Menurut Menteri Keuangan Purbaya, terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) tidak akan mengganggu independensi bank sentral. Hal ini ditentukan oleh kompetensi yang diterapkan dalam menemukan calon kandidat, bukan oleh hubungan kekerabatan atau lama waktu di pemerintahan.
Purbaya juga menekankan pentingnya koordinasi antara fiskal dan moneter melalui jalur resmi tanpa mempengaruhi satu sama lain. Menurutnya, ini masih satu negara dan tidak ingin ada "negara dalam negara".
IA juga menjelaskan bahwa kebijakan moneter dan fiskal diterapkan secara terpisah. Menteri tersebut menegaskan bahwa ini adalah kebijaksanaan yang jujur dan berlaku di negara-negara maju seperti Jepang.
Sementara itu, ketika diserang dengan pertanyaan dari moderator tentang citra pemerintah dalam menghadapi investor terpilihnya Thomas, Purbaya langsung memotong pertanyaan tersebut. Ia menilai bahwa pertanyaan tersebut berpotensi "menyerang" dan tidak perlu ditegur.
Purbaya juga menekankan pentingnya koordinasi antara fiskal dan moneter melalui jalur resmi tanpa mempengaruhi satu sama lain. Menurutnya, ini masih satu negara dan tidak ingin ada "negara dalam negara".
IA juga menjelaskan bahwa kebijakan moneter dan fiskal diterapkan secara terpisah. Menteri tersebut menegaskan bahwa ini adalah kebijaksanaan yang jujur dan berlaku di negara-negara maju seperti Jepang.
Sementara itu, ketika diserang dengan pertanyaan dari moderator tentang citra pemerintah dalam menghadapi investor terpilihnya Thomas, Purbaya langsung memotong pertanyaan tersebut. Ia menilai bahwa pertanyaan tersebut berpotensi "menyerang" dan tidak perlu ditegur.