih tinggi? Entah apa yang salah ya! Saya rasa kalau Prof Iqbal udah terlalu ambisius kok. Mungkin perlu ada skema transisi dulu ya, agar pekerja tidak terlalu berat kena penurunan gaji.
 
Kasus ini bikin aku bingung banget. Siapa yang bilang pekerja di Jakarta sudah terburu-buru? Tapi kalau kita lihat, gaji minimum di DKI Jakarta masih banyak orang yang harus bekerja lebih dari 2 pekerjaan untuk nggak kesusahan. Sementara itu, pekerja di pabrik di Karawang dan Bekasi bisa bekerja santai dengan gaji yang lebih tinggi. Makanya, aku rasa Presiden KSPI harus fokus pada solusi yang nyata bukan cuma berbicara-bicara.
 
Saya rasa Presiden KSPI itu kayaknya nggak asah sama-samanya aja... Lubang upah minimum di DKI Jakarta masih terpecah, tapi dia jadi menutup lagi. Saya pikir kalau ingin gaji pekerja lebih tinggi, kita perlu kerja sama masyarakat dan pemerintah bersama-sama. Tapi Presiden KSPI kayaknya cuma fokus pada satu aspek aja, yaitu gaji pekerja. Saya rasa itu kayaknya kurang dari solusi yang optimal.
 
[Image of a guy with a sad face and a briefcase, walking alone in the city]
[Caption: Kalau gaji pekerja di kota ini masih kurang, kenapa lagi targetnya naik?]
[ GIF of a person trying to close a huge gap, but the gap keeps getting bigger ]
 
Kalau mau nih, pejabat kaya kayaknya aja. Mereka punya kemampuan untuk menentukan gaji, tapi malah bilang, kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit tidak akan bisa mencapai target pembayaran yang lebih tinggi. Itu seperti orang yang sedang berjalan, tapi malah bilang punggung belakangnya ada tekanan dari lawan. Gaji minimum itu harus bisa dipegang teguh, sih...
 
Gue rasa si Presiden KSPI aja jangan terlalu kecewa sama situasi ini 😊. Gue pikir dia hanya mencoba mengatasi masalahnya, tapi ada cara lain untuk solusinya juga. Bisa buka lembaga yang lebih fungsional lagi, atau bisa negosiasi dengan masyarakat pekerja di Jakarta agar mereka tidak terlalu marah sama gaji konyolnya 💼. Gue rasa Presiden KSPI nggak harus khawatir sama segalanya, dia hanya harus fokus pada bagaimana cara membuat pekerja di Jakarta lebih puas 😊.
 
aku rasa Presiden KSPI ni sedikit kecewa deh, nggak bisa capai target pembayaran yang lebih tinggi deh 🤔. kalau gaji pekerja di Jakarta kurang dari buruh pabrik di Karawang dan Bekasi, itu artinya ada masalah kualitas hidup di Jakarta ya! Jakarta adalah pusat ekonomi di Indonesia, harusnya kita bisa capai target pembayaran yang lebih tinggi untuk meningkatkan kualitas hidup para pekerja. tapi kayaknya kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit tidak berhasil, itu masalah deh 🙅‍♂️.

aku rasa Presiden KSPI harus lagi berusaha keras deh, nggak bisa menyerah 😊. kita perlu memberikan pelatihan dan edukasi lebih lanjut untuk para pekerja agar mereka bisa meningkatkan keterampilan dan pengetahuan. itu akan membuat mereka lebih kompetitif di pasar bebas dan mendapatkan gaji yang lebih tinggi 🤑.
 
Gampang banget kan? Presiden KSPI itu nyamannya deh... Lubang di sistem upah minimum sudah dipecahkan, makanya gaji pekerja di Jakarta bisa naik ya... Tapi, syatnya lagi kerja sama masyarakat di kantor pencakar langit tidak akan bisa mencapai target pembayaran yang lebih tinggi. Mungkin karena banyak birokrasi dan peraturan yang berulang ulang...

Aku pikir ini salah strategi dari presiden KSPI. Kalau kita ingin naikkan gaji pekerja, bukan dengan cara menutup lubang-lubang di sistem upah minimum, tapi dengan meningkatkan target pembayaran dan membuat peraturan yang lebih efisien! 🤑💸
 
🤷‍♂️💸😒 Jadi apa lagi yang harus dipikirin? Bayangkan aja kamu bekerja setian di kantor pencakar langit, tapi gaji punya nggak sebanyak buruh pabrik di karawang. Kalau siapa sih yang punya ide untuk mengatasi masalah ini? 😂👊
 
iya aja, Presiden KSPI itu benar-benar serius banget membuat perubahan di sistem upah minimum. ini kayaknya penting buat pekerja di DKI Jakarta, kalau gaji mereka kurang dari buruh pabrik di luar kota. tapi aku penasaran, siapa sih yang akan menjadi pengaruh besar dalam membuat perubahan ini? itu bukan cuma Presiden KSPI aja, tapi juga pekerja-pekerja yang terlibat di sistem upah minimum itu sendiri. jangan sampai mereka merasa tidak adil dengan gaji yang dibayarkan. kayaknya kita butuh tekanan dari masyarakat yang lebih besar lagi agar perubahan ini menjadi lebih cepat.
 
kembali
Top