RDMP Balikpapan Kerek Kapasitas Kilang Jadi 360 Ribu Bph

Kapasitas Kilang Balikpapan Ditinggikan dari 260 Juta Bph Menjadi 360 Ribu Bph

Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yang dilaksanakan PT Pertamina (Persero) bertujuan meningkatkan kapasitas olahan kilang Balikpapan dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Proyek ini bertujuan memberikan kemampuan kilang untuk mengelola residu sisa pengolahan menjadi produk bernilai tambah.

Menurut Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, proyek RDMP Balikpapan merupakan proyek terintegrasi antara sektor hulu dan hilir. Proyek ini diawali dengan pembangunan struktur pipa Senipah sepanjang 78 kilometer yang akan mengalirkan pasokan bahan baku menuju kilang.

Selain itu, RDMP juga memodernisasi kilang melalui pembangunan infrastruktur Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Teknologi ini memungkinkan residu kilang yang sebelumnya tidak dapat diolah kini diubah menjadi produk yang bernilai tinggi, seperti bahan bakar berstandar Euro V, LPG, serta produk Petrokimia turunan lainnya.

Kemudian, Pertamina juga membangun Terminal BBM Tanjung Batu dengan kapasitas 125 ribu kiloliter yang berfungsi sebagai salah satu titik distribusi hasil olahan dari Kilang Balikpapan. Sementara itu, di luar proyek RDMP, Pertamina juga membangun terminal tangki di Lawe-Lawe dengan kapasitas 2ร—1 juta barel.

Dengan demikian, ini adalah salah satu wujud dan hari ini adalah tonggak sejarah dari ikhtiar panjang kita sebagai bangsa untuk dapat semakin meningkatkan kemandirian kita di bidang energi.
 
Wahhhhhh ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ kamu tahu kalau aku pikir proyek RDMP Balikpapan ini adalah proyek yang paling ngelamun aja ๐Ÿ™„? Mereka ambil kapasitas kilang dari 260 juta BPH menjadi 36 ribu BPH, kayaknya makin kecil deh ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Dan apa yang dibawa ke luar loh? Jusuhnya aja ๐Ÿ˜‚. Nah, aku bayangin kalau ada yang bisa diubah menjadi bahan bakar berstandar Euro V, LPG, dan produk Petrokimia turunan lainya, tapi apa sih hasilnya ๐Ÿค”? Kita jangan lupa, kalau sudah selesai, kita harus membayar biaya pembangunan yang mahal, dan siapa yang nanti trusur nggak ๐Ÿค‘.
 
๐Ÿค” kalau gini bisa terlaksana aja, kapasitas kilang itu akan bertambah makin besar dan nanti Indonesia nggak perlu impor minyak lagi ๐Ÿšซ๐Ÿ’ช. tapi sih masih ada kekhawatiran tentang dampak lingkungan dari proyek ini, kalau tidak sengaja terjadi kerusakan lingkungan saat pembangunan atau operasional kilang. perlu diawasi banget ๐ŸŒณ๐Ÿ”.
 
Gue pikir PT Pertamina makin cerdas banget buat membangun infrastruktur baru di Balikpapan, kayaknya bikin kilang lebih efisien dan bisa mengolah residu sisa pengolahan menjadi produk bernilai tinggi ๐Ÿค‘. Gue harap proyek ini bisa segera selesai dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, misalnya makin banyak pekerjaan yang tersedia ๐Ÿ’ผ. Gue juga senang melihat PT Pertamina terus berinvestasi di bidang energi untuk meningkatkan kemandirian kita ๐ŸŒŽ.
 
Kapasitas kilang Balikpapan benar-benar ditinggikan, tapi aku masih ragu apakah ini bisa berjalan lancar... ๐Ÿค” PT Pertamina harus pastikan tidak ada kesalahan teknis atau kesalahan operasional yang akan membuat produksi terganggu. Dan aku juga ingin tahu bagaimana proyek ini akan mempengaruhi lingkungan sekitar Balikpapan, apakah ada risiko kebakaran atau polusi yang lebih parah daripada sebelumnya... ๐ŸŒช๏ธ Semoga proyek ini bisa memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia dan meningkatkan kemandirian kita di bidang energi.
 
Cina kayaknya ingin ambil alih dari pasar minyak dunia, tapi apa sih keuntungan dari itu? Kita paham bahwa teknologi RFCC itu bagus banget, tapi bagaimana jika kita nggak punya minyak yang cukup untuk diolah? Pertamina harus berhati-hati juga kayaknya, jangan sampai kekuatan kita hilang karena terlalu fokus pada proyek-proyek ini.
 
aku pikir itu gampang banget ngeladen kilang balikpapan jadi bisa tujuan 360 ribu bph kayak apa sih? ini cuma 78 km pipa aja, aku rasa kalau selesai aja nanti kita harus lihat hasilnya bukan?
 
