Polisi Gerebek Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman

Polisi, Sleman, Jadi Markas Scammer Internasional di Tangan!

Hari Senin (5/1/2026) siang, Polresta Yogyakarta melakukan serangan gergebun ke salah satu rumah yang diduga sebagai markas scammer jaringan internasional di Jalan Gito Gati, Kapanewon Ngaglik. Penyelidikan dilakukan setelah informasi yang diterima dari masyarakat, kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi.

Ia menyatakan, masih dalam proses penyelidikan dan banyaknya alasan yang membuat lama, karena banyak bukti. "Sudah ada puluhan ponsel dan laptop yang ditemukan di tempat tersebut," ujarnya saat dihubungi kontributor tirto.id melalui sambungan telepon.

Ketua RW 33 Dusun Penen, Wahyu Agung Purnomo, mengaku diminta untuk melihat proses penggerebekan. Polisi menyita puluhan ponsel dan laptop, serta menangkap karyawan yang ada di kantor tersebut.

Wahyu memakini bahwa dirinya dan warga tidak tahu pasti terkait aktivitas keseharian rumah berlantai dua tersebut. "Warga juga sama sekali nggak mengetahui dipergunakan untuk itu [scammer], Jadi kegiatan atau aktivitas dari luar itu nggak tampak," katanya.

Rumah kontrakan itu hampir setahun terakhir selalu ramai selama 24 jam, dengan banyaknya sepeda motor yang terparkir.
 
Gue ngebayangin siapa-siapa di dalam rumah berlantai dua itu, gue kira kalau ada yang sering banget ngadain kerja online. Tapi ternyata keliatan apa kabar, sih πŸ€”. Gue pikir siap aja, nih, yang gak ada tanda apalagi! Rumah kontrakan itu sebenarnya sederhana, gue kira kalau ada pencahayaan yang cukup untuk ngadain kerja, tapi ternyata tidak. Warga juga nggak ngerti apa kabar, kayaknya ada orang lain yang mengelilingi mereka πŸ‘₯. Gue harap polisi bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan aman πŸ’―.
 
Saya rasa ini menunjukkan bahwa tidak semua orang yang tinggal di rumah berlantai dua harus menjadi markas scammer internasional 😊. Saya ingat waktu saya masih kecil, ada teman-temanku yang hidup di rumah berlantai dua dan mereka benar-benar ramah dan baik hati. Mereka tidak pernah membuat orang lain merasa salah atau ditipu.

Tapi, saya juga tahu bahwa dalam kehidupan ini kita harus selalu waspada dan terbuka untuk segala kemungkinan. Jika ada kesempatan kita harus mengambil pelajaran dari situasi tersebut πŸ€”. Mungkin rumah kontrakan itu sebenarnya digunakan oleh orang-orang yang benar-benar baik hati, tapi tidak ada bukti yang cukup sehingga polisi harus mengambil tindakan.

Saya pikir ini juga menunjukkan bahwa kita harus lebih waspada terhadap informasi yang kita dapatkan dari masyarakat. Jika kita tidak berhati-hati, maka informasi tersebut bisa digunakan untuk membuat orang lain salah πŸ™. Kita harus selalu berusaha untuk memahami situasi tersebut dengan lebih baik dan tidak membuat keputusan yang cepat tanpa mempertimbangkan semua kemungkinan.
 
ini kasus lagi gan πŸ€”, apa benar kalau rumah berlantai dua itu jadi markas scammer internasional? saya butuh verifikasi lebih lanjut, karena puluhan ponsel dan laptop yang ditemukan tidak pasti semua ada di luar kegiatan normal warga. saya ragu-ragu juga bagaimana alasan lama penyelidikan ini, apa benar tiap kali ada kesalahan atau hal yang tidak jelas? saya juga penasaran siapa nanti yang akan diadili dari karyawan yang menangkap? lebih baik kalau ada transparansi dan jujur dari pihak polisi tentang alasan penyelidikan ini πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Maksudnya apa sih kalau rumah sederhana seperti itu digunakan sebagai markas scammer? Semua gini kan, orang tidak peduli sama sekali! πŸ€·β€β™‚οΈ Saya rasa ada keterlibatan dari pihak yang lebih tinggi lagi nih. Polisi bilang masih dalam proses penyelidikan, tapi secara logika sih alasan banyaknya bukti jadi tidak bisa dipungut waktu lama. Kalau benar-benar bukti ada, maka apa sih yang dibutuhkan lagi? πŸ€”
 
