Polisi Fasilitasi Restorative Justice Guru di Pamulang

Polisi Tangerang Selatan telah membuka peluang perdamaian bagi guru yang dipolisikan di Pamulang. Christiana Budiyati, dikenal sebagai Bu Budi, mengajar di SDK Mater Dei dan dilaporkan atas dugaan kekerasan verbal orang tua siswa karena menegur dan menasihati anaknya.

Kapolres Tangerang Selatan telah menerima untuk kedua belah pihak melakukan perdamaian dan akan menempuh jalan restorative justice. Pihak polisi ingin melakukan perundingan untuk mengatasi masalah yang terjadi di sekolah tersebut.

Menurut sumber, peristiwa kekerasan verbal itu terjadi pada Agustus 2025 dan karena upaya mediasi tidak tercapai, orang tua siswa melaporkan guru tersebut ke polisi. Akhirnya, bulan Desember 2025, laporan ke Polres Tangerang Selatan ditindaklanjuti.

Kejadian tersebut berawal saat kegiatan lomba sekolah berlangsung dan seorang siswa meminta temannya untuk menggendong, tetapi temanya tidak siap. Akhirnya murid tersebut terjatuh dan tidak ada yang menolong. Sebagai wali kelas, Bu Budi menyayangkan kejadian tersebut dan menegur serta menasihati murid-muridnya secara umum agar bertanggung jawab, saling peduli, dan menghayati nilai-nilai Pancasila.

Namun, salah satu siswa merasa dimarahi di depan kelas. Mediasi secara kekeluargaan tidak berhasil dan pihak keluarga lalu memindahkan anaknya ke sekolah lain. Bu Budi dilaporkan ke Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pendidikan, serta Polres Tangerang Selatan dengan tuduhan melakukan kekerasan verbal.

Sekarang, pihak polisi akan melakukan perdamaian untuk mengatasi masalah ini.
 
Pagi... toh aku pikir ada solusi yang tepat banget buat Bu Budi, tapi aku jadi ragu deh. Aku lihat kejadian di sekolah itu serius dan memang perlu dilawan. Tapi, aku khawatir kalau perdamaian itu bisa membuat Bu Budi langsung dilepaskan tanpa harus menjelaskan apa yang terjadi. Aku ingat kalau ada suka dan toga yang dibawa oleh anak kecil itu, apalagi di depan kelas... aku rasa itu tidak sesuai banget. Tapi, aku juga tahu bahwa Bu Budi adalah wali kelas yang baik dan ingin memajukan anak-anaknya. Aku harap perdamaian ini bisa membuat semua pihak bisa saling mengerti dan mencari solusi yang tepat.
 
ini sangat mengecewakan kan kalau wali kelas terus dimarahi di depan kelas apa lagi karena usilah mediasi keluarga tidak berhasil ngerasa ada yang salah dengan bu budi tapi harus dituntut ke polisi sih 🤔
 
Gue pikir wajar banget, apalagi kalau anaknya itu terjatuh dan gak ada yang menolong. Tapi gue juga pikir Bu Budi bisa lebih sabar dan tidak langsung marah, apa lagi di depan kelas. Gue rasa dia harus belajar cara menghadapi situasi seperti itu dengan lebih bijak. Tapi gue juga senang kalau polisi mau melakukan perdamaian, biar tidak terjadi konflik yang serius lagi.
 
