Profil Gus Alex Tersangka Kasus Kuota Haji & Kekayaan

Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, seorang tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Agama RI, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji bersama Yaqut Cholil Qoumas.

Ishfah terlibat dalam skema pendistribusian kuota haji khusus ke biro-biro perjalanan seperti milik Khalid Basalamah, pengkhotbah dan pemilik agen perjalanan haji Uhud Tour. Hasil penyelidikan dan penyidikan KPK memperkirakan jual-beli kuota haji ini melibatkan 13 asosiasi dan 400 biro perjalanan haji.

Ishfah juga dianggap sebagai salah satu orang dalam gerbong yang dibawa Yaqut ke kementerian saat Yaqut ditunjuk sebagai Menteri Agama pada Desember 2020. Posisi resmi Ishfah di kementerian itu adalah Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Ukhuwah Islamiyah, Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Sosial Keagamaan, dan Moderasi Beragama.

Lalu, pada 2020 lalu, ketika ia menjadi wakil sekjen PBNU dan stafsus Menag, Ishfah termasuk dalam beberapa tokoh NU yang dijadikan komisaris perusahaan pelat merah oleh Menteri BUMN kala itu, Erick Thohir.

Tahun 2022 merupakan salah satu titik balik dalam karier Ishfah. Tahun itu, ia mendapatkan dua jabatan baru. Pada Januari 2022, Isfah terpilih sebagai pejabat teras PBNU, tepatnya sebagai salah satu ketua pengurus harian tanfidziyah PBNU.

Kemudian, pada 17 Oktober 2022, Ishfah mendapatkan jabatan baru kembali. Kala itu ia ditunjuk jadi Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Sejak itulah ia terlibat aktif sebagai otoritas formal penyelenggaraan ibadah haji Indonesia. Otoritasnya juga krusial, yakni pengelolaan dana umat.

Namun, ia diberhentikan secara hormat pada Januari 2025 lalu. Sekira enam bulan setelah Ishfah diberhentikan sebagai Dewan Pengawas BPKH, KPK pada Juni 2025 mengumumkan dimulainya penyelidikan atas dugaan kasus korupsi kuota haji di lingkungan Kemenag.

Ishfah melaporkan kekayaannya sebanyak lima kali dalam periode 2020 hingga 2024. Dalam lima tahun itu, harta kekayaan yang dilaporkan Ishfah mengalami peningkatan lebih dari Rp5 miliar.
 
Gue rasa Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex tidak boleh dibebani dengan tuduhan korupsi aja. Ia punya karier yang panjang dan berat badan, gak cuma sekedar staf khusus Menteri Agama aja, tapi punya posisi penting di Kemenag. Lalu, ia juga terlibat dalam pendirian biro perjalanan haji yang sih jadi tempat banyak orang bekerja. Gue rasa tidak adil ya jika ia hanya dibebani dengan tuduhan korupsi aja, gak ada bukti apa-apa yang konfirmasinya 🤔
 
Eh kaya gitu si Ishfah! 🤑 Sama-sama ya, kita harus waspada dengg korupsi di kalangan pejabat penting. Tapi perlu diingat siapa yang memilih dia sebagai Dewan Pengawas BPKH pertama kalinya? Mungkin ada beberapa hal yang tidak terjelajahi di balik cerita ini 🤔. Saya ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana Kemenag dan BPKH bekerja sama untuk mencegah korupsi di lingkungan tersebut 👀.
 
Siapa nih si Ishfah? 😂 Kadang saya pikir dia juga pengusaha, karena dia punya banyak uang banget! 💸 Tapi ternyata dia adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang pernah bekerja di Kemenag. 🤯 Kenapa dia harus dibawa dalam "gerbong" saat Yaqut menjadi Menteri Agama? 🚂 Apakah dia juga punya surat aman di tangan? 😂
 
Aku pikir kalau Ishfah terlibat dugaan korupsi kuota haji ini, ada yang jelas banget sih. Ia punya hubungan yang erat dengan biro-biro perjalanan haji, dan penelitian KPK memang menemukan 13 asosiasi dan 400 biro yang terlibat dalam skema tersebut. Tapi apa artinya kalau ia sudah ditetapkan sebagai tersangka? Aku rasa perlu ada bukti yang lebih jelas lagi sih, nggak cuma teori-teorinya. Dan kenapa Yaqut juga dijadikan tersangka kasus ini? Apakah ada hubungan antara keduanya yang masih perlu dibongkar sih 🤔💡
 
Gue masih bingung siapa lagi ya Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex ini, jadi gak kenal dulu tapi lihat ada kasus korupsi haji nih, apa dia yang salah sih? Gue rasa korupsi ini buat ribet banget, siapa yang terlibat dan siapa yang tidak? Gue penasaran sih kenapa dia diberhentakan secara hormat dan kemudian kasusnya dimulai. Apa ada yang gak jelas?
 
