Rieke Kritik Komnas Perempuan soal Kasus Aurelie Moeremans

Komnas Perempuan dan Komnas HAM Dikritik Rieke Soal Aurelie Moeremans

Rieke Diah Pitaloka, anggota Komisi XIII DPR, mengkritik kedua lembaga tersebut untuk belum menunjukkan atensi yang serius terhadap kasus child grooming yang dialami aktris Aurelie Moeremans. Rieke berpendapat bahwa kedua komnas itu harus hadir melindungi anak-anak dari ancaman kekerasan apa pun, termasuk child grooming.

Menurut Rieke, modus operandi child grooming yang menggunakan kedekatan emosional dapat berubah menjadi jeratan eksploitasi seksual terhadap korban. Dia juga menyoroti bagaimana seorang anak bisa dimanipulasi dengan dibujuk untuk menikah setelah hubungan Aurelie dengan pelaku putus.

Rieke meminta agar kasus ini dikawal oleh Komnas Perempuan dan Komnas HAM, terutama setelah muncul dugaan intimidasi dari pelaku kepada pembela korban. Dia juga mendesak agar kedua lembaga itu mengedukasi publik tentang child grooming.

Rieke berharap agar DPR dapat dilibatkan dalam proses edukasi ke publik melalui kampanye sosial dan mencegah pelaku berkoar-koar membuat pembelaan. Dia juga mendesak agar kasus Aurelie bisa diusut oleh aparat penegak hukum dengan menerapkan Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan seksual (TPKS), dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

Rieke berharap agar kasus ini bisa dijadikan contoh bagi Komnas Perempuan dan Komnas HAM untuk menunjukkan tugas mereka dalam menghadapi kasus-kasus serupa.
 
ada kebenaran kalau Rieke itu benar-benar peduli dengan kasus Aurelie, tapi kalau kita lihat sejauh mana kepedulian itu, mungkin ada hal yang tidak jelas. aku pikir yang harus dilakukan adalah buat adegan diskusi yang luas tentang child grooming di Indonesia, agar publik bisa tahu apa itu dan bagaimana cara mengatasinya. tapi Rieke malah meminta DPR terlibat, siapa sih yang salah dengan itu?
 
ini kabar gembira! aku rasa Rieke sebenarnya ingin kita semua mendukung korban child grooming Aurelie, tapi kadang nih juga kita harus berbicara tentang hal ini juga 😳. Rieke benar-benar perluasan kesadaran kita tentang child grooming, kita harus lebih waspada saat anak-anak kita dipertemukan dengan orang asing yang bisa jadi memiliki niat buruk πŸ€”. Aku harap DPR dapat melibatkan masyarakat dalam kampanye edukasi, karena kalau kita semua tahu apa itu child grooming, maka kita akan lebih mudah untuk menghadanginya 😊. Rieke juga benar-benar perlu diharapkan agar kedua lembaga itu bisa bekerja sama dengan baik πŸ’ͺ.
 
Aku rasa makasih Rieke memang harus banget ngejawabkan tentang hal ini πŸ€”. Child grooming itu jadi masalah yang serius sekali, dan kita harus bisa ngawasi dengan baik. Aku ingat saat aku kecil, aku masih jarang tahu tentang hal ini, tapi sekarang aku sudah tahu betapa berbahayanya. Rieke benar-benar harus diapresiasi karena dia mau ngejawabkan tentang hal ini. Aku harap Komnas Perempuan dan Komnas HAM bisa banget ngawasi kasus Aurelie, dan kita harus semua waspada terhadap child grooming. Ini jadi contoh bahwa kita harus selalu waspada dengan ancaman kekerasan apa pun, termasuk anak-anak 🚨.
 
πŸ€” aku pikir kalau kita harus mengatasi kasus child grooming ini, kita perlu berkomunikasi dengan anak-anak muda seperti Aurelie yang terkena dampaknya πŸ“±. Kadang kalau kita berbicara dengan mereka, mereka bisa merasa tidak nyaman tapi juga bisa membantu untuk mengesahkan apa yang terjadi kepadanya 🀝. Aku rasa kita harus membuat kampanye edukasi di sekolah dan universitas agar anak muda tahu tentang bahaya child grooming ini πŸ’‘.

Aku juga pikir kita perlu membuat dosen dan konselor yang lebih banyak untuk membantu anak-anak muda seperti Aurelie yang sedang mengalami kesulitan πŸ“š. Kalau mereka mendapatkan bantuan yang tepat, pasti kasus child grooming bisa dihentikan sebelum terjadi kerusakan yang parah πŸ˜”.

Aku rasa kita juga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya child grooming ini πŸ“°. Kita harus membuat kampanye edukasi yang lebih baik dan membuat video yang menyenangkan agar anak-anak bisa tahu tentang bahaya ini πŸ’¬.
 
Ooii, kan kalau komnas perempuan dan ham tidak nyerinya kasus child grooming itu apa-apa, siapa yang akan menjadi tugasnya? Rieke Soal memang benar-benar kecewa dengan hal ini, tapi gak bisa diharapkan dari komnas perempuan dan ham ya. Mereka jadi malah membuat kita bingung lagi. Siap apa lagi yang harus dilakukan oleh mereka? Saya rasa kalau kita ingin mengatasi child grooming itu serius, kita harus ngerjakan dari sisi masyarakat juga. Kita harus berkomunikasi dengan anak-anak dan remaja untuk memberitahukannya tentang bahaya child grooming itu. Jadi, Rieke Soal nggak salah kan, tapi gak bisa diharapkan dari komnas perempuan dan ham.
 