Kalau udah bisa 360 ribu bph kayak gue cari, itu artinya industri balikpapan udah maju banget. tapi ayo kita lihat dari sisi kemacetan lalu lintas di area kilang, udah terlalu macet nih ๐Ÿš—๐Ÿ’จ. sih Pertamina pasti punya rencana untuk menyesuaikan arus lalu lintas agar tidak macet lagi, kayaknya udah mulai direncanakan dengan pembangunan terminal BBM Tanjung Batu yang besar banget ๐Ÿ“ˆ. dan kalau bisa juga diisi produk-produk baru seperti bahan bakar electric dan lain-lain agar semakin mampat perekonomian kita ๐Ÿคž.
 
Wow! ๐Ÿคฏ Kapasitas kilang Balikpapan jadi 360 ribu bph itu ngga kecil deh, kan? Proyek RDMP ini pasti akan membantu Pertamina meningkatkan kemampuan kilang untuk mengelola residu sisa pengolahan menjadi produk bernilai tambah. Saya berharap proyek ini bisa diselesaikan dengan lancar dan tidak ada kesalahan teknis, ya! ๐Ÿ™
 
Saya pikir kayaknya proyek RDMP Balikpapan ini penting banget, tapi gue rasa perlu ditinjau lebih dekat lagi. Jadi, apa itu artinya kalau kilang bisa mengolah residu sisa pengolahan menjadi produk bernilai tambah? Gue tahu kalau itu berarti kita bisa menurunkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi. Tapi, apa yang jadi kalau ada kecelakaan atau kerusakan di kilang? Gue rasa perlu ada rencana evakuasi darurat dan penanganan kebakaran yang lebih baik juga.
 
Gue bingung kan sih, 360 ribu BPH itu masih rendah banget! Gue pikir kapabilitas kilang harus jauh lebih besar lagi, tapi Pertamina lagi-lagi memilih untuk meningkatkan kapasitasnya. Apa yang di maksud dengan 'proyek terintegrasi antara sektor hulu dan hilir'? Gue hanya ingat aja sih, Pertamina lagi-lagi membuat proyek yang berantai, gak ada yang jelas sih... ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
Aku pikir 360 ribu bph itu lagi-lagi jelas sih. Mana ada kilang yang bisa bekerja seperti itu? Pertamina pasti ingin membuat banyak uang deh, tapi apa yang dibutuhkan lagi? Aku rasa masih ada banyak hal yang belum terpikir oleh PT Pertamina tentang proyek ini... contohnya nih bagaimana caranya mengelola residu sisa pengolahan itu jika sudah modern dan sebaiknya. Tapi aku tidak sabar-sabaran ingin melihat hasilnya, mungkin bisa membuat Indonesia lebih mandiri di bidang energi.
 
kira-kira aja sih kalau PT Pertamina punya kilang yang lebih canggih, nanti udah lebih efisien dan tidak ada lagi limbah yang berbahaya ๐ŸŒฟ๐Ÿ’š kalau kilang itu jadi semakin modern, nanti bisa menghasilkan bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan, tapi apa sih rencana soal transportasi pipa sepanjang 78 km itu? apakah udah ada rincian biaya dan waktu konstruksi untuk proyek ini? ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Gue rasa nanti ini afa kaya giliran Kapasitas PLTU Jawa 1 ya, tapi siapa tau nanti bisa membantu Indonesia berdaya saing di industri energi ๐Ÿค”. Saya pikir gue harus ngobrol dengen Direktur Utama PT Pertamina tentang bagaimana nanti gue mau mengelola residu sisa pengolahan menjadi produk bernilai tambah. Gue rasa ini penting banget buat mengurangi limbah kilang dan membuat Indonesia lebih ramah lingkungan ๐ŸŒฟ.
 
itu nggak sepenuhnya jelas sih... kemampuan produksi kilang Balikpapan benar-benar 360 ribu barel per hari? buktinya dimana? pertamina tidak pernah mengakuin kapasitas produksi sebelumnya punya 260 ribu barel per hari, tapi nggak ada perubahan sih... dan apa itu proyek RDMP yang dijanjikan dapat meningkatkan kemandirian kita di bidang energi? ada data atau hasil yang tulus sih?
 
kembali
Top