Raksasa Teknologi Siap PHK 1.600 Karyawan, Ini Alasannya

Perusahaan raksasa telekomunikasi asal Swedia, Ericsson, kembali memperkenalkan langkah pemangkasan tenaga kerja. Pemutusan hubungan dengan sekitar 1.600 pekerja di Indonesia merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menghadapi tekanan bisnis global.

Dalam pernyataannya, manajemen Ericsson menyebutkan bahwa pengurangan staf ini merupakan inisiatif global untuk mengendalikan biaya tanpa mengorbankan investasi strategis di bidang teknologi. Langkah ini juga menjadi bagian dari kebijakan perusahaan untuk meningkatkan posisi biaya sambil mempertahankan investasi yang penting bagi kepemimpinan teknologi Ericsson.

Perusahaan tersebut telah memulai proses negosiasi dengan serikat pekerja terkait rencana ini dan menegaskan bahwa sekitar 1.600 posisi berpotensi terdampak. Namun, hal ini tidak berarti semua karyawan akan dipelesetkan. Ericsson juga menyatakan akan terus menjalankan berbagai inisiatif lain untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan demikian, pemangkasan tenaga kerja di Indonesia merupakan bagian dari kebijakan perusahaan untuk mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan kinerja bisnis.
 
Maksudnya siapa nih yang mau beli telepon baru itu? aku punya kakak lama mobil, tapi gue rasa biar lebih nyaman dibawa sepeda 🚴‍♂️. Ericsson mau mengurangi stafnya juga gpp, tapi aku rasa gak perlu lagi kehabisan tenaga kerja, yah?
 
Gue pikir ini bikin kita sedih banget nih... Ericsson lagi memotong karyawan, lagi punya efek negatif pada orang Indonesia. Kalau mau optimalkan sumber daya, gue bayangkan apakah mereka akan mulai dari diri sendiri, bukan potongan-potongan kecil seperti ini. Mereka harus bisa nanggung biaya produksi dan investasi dengan cara yang lebih baik, bukan dengan memotong gaji orang lain. Apalagi sekarang gue lihat ada banyak perusahaan di Indonesia yang lagi berjuang untuk tetap bertahan. Ini bikin kita semakin kurang nyaman nih...
 
Kira-kira apa yang bikin Ericsson mau memotong 1.600 pekerja lagi? Mereka sudah memangkas sebelumnya juga, nggak enak sekali. Pasti banyak yang harus menghadapi kesulitan. Saya rasa kalau mereka mau fokus pada teknologi aja, biar bisa mengatasi tekanan bisnis global. Tapi, bagaimana caranya membuat efisiensi operasional lebih baik? Kebanyakan dari kita juga terburu-buru nggak tahu bagaimana cara optimalkan sumber daya. Ericsson harus berhati-hati, jangan sampai melewatkan beberapa pekerja yang benar-benar perlu dipelesetkan.
 
Ericsson ini siap banget ngurangi staf, apa lagi kalau mereka udah punya uang banyak seperti itu 🤑. Nah, saya rasa gak usah bingung juga, kalau mereka udh punya strategi yang bagus untuk meningkatkan efisiensi operasional, toh mereka udh harus melakukannya 💡. Tapi, gini aja, kita perlu waspada juga, kalo staf Ericsson ngurangi banyak dan tidak ada yang bisa dipelesetkan, maka apa yang bakal terjadi sama serikat pekerja? 🤔👥
 
kembali
Top