Polisi Jelaskan Kronologi Pramugari Batik Air Gadungan di Soetta

Pramugari Batik Air Gadungan, Penipuan Seragam yang Diberikan Pelaku

Seorang pramugari gadungan maskapai Batik Air diidentifikasi dan ditangkap oleh polisi saat menjadi penumpang pesawat rute Palembang - Jakarta. Perempuan bernama Khairun Nisa mengenakan seragam pramugari yang tidak sesuai dengan yang dikeluarkan oleh PT Lion Grup.

Kasie Humas Soetta, Ipda Septian, menjelaskan bahwa Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew karena memiliki warna corak rok Pramugari Batik Air yang berbeda. Dia kemudian melaporkan kepada Avsec dan dilakukan proses turun penumpang.

Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, menambahkan bahwa Khairun Nisa mendapatkan seragam dari seorang yang dikenalnya dengan janji membantu mendapatkan pekerjaan sebagai pramugari. Dia memberitahukan kepada orang tuanya bahwa sudah mendapat pekerjaan tersebut.

Yandri mengungkapkan bahwa Khairun Nisa diarahkan oleh orang tersebut untuk menggunakan seragam itu dan akhirnya dia mengunggahnya di media sosial setelah merasa malu. Pada saat pulang, Khairun Nisa mengaku telah menjadi korban penipuan dan melaporkan kepada polisi.

Polres Bandara Soetta masih belum menentukan apakah akan usut kasus ini lebih lanjut.
 
Gue tahu kalau seragam Batik Air terlalu mahal, tapi gue pikir ini masih terlalu banyak penipuan ya. Siapa bilang kalau orang yang mau bekerja sebagai pramugari harus membeli seragam sendiri? Kalau ada seseorang yang mau membantu, itu bukan salah dia, tapi sama-sama kesal banget gak sih! Khairun Nisa malu karena tidak bisa mengikuti aturan, tapi orang yang memberinya seragam ini juga harus malu. Kenapa gak usut kasus ini lebih lanjut?
 
Wow ๐Ÿ˜ฎ Ini gue rasa penipuan yang sengaja dilakukan oleh orang itu kepadanya ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ. Gue pikir siapa pun nanti pasti bakal jebak sama ini, tapi kenapa gue nggak percaya? ๐Ÿ˜‚ Walaupun dia merasa malu dan sekarang laporin ke polisi, gue rasa masih banyak hal yang belum terungkap ๐Ÿค”. Gue harap penipuan ini tidak lagi mengejutkan orang lain ๐Ÿ˜•.
 
Maaaf sih, tapi aku teringat suka sambil nonton drama di TV, ada aktris yang jujur juga bukan? Mereka bilang kalau perasaannya tentang seragam itu benar-benar jujur dan tidak sabarnya. Kamu pernah melihat ariya drama TV yang bikin kamu penasaran sih?
 
๐Ÿ˜ณ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ seragam apa sih yang dia kenakan? ๐Ÿ˜‚ wajahnya juga tampak sedih ๐Ÿ™ tapi gak bisa dipungkiri, penipuan itu deh jangkotnya ๐Ÿค‘ banyak orang yang ikut ikutan ๐Ÿ˜… dan Khairun Nisa ini jadinya korban ๐Ÿค•

gak tahu sih apa yang harus dilakukan sama pihak maskapai, tapi pasti perlu ada kebijakan yang lebih ketat ๐Ÿšซ tentang penipuan seragam ya ๐Ÿ˜’
 
๐Ÿค” aku pikir sih ini bisa jadi cerita tentang bagaimana seragam yang kita kenakan bukan hanya sekedar pakaian, tapi juga simbol identitas kita sebagai pramugari. tapi apa yang membuat Khairun Nisa malu adalah kalau dia mengakui bahwa ada orang yang "membantu"nya mendapatkan pekerjaan itu... tapi apakah benar-benar dia membantu atau hanya ingin mengecewa nanti? ๐Ÿคทโ€โ™€๏ธ

dan yang lebih penting lagi, kenapa Khairun Nisa melaporkan hal ini di media sosial? Apakah dia ingin menjadi korban penipuan lain untuk mendapatkan perhatian? Atau apakah dia benar-benar ingin membantu orang lain agar tidak mengalami kesalahan yang sama... ๐Ÿค”
 
Hebu jangan percaya dengan para penipu yang selalu mencuri identitas kita, kira-kira seperti saat-saat sepi di rumah kamu. Nah, kayaknya ada nyonya pramugari Batik Air yang seragamnya dicuri oleh orang lain, ya... dan dia malah ngepost foto-seragamnya online... wah, ceritaannya kayaknya kayak permainan video game, deh... tapi kenapa dia harus jadi korban penipuan? Pulang-pulang di bandara pasti bisa dibuat lebih sederhana, kan?
 
Hmmmm, apa yang terjadi dengan pramugari Batik Air itu? Kenapa dia pakai seragam yang tidak asli? Dan siapa orang yang membantu dia mendapatkan pekerjaan tersebut? Mungkin ada yang salah di dalam sistem seleksi yang digunakan oleh Lion Grup. Apakah mereka punya protokol yang ketat untuk memastikan semua pramugari memiliki seragam yang asli? Saya penasaran juga dengan reaksi Khairun Nisa, dia malah mengunggah foto seragam itu di media sosial! ๐Ÿค”๐Ÿ“ธ
 
Gak bisa dipernah, siapa nih yang sabar-sabaran itu? Kalau dia udah menjadi korban penipuan, kenapa gak langsung kembali ke rumah? Apalagi sudah ada polisi yang already tangkapnya, apa lagi kasusnya masih nggak usut?
 
