Polisi Gerebek Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman

Gue rasa mesti ada tanda-tandanya ya kalau rumah itu dijadikan markas scammer! Gue bayangkan kalau ada puluhan ponsel dan laptop di tempat tersebut, sih... apa lagi ada yang nggak jelas? Polisi already bukti-buktinya, tapi masih banyak alasan yang bikin lama aja. Gue harap polisi bisa segera menyelesaikan kasus ini dan tidak ada yang ternoda lagi 🤔💻
 
Wah, gue penasaran banget sih apa yang terjadi di rumah kontrakan itu 🤔. Gue ya pikir kalau polisi gak perlu masuk ke sana juga, bisa cari bukti dari luar dulu deh. Tapi, nanti kenapa polisi harus melanggar privasi warga?

Gue rasa kalo ada yang terlibat dengan scammer, kalau bukan warga pasti ada yang lain, nggak? Dan gue penasaran juga sih apa yang ada di dalam rumah itu, apalagi sepeda motor yang banyak 🚴‍♂️. Gue rasa polisi harus cari jawabannya dari sumber yang lebih baik, bukan sekedar melanggar privasi warga aja.
 
Apa kabar sih bro, kalau ada yang penasaran apa punya polisi di Sleman, jangan salah ngaruh aja, mungkin karena informasi dari masyarakat yang berasal dari warga punya kecurigaan, tapi ternyata kenyataannya bukan seperti yang dipikirkan. Kalau asli ngerasa serius dan ada alasan yang kuat, tidak usah panjang lebar sih, polisi sudah bisa melakukannya. Dan juga, kalau warga nggak tahu pasti terkait aktivitas rumah berlantai dua itu, jadi kenapa mereka harus terlibat? Warganya ngerasa penasaran apa nanti, dan nggak ada bukti yang kuat bahwa rumah tersebut sebenarnya digunakan untuk scammer.
 
Gue rasa ini sama aja kayak kisah 'Pengabdi Setan' di tahun 90-an ya... rumah berlantai dua itu terus terjamahin oleh seorang penipu, siapa tahu lagi? Polisi sampai-sampai geger bengong, serangan gergebun seperti ini kayak kisah aksi film aja, siapa yang pikir ini bisa terjadi di Yogyakarta? Gue rasa lebih senang ketika gue masih kecil, kita tidak memiliki internet, jadi kita nggak pernah terpengaruhi oleh hal-hal ini. Sekarang ini, gue malah khawatir, siapa yang nanti bakal menjadi korban? 🤔💻
 
Aku pikir polisi juga bisa masuk ke rumah orang lain tanpa harus menangkap semua korban. Ngomong-ngomong, apa salahnya kalau mereka langsung mengambil bukti-buktinya dan tidak perlu melihat proses penggerebekan? Yang penting adalah hasilnya sudah jelas, bukan bagaimana caranya hasilnya diperoleh. Dan apa dengan keadaan sepeda motor yang banyak parkir di rumah itu? Nggak bisa jadi bukti bahwa itu markas scammer? Aku rasa polisi lebih serius kalau tidak juga mempertimbangkan semua aspek situasi, tapi hanya fokus pada yang terang-terangan.
 
Gue bayangkan aja, polisi Yogyakarta jadi Markas Scammer Internasional 😂🕵️‍♂️. Aku rasa mereka malah cari tujuan untuk membiarkan scammer bebas bergerak. Puluhan ponsel dan laptop? Wah, itu cuma mainan anak-anak aja! 🤣 Dan warga nggak tahu apa-apa? Sepertinya mereka lebih terkenal dengan kehadiran sepeda motor 24 jam. Gimana caranya lagi yang gue salah? 😊
 
kembali
Top