Aku pikir ini salah pula nih.. Polisi Yogyakarta ini benar-benar gila! Mereka serang rumah seseorang tanpa basa-basi, ngambil barang-barang, dan menangkap karyawan... apa lagi yang mereka inginkan? Aku yakin ada bawahan yang ngerembugin ke arusannya. Yang penting, ada bukti-bukti yang cukup untuk membuat kasus ini jadi semuanya.
 
heyyyyyyy πŸ€—, aku sengaja lihat informasi tentang polisi Sleman gergebun kantor scammer di Yogyakarta πŸ˜‚. aku pikir, gimana kalau aku buat kantor kecil di rumahku? aku lama-lama lupa ngeposin barang-barang aku ke tukang ojek, kayaknya aku bisa jaga uang dengan baik πŸ€‘. tapi kemudian aku ingat, ada cerita tentang paman aku yang pernah dipaksa jadi pengacara karena kasus keriputan mobil, aku rasa aku jangan lupa untuk selalu memeriksa dokumen-dokumen pentingku πŸ’―. apalagi kalau aku punya kebun tebu di samping rumah, aku khawatir ponsel dan laptop yang dibawa oleh karyawan itu bisa terparkir di sana 🌳.
 
Wah, ternyata ada markas scammer di Jalan Gito Gati ya? Kenapa gak tahu sih kalau rumah kontrakan itu jadi markas scammer internasional πŸ˜‚. Masyarakat Yogyakarta pasti kecewa banget ya, kalau gak ada yang tahu sih tentang aktivitas tersebut. Polisi harus serius ya, dan cepat juga! Puluhan ponsel dan laptop dipegangin oleh polisi, itu bukti nyata bahwa mereka melakukan sesuatu yang salah πŸ€”. Tapi, kenapa tak bisa menangkap karyawan yang ada di kantor tersebut? Mungkin karena masih dalam proses penyelidikan, tapi kita harap semakin cepat aja πŸ•°οΈ.
 
Mungkin pihak polisi harus siasat terlebih dahulu siapa yang memanggil rumah berlantai dua tersebut jadi markas scammer? Warga juga nggak tahu apa-apa, tapi kalau ada yang salah dia harus membayarnya. Kita jangan ngerasa salah karena gak tau apa yang dilakukan orang lain di dalam rumah, tapi kita harus sibuk dengan kehidupan sehari-hari aja... πŸ™ƒ
 
ada kabar gembira ya, polisi sudah berhasil menangkap karyawan scammer yang jadi markas di Yogyakarta 🀩! tapi apa sih yang harus dilakukan selanjutnya? kita harus lebih waspada dan tidak ragu untuk melaporkan informasi jika kita mengetahui ada tindakan ilegal. tapi kenapa lama aja penyelidikan? perlu ada bantuan dari pihak lain, seperti lembaga kepatuhan informasi. tapi secara umum, aku senang dilihat polisi sudah beraksi 😊.
 
Sekarang ini aisi banget lagi kasus scammer nih πŸ€¦β€β™‚οΈ. Polisi Yogyakarta tiba-tiba jadi markas scammer internasional? Mau bukti buat siapa? Belum ada yang yakin kalau rumah itu benar-benar markas scammer, tapi polisi sudah melakukan gerebekan dan menangkap karyawan. Sudah terasa seperti drama nih 🎭. Warga sekitar tidak tahu apa-apa, hanya karena banyak motor parkir, jadi kayaknya bukti tidak ada. Saya masih ragu-ragu, kasus ini belum selesai apa lagi?
 
Makasih ya polisi atas aksi gergebun itu! Saya pikir ini penting banget buat mencegah scammer di Indonesia. Saya senang melihat mereka menangkap karyawan yang ada di kantor itu, tapi aku masih ragu-ragu kenapa rumah kontrakan itu serasa ramai banget sehari-hari, walaupun bukan tahu apa kegiatan mereka. Makasih polisi atas kerja keras dan semoga ini membantu mencegah scammer di Indonesia! πŸ™πŸ’‘
 
Wow 🀯! Rumah berlantai dua tersebut memang sering dipenuhi oleh sepeda motor πŸš΄β€β™‚οΈ dan orang banyak selama 24 jam, tapi siapa tahu bisa jadi itu tidak ada hubungannya dengan kegiatan scammer ya πŸ˜’. Menarik banget bagaimana polisi berhasil menemukan markas scammer internasional di Yogyakarta 😲. Puluhan ponsel dan laptop yang ditemukan juga bertebaran di tempat tersebut, pasti ada banyak bukti yang harus dipertimbangkan dalam penyelidikan ini πŸ€”.
 