ini kasus Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan staf khusus menag yang terlibat dalam skema kuota haji. aku pikir ini salah tempat dia diminta untuk bekerja, tapi ternyata dia justru menggunakan posisinya untuk mendapatkan kekayaan. kenapa dia harus dibebaskan? aku rasa ada banyak hal yang perlu diperhatikan di sini, seperti apa yang dialami oleh korban korupsi ini dan bagaimana KPK bisa menemukan bukti-bukti yang cukup untuk menyita harta kekayaan Ishfah. tapi sepertinya masih banyak hal yang tidak jelas tentang kasus ini. 🤔
 
heya bro, aku sengaja coba ngeliat kembali bagaimana caranya ishfah abidal aziz alias gus alex ini jadi tersangka kasus korupsi kuota haji bersama yaqut cholil qoumas... apa yang bisa dibayangkan kalau ishfah sebenarnya tidak pernah memiliki niat untuk melanggar aturan? kalau ia hanya sekedar salah paham tentang peraturan, kenapa ia harus diberhentikan secara hormat tanpa ada kesempatan untuk membenarkan dirinya?

saya rasa ini contoh bagus betapa pentingnya penyelesaian kasus-kasus korupsi di indonesia... kalau kita tidak menyikapi kasus-kasus ini dengan serius, tentu saja akan banyak lagi orang-orang yang akan terlibat dalam kegiatan korupsi yang sama.
 
Gak bisa percaya denger dugaan korupsi yang lagi-lagi terjadi di lingkungan Kemenag. Makasih kPK yang sudah mulai penyelidikan, kita harapnya tidak ada yang jebak dan semua yang benar-benar bersalah pasti harus dituntaskan. Gak bisa dihindari bahwa korupsi ini lagi-lagi melibatkan tokoh-tokoh agama, makanya kita perlu lebih berhati-hati dan terus memantau agar tidak ada penipuan. 🚫💸
 
Gak bisa percaya kalau Ishfah ini benar-benar terlibat dalam skema korupsi kuota haji. Tahun-tahun beliau menjabat sebagai Staf Khusus Menag lalu Dewan Pengawas BPKH, nggak ada yang tahu apa-apa? Dan sekarang kalau benar-benar bersalah, aku rasa ini nggak bisa diterima. Karena aku pikir Ishfah ini nggak cuma tokoh NU aja, tapi juga orang yang memang ambil hati kita semua.
 
aku pikir ini salah pilihan besar banget kpk bisa ganti-gantian penyelidikan kasus korupsi haji dengan melihat perubahan posisi diri istilah 6 bulan kemarin itu. kenapa harus ditunggu begitu lama sebelum ada tindakan yang jelas?

yang lebih penting lagi, siapa yang mengawal pengelola dana umat haji itu? kpk atau menteri agama? apa kira-kira hasil penyesuaian ini bisa membuat masalah jadi baik-baik saja dan semua korupsi bisa 'hilang' tanpa ada tindakan yang benar-benar adil?
 
🤔 aku pikir ini masalah besar banget, gak bisa dipungut. dugaan korupsi kuota haji itu serius dan bisa bikin kerusakan pada umat dan pemerintahan. Ishfah alias Gus Alex harus jujur apa yang terjadi dan siapa saja yang terlibat dalam skema ini. 🙅‍♂️
 
Wah, kasus Gus Alex ini benar-benar serius banget 🤯! Makasih KPK dan polisi yang sudah melakukan penyelidikan, semoga bisa menyelesaikan kasus ini segera 💪. Tapi, gini juga penting buat kita semua, harus selalu waspada dan tidak tergoda oleh kekayaan, karena uang bukan tujuan hidup kita 🤑. Saya harap Ishfah bisa mengambil pelajaran dari kesalahan ini dan menjadi contoh bagi kita semua untuk jujur dan transparan dalam berperilaku 💯.
 
aku nggak percaya kalo Gus Alex bisa dipilih ulang lagi setelah duduk di tempat penjara... siapa yang ngerasa aman kalau kuota haji dijangkau oleh orang-orang korup?

aku rasa kemenangan korupsi ini masih terus berlangsung... toh bagaimana caranya kita bisa mencegah hal seperti ini dari terjadi lagi? 🤔
 
ini kisah korupsi yang lagi gampang banget di Indonesia 😩 biar apa lagi dibilang terungkap kebenaran tentang kuota haji dan apa itu korupsi di Indonesia? bagaiapa juga dia harus bertanggung jawab atas tindakannya... tapi kita lihat saja kalau kapan aja korupsi ini diberitakan, jadi sengaja memilih waktu yang tepat kan 🤔
 
Apa kabar di antara umat? Kenapa lagi korupsi kuota haji jadi topik perdebatan? Tapi, aku pikir lebih penting bukan sih aspek korupsi itu sendiri, tapi bagaimana pelaksanaannya. Kuota haji itu jadi sumber kekayaan bagi banyak orang, termasuk tokoh-tokoh NU yang sudah terlibat dalam penyelenggaraan kuota tersebut. Aku bayangkan kalau di masa lalu kita masih menggunakan sistem kuota haji yang sama dengan sekarang, tentu saja tidak akan ada kemajuan bagi umat kita. Kita harus lebih waspada dan memantau pelaksanaannya agar tidak terjadi korupsi seperti yang terjadi di masa lalu 😒
 
kembali
Top