Pramugari Batik Air Gadungan, Penipuan Seragam yang Diberikan Pelaku
Seorang pramugari gadungan maskapai Batik Air diidentifikasi dan ditangkap oleh polisi saat menjadi penumpang pesawat rute Palembang - Jakarta. Perempuan bernama Khairun Nisa mengenakan seragam pramugari yang tidak sesuai dengan yang dikeluarkan oleh PT Lion Grup.
Kasie Humas Soetta, Ipda Septian, menjelaskan bahwa Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew karena memiliki warna corak rok Pramugari Batik Air yang berbeda. Dia kemudian melaporkan kepada Avsec dan dilakukan proses turun penumpang.
Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, menambahkan bahwa Khairun Nisa mendapatkan seragam dari seorang yang dikenalnya dengan janji membantu mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari. Dia memberitahukan kepada orang tuanya bahwa sudah mendapat pekerjaan tersebut.
Yandri mengungkapkan bahwa Khairun Nisa diarahkan oleh orang tersebut untuk menggunakan seragam itu dan akhirnya dia mengunggahnya di media sosial setelah merasa malu. Pada saat pulang, Khairun Nisa mengaku telah menjadi korban penipuan dan melaporkan kepada polisi.
Polres Bandara Soetta masih belum menentukan apakah akan usut kasus ini lebih lanjut.
Seorang pramugari gadungan maskapai Batik Air diidentifikasi dan ditangkap oleh polisi saat menjadi penumpang pesawat rute Palembang - Jakarta. Perempuan bernama Khairun Nisa mengenakan seragam pramugari yang tidak sesuai dengan yang dikeluarkan oleh PT Lion Grup.
Kasie Humas Soetta, Ipda Septian, menjelaskan bahwa Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew karena memiliki warna corak rok Pramugari Batik Air yang berbeda. Dia kemudian melaporkan kepada Avsec dan dilakukan proses turun penumpang.
Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, menambahkan bahwa Khairun Nisa mendapatkan seragam dari seorang yang dikenalnya dengan janji membantu mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari. Dia memberitahukan kepada orang tuanya bahwa sudah mendapat pekerjaan tersebut.
Yandri mengungkapkan bahwa Khairun Nisa diarahkan oleh orang tersebut untuk menggunakan seragam itu dan akhirnya dia mengunggahnya di media sosial setelah merasa malu. Pada saat pulang, Khairun Nisa mengaku telah menjadi korban penipuan dan melaporkan kepada polisi.
Polres Bandara Soetta masih belum menentukan apakah akan usut kasus ini lebih lanjut.