Polri Sita Dokumen dan Data Transaksi PT Dana Syariah Indonesia

Dokumen dan Data PT Dana Syariah Indonesia Dikejar Polri, Apa yang Dimaksud?

Kemarin (23/1), Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita dokumen hingga data transaksi dari penggeledahan di kantor PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Dengan demikian, ada pernyataan dari Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, bahwa penyidik menyita barang bukti fisik dan elektronik dari penggeledahan kantor PT DSI. Penyitaan ini berlangsung selama 16 jam, mulai Jumat siang hingga Sabtu pagi.

Ditanyakan apa yang dimaksud dengan dokumen dan data yang disita, Brigjen Ade Safri mengatakan bahwa penyidik menyita barang bukti fisik seperti berbagai dokumen perusahaan. Sedangkan, penyidik juga menyita barang bukti elektronik berupa data dan informasi digital yang tersimpan dalam sistem teknologi informasi perusahaan.

Ditanyakan lebih lanjut tentang isi dokumen dan data yang disita, Brigjen Ade Safri menjelaskan bahwa penyidik memperoleh dokumen keuangan dan pembukuan, dokumen kerja sama dan perjanjian, dokumen pembiayaan dan jaminan, dokumen kebijakan internal dan tata kelola perusahaan, serta beberapa sertifikat hak milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB). Selain itu, penyidik juga memperoleh data operasional, data transaksi, serta dokumen elektronik yang diduga berkaitan dengan pengelolaan dana dan pembiayaan.
 
😒 Gue pikir penyitaan dokumen dan data PT Dana Syariah Indonesia itu gede banget, 16 jam sih? Apa kalau nanti kantor mereka buka aja, dan semua dokumen dan data itu masih ada di komputer aja, tidak perlu disita. Dan apa yang dimaksud dengan "barang bukti fisik dan elektronik"? Siapa tahu ada kecurangan dalam kasus itu, tapi siapa tahu juga ada alasan lain seperti keamanan data ya? 🤔
 
Gak bisa dipernah, kalian bilang apa aja yang dimaksud sama dokumen dan data dari PT Dana Syariah Indonesia? Kenapa Polri harus menyita semuanya? Apakah ada yang salah dengan PT DSI? Minta maaf, aku rasa penjelasan Brigjen Ade Safri kayaknya kurang jelas. Kalau benar-benar ada kecurangan atau kesalahan, maka penyitaan dokumen dan data itu wajib! Tapi kalau cuma sekedar proses keuangan yang berat sekali, siapa tahu apa yang salah dengan itu?
 
Gue pikir ini salah arah sih... kenapa polri harus sengaja menyita dokumen & data dari perusahaan? gak ada tahu apa-apa yang dibawa oleh polri, tapi langsung aja menyita segalanya! ini bikin banyak kerugian bagi perusahaan, bukan? siapa bilang apa yang salah dgn PT DSI?
 
kira-kira apa yang ada di dalam dokumen dan data yang disita bukan tentang nge-kejut atau korupsi, kayaknya polri hanya mencoba meminta klarifikasi dari PT DSI tentang beberapa hal yang sengaja mereka lupa tuliskan di dokumen keuangan.

diagram seperti ini 🤔
```
+---------------+
| Dokumen |
| Keuangan |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Data Operasional |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Transaksi |
+---------------+
```
kayaknya penting buat PT DSI untuk memastikan bahwa semua dokumen dan data yang mereka simpan sudah benar-benar sesuai dengan kebijakan perusahaan.
 
Pokoknya apa kejadian ini? Polri ngerusuh kantor DSI seperti anjing mati, siapa yang bilang begitu banyak dokumen dan data itu penting banget? Siapa yang bilang biaya operasional perusahaan itu tidak bisa dihitung lagi? Aku rasa ini sama aja dengan aksi kejahatan lainnya yang Polri lakukan. Kita tahu juga siapa ngerusuh, bukan?
 
Apa sih yang terjadi di PT Dana Syariah Indonesia kan? Polri aja bisa nyita dokumen dan data apa aja tanpa baca terlebih dahulu ya 🤔. 16 jam aja, itu udah panjang sekali untuk ngambil barang bukti fisik dan elektronik dari kantor, kan? Dan apa sih yang dimaksud dengan "dokumen dan data" itu, sih? Apa sih yang penting di dalam perusahaan itu? Yang jelas, penyitaan ini bisa bikin perekonomian berantakan, terutama bagi investor dan nasabah.

Saya pikir, kalau ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi, polri harus nyata-taanya aja apa yang terjadi. Jangan cuma ngeluaran aja sih, kalau ini bukan kasus korupsi atau something yang serious banget. Saya harap penegakan hukum di Indonesia bisa lebih akurat dan transparan, ya.
 
🙄 siapa nih yang pikir ini kalau Polri sembarangan aja menggeledah kantor DSI? apa ada bukti yang jelas sebelumnya bahwa ada kesalahan atau korupsi di DSI? selama ini sih DSI justru dipercaya oleh berbagai pihak, dan ternyata gini saja. ini kayaknya serius ngga nih. apalagi aja mereka disita dokumen keuangan yang mana itu penting banget untuk perusahaan. apa nanti kalau ada kesalahan lagi, siapa nanti yang harus bertanggung jawab? 😒
 
ini kayak gak ada makanan di kantoro, polri jadi pengambil barang dari dsi aja... siapa tahu apa yang dimaksud dengan data transaksi, itu kayak data kekayaan milik orang lain? seriusnya apa yang mau dibawa bukti fisik dan elektronik dari kantor ke mana? kan di tempat kerja orang punya hak untuk memiliki barang elektronik dan dokumen saja... tolong jangan salah tujuan nih...
 
Pokoknya apa yang dimaksud dengan penyitaan dokumen dan data dari PT Dana Syariah Indonesia ini? Mereka siapa nih yang memperoleh informasi-informasi itu? Jangan dipikirkan aja nih sebagai kerugian untuk perusahaan, tapi justru bisa diartikan sebagai peluang bagus buat pemerintah untuk memantau dan mengatur bisnis-bisnis keuangan yang ada di Indonesia. Kalau ini sih tentang transparansi, tentu keren! Tapi kalau ini sih tentang eksploitasi... mungkin tidak enak dipikirkan 😊.
 
aku pikir ini kayak kepanikan, siapa nih yang mau jadi kanker? polri nggak perlu nggaduh- gaduh seperti ini, apa ada kekhawatiran yang serius? mereka hanya ngambil dokumen dan data, tapi apa yang jelas dijamin gak ada masalah. aku rasa ini kayak strategi untuk mengintip siapa nih yang ada di balik perusahaan Dana Syariah Indonesia. tapi aku juga pikir, kalau polri punya bukti yang kuat bahwa perusahaan itu nggak jujur atau nggak beres, maka ayo giliran mereka yang harus bocor.
 
aku pikir polda yang nggak bisa buat apa kalau mereka justru bisa buat efisiensi penyelidikan ya, 16 jam sih waktu yang cukup lama kan, mungkin tujuannya buat memastikan bahwa apa yang disita benar-benar bkt fisik dan elektronik itu atau gak
 
kembali
Top