Pramono Berlakukan WFH & Pembelajaran Daring Jika Cuaca Ekstrem

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memutuskan untuk memberlakukan kebijakan kerja dari rumah (WFH) dan pembelajaran daring jika terdapat indikasi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Kebijakan ini dipertimbangkan karena kondisi cuaca ekstrem pada akhir pekan kemarin.

Pramono berharap agar hal itu tidak terulang kembali, dan jika ada indikasi seperti itu di hari biasa, dia akan memutuskan untuk melakukan WFH, terutama untuk anak-anak didiknya. Dia juga menegaskan bahwa Pemprov Jakarta tidak mengurangi anggaran penanganan banjir dan cuaca ekstrem, termasuk normalisasi sungai dan pengadaan pompa.

Operasi modifikasi cuaca kini dipersiapkan hingga satu bulan penuh. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan bahwa jajarannya turut disiagaskan untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan evakuasi kendaraan di titik-titik genangan.

Dia menambahkan bahwa pengaturan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan mereka tidak masuk ke ruas jalan yang tergenang. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi dampak cuaca ekstrem terhadap mobilitas warga.
 
aku rasa ini salah satu cara yang bagus dari pramono, karena aku sendiri suka bekerja dari rumah, tapi kalau ada cuaca ekstrem aku juga ingin tetap aman dan tidak perlu repot lagi keluar. aku harap operasi modifikasi cuaca berhasil dan tidak ada masalah lagi. aku juga senang banget bahwa pemerintah tidak mengurangi anggaran untuk penanganan banjir dan cuaca ekstrem, itu sangat penting! 🤞💪
 
Gue pikir sih apa yang dibutuhkan Jakarta adalah sistem air yang lebih baik lagi bukannya WFH di cuaca ekstrem. Udah kayaknya banjir 2 kali sekarang, jadi gue rasa harus ada langkah ke depan yang lebih matang. Apalagi anak-anak didiknya juga perlu belajar cara menghadapi cuaca ekstrem dari dulu nih...
 
oh iya, WFH dan belajar daring itu keren sekali! tapi aku rasa perlu ada aturan untuk tidak memaksakan orang-orang yang tidak perlu melakukanWFH, misalnya seperti ngegame online atau sekedar santai di rumah. kalau gini, aku rasa akan terjadi masalah lagi karena banyak orang yang merasa frustrasi. dan aku juga sengaja ingin bertanya, siapa yang memutuskan banjir tidak terjadi lagi? bisa buat jadi anggaran tambahan untuk menangani cuaca ekstrem aja? dan aku penasaran, bagaimana cara mereka mengalihkan lalu lintas di titik-titik genangan? aku rasa perlu ada contoh yang jelas.
 
Aku pikir ini kebijakan WFH dan pembelajaran daring yang agak seru, tapi aku juga peduli sama dengan masyarakat DKI Jakarta, karena kalau cuaca ekstrem banget, gak ada yang mau keluar rumah 😅. Aku setuju sama Pramono Anung, dia harus hati-hati, tapi aku harap tidak terlalu sering sekali ya, nanti kalau sering terjadi, masyarakat juga bosan sama WFH dan online learning 🤪.
 
Cuaca ekstrem kembali datang, kan? Mesti diperhatikan dengan serius, tapi juga jangan lupa ada yang belajar dari situasi ini juga 🤔💡
 
Wah, apa kabar? Cuaca ekstrem itu banget! Saya senang Gubernur DKI Jakarta nanti tidak mengulangi hal ini lagi. Tapi, aku penasaran sih bagaimana caranya mereka akan memodifikasi cuaca? Aku rasa itu seperti tawanan cuaca, kan?

Dan, wah, operasi modifikasi cuaca itu bakalan lama! Saya harap semuanya lancar dan tidak ada masalah. Tapi, aku khawatir anak-anak didik Gubernur itu berapa deh yang harus WFH? Aku senang mereka bisa belajar dari rumah, tapi juga senang mereka bisa belajar di sekolah biasa.

Dan, wah, jajarannya Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta nanti harus siap-siap juga! Aku rasa itu bukan main-main. Tapi, aku yakin mereka akan bisa membuatnya lancar. Saya harap tidak ada genangan banjir lagi dan semua warga bisa hidup dengan aman. 🙏🌫️
 
kembali
Top