Wah, si Khairun Nisa itu apa? Jangan coba ngelabui orang tuanya dengen ceritannya tentang seragam yang dibeli dari orang yang jujur. Gak masuk akal kalau dia malah diarahkan untuk membuang-buang uang itu dan lalu dipetik uang saku pramugari. Saya rasa dia harus mengakui kesalahannya dulu, gak usut kasus lagi.
 
Gue pikir kayaknya seragam itu harus dikuasai oleh masuk ke lapangan ya, jadi gak bisa siapa saja membuatnya. Mau dipinjamkan atau beli sendiri aja. Gak bisa dipaksa sih. Kalau mau dipinjamkan, toh ada aturan tertentu yang harus diikuti. Tapi kalau ada orang yang dipinjamkan seragam itu dan lupa kembali ke tempatnya, toh itu bukannya penipuan sih?
 
Gak bisa percaya apa yang terjadi kepadanya ๐Ÿ˜ฎ. Gadungan itu memakai seragam palsu dan nanti malu banget karena dipanggil oleh cabin crew ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ. Tapi dia justru bilang korban penipuan aja ๐Ÿ˜‚. Gak tahu siapa yang terlibat dalam kasus ini, tapi pasti harus ada konsekuensi buat orang yang memperdayanya ๐Ÿ˜ก. Saya harap para pramugari Batik Air bisa lebih waspada dan cek seragam sebelum memakainya ๐Ÿ•ต๏ธโ€โ™€๏ธ.
 
Eh keren banget betapa pentingnya kesadaran dari orang tuanya Khairun Nisa! Kalau dia gak berani kabar ke orang tuanya, mungkin dia punya masalah yang lebih besar dari sekedar seragam Pramugari Batik Air ๐Ÿ˜Š. Gak bisa tidak terkesan juga dengan bagaimana dia merasa malu dan melaporkan ke polisi. Semoga kasus ini dapat diresolusi dengan cepat dan aman bagi Khairun Nisa! ๐Ÿ’•
 
Gue pikir ini kasus yang bikin serasa ngilu. Si gadungan ini benar-benar nggabung dengan penipuan ya. Mau dibilang dia korban penipuan, tapi juga yang nggabung dalam itu. Gue harap ada yang tahu siapa yang sebenarnya memberi seragamnya, jadi bisa diusutin lebih lanjut. Saya rasa ini kasus yang bisa dibelajari agar kita semua lebih waspada terhadap penipuan. ๐Ÿค”
 
Makanya seragam itu penting banget! Si Khairun Nisa nggak bisa jadi penipu, dia malah korban ya... Atau mungkin ada yang salah di antara kita semua, tapi sepertinya orang tuanya punya peran dalam ini juga, mereka membantu dia mendapatkan pekerjaan itu dan mempermudahnya nggak? Tapi aku yakin, seragam itu penting banget dan harus diperhatikan. Kita jangan biarkan penipu-penipu seperti ini, kita harap bisa belajar dari kesalahan Khairun Nisa ๐Ÿ™๐Ÿ’ผ
 
Wahhhhh, gue rasanya tidak bisa percaya banget kalau seragam pramugari Batik Air dipalsukan sih! ๐Ÿคฏ Gue bayangkan saja kalau Khairun Nisa itu malah ngepost foto-seragam-nya di media sosial dan semua orang tahu siapa yang palsu. Gue rasa itu buat kasus ini semakin keren dan sulit dipecahkan. Kenapa orang tuanya dia tidak bilang kepadanya kalau seragam itu palsu? Gue rasa itu karena Khairun Nisa malah mau jujur bahwa dia korban penipuan... tapi gue masih penasaran siapa nanti yang akan bertanggung jawab atas kasus ini.
 
Pakei, kalau ada kesalahan nih, siapa yang bisa dipercaya? Semua harus diteliti dulu, kan? Gampangnya dia jatuh ke penipuan karena tidak sabar ingin menjadi pramugari Batik Air... tapi apa yang salah dengan itu? Malu deh dia udah upload foto seragam itu di media sosial, kayaknya dia sudah mau terbuka. Saya rasa, perlu dipertimbangkan dari segi penipuan ini, siapa sih yang bisa jadi pelaku dan bagaimana caranya agar kasus ini tidak terjadi lagi?
 
Gue sibuk banget karenanya ada yang ngerasa malu, tapi apa sebenarnya artinya? Khairun Nisa itu benar-benar nyesel karena penipuan orang lain, tapi dia juga harus waspada dulu, jangan terburu-buru ngerasa korban. Kadang kita perlu berpikir sejenak dan lihat situasinya sebenarnya, bukan langsung mengatakan 'aku korban'. Itu yang penting, bukan apakah dia benar-benar korban atau tidak. Mari kita semua waspada dan tidak tergiur dengan janji-janji palsu ya!
 
Gue pikir kayaknya kalau orang yang minta seragam itu, harus nanti berpikir apa-apa lagi kalau seragamnya bukan sesuai dengan yang dicopot oleh perusahaan. Kalau gak sengaja dikejar penipu, dia pasti bisa melihat deh kesalannya. Yang penting, kasus ini sudah dipolisi dan siap-siap untuk dibuka jangan sampai terjadi lagi seperti ini.
 
๐Ÿ˜’ Penipuan seragam itu gampang banget dipaham, tapi kenapa Khairun Nisa jadi korban? Dia benar-benar butuh bantuan kayak itu, tapi siapa yang bisa percaya dia hanya mencari nafkah. ๐Ÿคฆโ€โ™€๏ธ

Sama-sama, kasus ini harus diselesaikan dengan lebih cepat dan transparan, biar orang lain jangan dipengaruhi seperti Khairun Nisa. ๐Ÿšจ
 
kembali
Top