Prabowo Bakal Lengkapi Kopdes Merah Putih dengan Pabrik Genteng

Presiden Jokowi meluncurkan program gentengisasi untuk mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah alih-alih seng yang mudah berkarat. Rencana ini diharapkan dapat mengurangi dampak karat pada atap rumah dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Melansir kata Presiden Jokowi, program ini akan melengkapi Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dengan pabrik genteng. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produksi genteng dan membuatnya lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Menurut Presiden Jokowi, pembuatan pabrik genteng adalah kemajuan yang signifikan karena alat-alat yang dibutuhkan untuk memproduksi genteng tidak mahal. Selain itu, bahan baku genteng dapat diperoleh dari tanah yang dicampur dengan zat limbah seperti limbah batu bara dan abu.

"Di antara profesor-profesorma kita, ada laporan bahwa ash (abu) batu bara itu bisa dijadikan bahan untuk pembuatan genteng. Maka dari itu, saya dapat mengatakan bahwa kita sudah memiliki teknologi yang baik untuk memproduksi genteng," kata Presiden Jokowi.

Program gentengisasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan genteng sebagai atap rumah. Pada tiga tahun ke depan, Presiden berharap Indonesia tidak akan kelihatan karat dan menjadi contoh kebangkitan nasional.

"Saya berharap dalam 2-3 tahun, Indonesia tidak akan kelihatan karat lagi. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan Indonesia. Kita harus bangkit, kita harus kuat, kita harus indah, rakyat kita harus bahagia," kata Presiden Jokowi.

Program gentengisasi ini juga diharapkan dapat mengurangi beban pajak masyarakat karena tidak lagi membeli seng sebagai atap rumah.
 
Aku pikir program gentengisasi ini gampang banget. Maka dari itu, aku berharap Indonesia bisa jadi contoh kebangkitan nasional dengan tidak ada karat lagi di tahun 2027 🌞💪🏽. Aku percaya bahwa genteng lebih baik daripada seng karena tahan lama dan tidak berkarat. Jangan lupa, program ini juga akan membuat Kopdes Merah Putih gampang diakses oleh masyarakat yang membutuhkan atap rumah baru 💼🏠. Aku yakin ini akan meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia 🙏💕.
 
Gentengisasi program yang kayaknya wajib kita coba, nggak? 🤔 Mau dulu kan karat pada atap rumah makin parah, sekarang udah mulai ada solusinya. Itu lumayan bukti bahwa teknologi bisa bikin perubahan positif untuk lingkungan.

Kalau teknologi sudah ada, kenapa kita nggak mulai caranya? 🤝 Tapi kayaknya program ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya genteng sebagai atap rumah. Maksudnya adalah bukannya semua orang harus ngerjain sendiri, tapi ada solusinya yang bisa dipinjam dari teknologi.

Maka dari itu, kita juga harus berani terima solusi baru dan tidak terlalu nggakut dengan perubahan. Kita harus siap untuk belajar dan tumbuh bersama teknologi.
 
aku pikir program gentengisasi ini nggak cuma sekedar untuk mengurangi dampak karat, tapi juga bisa jadi kalau kita malas banget untuk terus memperbaiki dan perawatan atap rumah... aku suka ide ini, tapi aku juga pikir bahwa teknologi yang dibutuhkan untuk produksi genteng itu nggak seefisien seperti seng.
 
Aku pikir kalau Presiden Jokowi benar-benar suka dengan baka, dia pasti akan punya banyak bak penjajahan di rumahnya... 🤣 Dan aku tahu, aku suka banget dengan ide menggunakan limbah batu bara sebagai bahan genteng! Tapi aku rasa kalau ganti jadi bak penjajahan tidak ada masalah, kan? 😂 Atap rumah yang rapi dan karatannya tidak ada juga bisa membuat aku lebih suka bermain game di komputer.
 
Saya pikir program gentengisasi itu gampang banget kok! Bayangkan aja seluruh Indonesia terdiri dari rumah-rumah dengan atap yang bagus dan tidak berkarat, tentu lebih nyaman kan? Dan siapa tahu, mungkin ada juga biaya operasional yang bisa diteganin. Tapi apa salahnya kayaknya? Semoga program ini benar-benar dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia... 😊
 
Genteng ya! Mungkin ini baik kan? Jadi kalau kita buat pabrik genteng, maka orang-orang bisa akses lebih mudah dan biaya murah. Kalau di masa lalu orang harus beli seng yang mahal dan punya masalah karat, sekarang bisa menggunakan genteng yang lebih alami. Tapi, perlu diingat kalau genteng ini masih membutuhkan teknologi dan biayanya mungkin masih tergolong mahal. Jadi, masyarakat harus mulai dari konsumen kecil dulu ya!
 
Aku pikir program ini bakalan berjalan keren, tapi aku khawatir produksi genteng nggak bisa terjangkau oleh banyak orang, terutama mereka di pedesaan yang kebanyakan sudah punya seng yang cukup lama. Akan ada masalah transportasi juga nih, cari bakal gampang ke pabrik atau rumah tangga. Tapi aku setuju dengan ide nya, karena karat di atap rumah itu nggak baik banget, dan genteng lebih tahan bumet daripada seng.
 
Gentengisasi program Jokowi punya kelebihan banget, bisa buat perubahan positif di atap rumah kita 🤩. Seng mudah berkarat dan bikin beban pajak masyarakat tinggi. Genteng lebih bagus karena dapat mengurangi dampak karat dan membuat atap rumah lebih kuat. Jokowi benar, teknologi genteng sudah ada dan bisa dibuat dari limbah batu bara 🌿. Saya harap program ini bisa menjadi contoh kebangkitan nasional di Indonesia dan tidak lagi kita lihat karat pada atap rumah kita 💪.
 
Maksud sih, program gentengisasi itu nggak bisa dipastikan bakanya ngatur karat di atap rumah nih... aku pikir itu cuma solusi yang cerdas tapi nggak berarti aku ngertilu dengan cara ini. Jadi kalau kita sudah punya teknologi yang baik untuk memproduksi genteng, apa artinya kalau kita tidak punya teknologi yang baik untuk memasangnya?
 
kembali
Top