Gue think kalo kayak ini Polisi Yogyakarta udh mengalami kegagalan lagi! Mereka bilang ada markas scammer di rumah berlantai dua itu, tapi apa yang bikin saya ragu? Karena gue lihat foto2 ponsel dan laptop yang disita, kayaknya kayak banget sama rumah kontrakan yang udh terkenal dengan banyak sepeda motor parkir. Apakah benar-benar ada aktivitas scammer di sana? Gue masih ragu, karena masih banyak alasan untuk proses penyelidikan yang berat. Banyak bukti harus disiapkan dulu sebelum bisa mengatakan ada markas scammer di sana.
 
Maksud apa lagi rumah berlantai dua di Jalan Gito Gati itu? Siapa tahu sih, mungkin ada koin yang jatuh dari langit ke sana? Polisi ini kayaknya hanya mencari alasan untuk mengintip orang lain, kalau bukan, kenapa mereka mau menangkap karyawan yang ada di kantor itu? Puluhan ponsel dan laptop? Wah, sepertinya ada party besar di rumah berlantai dua itu! Tapi tolong jangan lupa, masyarakat harus waspada, kalau tidak akan datang penjaga keamanan dari seluruh Indonesia ya πŸ˜’
 
aku rasa ini gini sih... semoga mereka bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan aman, tapi di sisi lain aku juga rasanya sedikit curiga kalau ada yang salah dari awal, karenanya bukti-bukti itu harus dibawa ke puncaknya, agar kita semua bisa tahu apa benarnya yang terjadi di rumah berlantai dua tersebut. dan pastikan para korban tidak terluka dalam proses penggerebekan ini πŸ€”πŸ’‘
 
Gue pikir ini konyol banget! Rumah berlantai dua itu sih udah jadi markas scammer internasional? πŸ˜‚ Maksudnya apa sih? Kalau warga nggak tahu pasti terkait aktivitas di rumah, maka kegiatan dari luar pun tidak tampak. Artinya mereka udah terlibat dalam scammer, tapi masih bilang nggak mengetahui? πŸ€”

Aku bayangkan kalau gue jadi karyawan di rumah itu. Aku bisa mengimajinasi apa yang terjadi di sana. Seperti kalau ada orang lain yang bekerja dari sana dan aku harus membuat kontak dengan mereka setiap hari. Tapi kalau aku bilang nggak tahu pasti terkait aktivitas di sana, maka orang lain pun tidak akan percaya. πŸ€·β€β™‚οΈ

Tapi, gue setuju dengan polisi yang melakukan serangan gergebun ke rumah itu. Karena, tentu saja, kita harus memastikan bahwa tidak ada scammer lagi di sana. πŸ’―
 
Gue curhat sih, apa asal-usul kantor scammer itu? Dulu rumah itu sering digunakan oleh teman-temen saya untuk meja makan dan ngobat. Gue punya kenangan kalau ada suatu hari, ada seorang pria asing yang datang dari luar kota dan tinggal di rumah itu. Tapi apa yang terjadi? Kini ternyata itu adalah markas scammer! 🀯

Gue rasa ini bukan cerita biasa-biasa aja. Jadi, kenapa polisi harus langsung menggerebekan tempat itu? Gue curhat, biar jelas apa yang terjadi dan siapa yang terlibat. Apakah ada yang salah dengan warga itu? Atau mungkin ada yang bisa berbagi informasi tentang kantor scammer ini? πŸ€”
 
Gue pikir aja, kalau polisi mulang sering2 ngeceh-keceh di situ. Sebagai netizen, gue sih udah coba ngeliat rumus keriputannya keseharian di Jalan Gito Gati itu, tapi ternyata beda banget dengan akses ke internet dan layanan yang mereka tawarkan. Mungkin nanti penyelesaian kasus ini akan lebih kompleks daripada apa yang terlihat sekarang, sih...
 
Maaf kawan, kabar gembira ini nggak bisa diterima πŸ€•. Scammer internasional di Yogyakarta? Itu artinya orang-orang bisa dipaksa bekerja tanpa hak dan tidak mendapatkan gaji yang adil πŸ€‘. Mereka harus bekerja 24 jam sehari, apa lagi kayaknya 🀯. Dan kini mereka dihentikan oleh polisi, tapi aku rasa masih banyak lagi kasus seperti ini yang nggak terungkap πŸ”. Aku harap ini bisa menjadi pelajaran bagi orang-orang yang tertipu oleh scammer πŸ˜”.
 
kembali
Top