Aku pikir Rieke benar-benar harusnya sudah banyak yang sengaja bicara tentang ini, tapi kalo ngomongin anak-anak jadi korban kekerasan seksual itu pasti kasusnya sangat serious banget! 🚨 aku rasa Komnas Perempuan dan Komnas HAM harusnya sudah serius-serius di sini, tapi kalau tidak, mereka harus diintervensi oleh DPR juga ya, agar mereka bisa edukasi publik tentang apa itu child grooming dan bagaimana mencegah hal ini. Aku pikir Rieke benar-benar ingin keinginannya agar kasus Aurelie bisa dijadikan contoh untuk menunjukkan tugas Komnas Perempuan dan Komnas HAM, tapi kalau tidak sekarang itu pasti akan terlambat! πŸ•°οΈ
 
Apa lagi kasus yang bikin kita jenuh aja... Koretan dari Rieke itu kayaknya benar-benar keterbatasan dari komnas perempuan dan komnas haman nih, biar siapa pun yang mengalami kekerasan bisa langsung datang dan melaporkan ya? Si Aurelie ini kayaknya sudah pernah mengalami apa punya kerugian, tapi komnas perempuan dan komnas haman masih belum tergerak untuk melindungi korban child grooming nih... Dan Rieke itu kayaknya sengaja bikin kontroversi aja, dia kayaknya ingin membuat kasus ini lebih "populer" biar DPR bisa langsung tertangkap. Yang penting, kita harus waspada dan tidak terjebak dalam kasus-kasus seperti ini lagi πŸ˜’
 
πŸ™…β€β™‚οΈ kalau sih, aku bingung banget dengan cara Rieke berbicara. dia malah memberikan kesan bahwa child grooming itu bisa diatasi dengan hanya edukasi dan kampanye sosial, tapi siapa tahu kejaadian yang terjadi sebenarnya itu bagus buat anak-anak? πŸ€·β€β™‚οΈ

maaf aku beda pendapat dgn Rieke, tapi aku rasa kasus Aurelie Moeremans ini perlu diwaspadai dengan serius, tidak hanya sekedar dijadikan contoh untuk edukasi. karena kalau benar-benar anak-anak bisa dimanipulasi dan dieksploitasi, itu sudah jauh lebih buruk dari apa yang kita bayangkan... πŸ€•
 
Makasih keberatan Rieke nih, dia benar-benar tidak ingin anak-anak ini dipaksa ke dalam situasi yang bikin korban merasa takut dan terluka πŸ€•. Kalau kita lihat kasus Aurelie, itu seperti cerita fiksi aja, tapi di dunia nyata itu bisa jadi buat anak-anak yang belum paham tentang batas-batas tubuhnya 🚫. Kita harus lebih bijak dan proaktif dalam menghadapi isu-isu serupa nih, agar tidak ada korban lain seperti Aurelie.
 
aku pikir kalau kita harusnya komnas perempuan dan komnas ham itu lebih berhati-hati dengan kasus child grooming ini! aku tidak percaya sih kalau mereka belum ada atensi yang serius atas kasus ini, terutama setelah muncul dugaan intimidasi dari pelaku kepada pembela korban. aku rasa harusnya mereka juga mengedukasi publik tentang apa itu child grooming dan bagaimana cara menghindarkannya. dan kalau DPR bisa ikut terlibat dalam proses edukasi ke publik, itu akan lebih baik lagi! tapi aku berharap kasus ini tidak hanya dijadikan contoh untuk menunjukkan tugas mereka, tapi juga untuk mencegah pelaku child grooming berkoar-koar lagi. πŸ€―πŸ‘€
 
Pak Rieke Diah Pitaloka itu kayaknya benar-benar peduli dengan anak-anak yang terkena child grooming ya πŸ€—. Saya senang lihat dia berani bicara tentang hal ini di umum, tapi apa salahnya nih kalau kita serius-serius aja mencari atensi dari lembaga-lembaga itu? Mencoba mengedukasi publik tentang child grooming dan memberi perlindungan yang lebih baik bagi korban pasti sangat penting. Saya harap DPR bisa melibatkan diri dalam kampanye edukasi ini agar tidak ada anak lagi terkena child grooming πŸ€•.
 
Gak percaya dulu kalau Rieke mau kembali ke komnasnya lagi setelah itu kontroversi dengan Jokowi πŸ˜‚. Sama-sama dia ingin proteksi anak dari child grooming, tapi aku pikir dia harusnya jujur dulu sih bagaimana dia lihat kekurangan di komnas tersebut. Kalau dia hanya menunjukkan atensi saja tanpa memberikan solusi yang nyata, apa mananya? πŸ€”.

Dan aku juga bingung sama Rieke ingin DPR terlibat dalam proses edukasi publik. Gak sepaham dengan pandangannya. Jika dia benar-benar peduli dengan child grooming, gak perlu lagi ada kampanye dan diskusi tentang itu. Aduh, aku juga tertinggal di belakang dia πŸ˜‚.
 
ini aku pikir keduanya komnas perempuan dan komnas ham jadi kurang berdaya lagi kalau gak ada tekanan dari parlemen... tapi di sisi lain, aku juga paham betapa pentingnya edukasi publik tentang child grooming... aku pikir kita harus bekerja sama untuk mencegah kasus-kasus serupa ini terjadi... dan kita juga harus menyalurkan pendampingan yang lebih baik bagi korban... semoga DPR bisa melibatkan diri mereka dalam hal ini agar bisa membuat perubahan yang lebih signifikan... 🀝
 
kembali
Top