Aku pikir gini sih... Mungkin yang salahnya adalah karena mereka tidak bisa menolong murid yang jatuh kan. Tapi kalau ada yang merasa dimarahi, itu juga bukan baik. Aku rasa perlu ada orang yang bisa mengatur agar semua orang bisa saling peduli dan bertanggung jawab. Nah, tapi apa sih yang salah dengan Bu Budi? Mungkin dia hanya ingin anak-anaknya berperilaku baik, tapi kalau cara dia lakukan itu memalukan, mungkin itu juga salah kan? Tapi aku pikir polisi ini salah karena harus menangani masalah ini. Mungkin mereka bisa melihat dari sudut pandang Bu Budi, bukan hanya orang tua yang melaporkan.
 
aku rasa apa yang terjadi di sekolah itu salah satu contoh bagaimana kesalahan komunikasi bisa jadi masalah besar, tapi juga bisa jadi peluang besar agar kita belajar dari kesalahan tersebut . aku pikir kalau apa yang dilakukan Bu Budi sebenarnya tidak salah, dia hanya ingin anak-anak belajar pentingnya saling peduli dan bertanggung jawab . tapi mungkin perlu dicoba cara lain untuk menyampaikan pesan tersebut, misalnya bukan harus langsung menegur di depan kelas.
 
ini situasinya sih kagum banget, apa yang salah dengan Bu Budi aja ingin menegur anaknya agar bertanggung jawab dan jujur, tapi ternyata itu dianggap sebagai kekerasan verbal oleh orang tua siswa. kayaknya perlu ada kesadaran tentang bagaimana cara memandu anak-anak agar tumbuh menjadi manusia yang baik dan bertanggung jawab. saya rasa pihak sekolah dan polisi harus berusaha lebih baik lagi dalam menyelesaikan masalah seperti ini dengan cara restorative justice, sehingga tidak ada salah paham lagi dan semua pihak bisa melihat dari perspektif masing-masing. 🤔💡
 
Gue rasa perlu diingat bahwa setiap orang punya hak untuk melindungi anaknya juga sih... tapi gue pikir Bu Budi tidak boleh dilarang begitu aja, gue bayangkan kalau bukannya dia yang terjatuh dan tidak ada yang menolong. Tapi gue juga paham bahwa salah satu siswanya merasa dimarahi di depan kelas itu sangat bukan baik... kayaknya perlu ada penegakan hukum yang tepat tapi jangan sampai terlalu keras, gue rasa perlu ada kompromi ya.
 
Pagi omong2an ini kayaknya terlalu serius kan? Biar mantap si Guru Bu Budi ini, tapi kalau dia bilang sesuatu yang salah, dia harus jujur dan menerima, nggak boleh menyangkal. Aku rasa kalo dia bilang apa yang benar, orang tua siswa itu tidak perlu marah terlalu banyak. Kita harus belajar untuk mengendalikan emosi kita sendiri dulu sebelum marah pada orang lain.
 
Gue pikir gini, apa salahnya Bu Budi menegur muridnya? Gue jadi rasa Bu Budi sengaja ingin memberi nasihat pada murid-muridnya agar menjadi lebih bertanggung jawab. Kalau gue duduk di kelasnya, aku jadi rasa Bu Budi buatlah murid-muridnya lebih baik. Tapi, kalau ada yang merasa terluka, gue pikir penting juga memahami perasaan mereka. Nah, kalau ada kesempatan buat mediasi lagi, aku jadi rasa itu bisa banget membantu. Gue harap pihak sekolah dan keluarga muridnya bisa belajar dari kejadian ini dan menjadi lebih baik. 😊🤝
 
Guru itu ternyata hanya ingin menyayangi anaknya dan menegur siswa lain untuk jaga kesabaran, tapi ternyata dianggap salah. Apa yang salahnya? Di mana kesalahan berada jika seseorang hanya ingin memberi nasihat kepada anaknya di kelas? Sepertinya kejadian ini terjadi karena tidak ada komunikasi yang baik antara guru dan siswa, atau mungkin ada kesalahpahaman. Saya harap pihak polisi bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan adil, dan Bu Budi bisa kembali membimbing murid-muridnya di SDK Mater Dei 🤞
 
gue rasa perlu diingat bahwa seorang guru itu bukan hanya menjadi pengajar tapi juga menjadi wali keluarga yang tesebut juga salah satu orang tua, ya? dan kalau gue tidak salah, ada kasus serupa dimana guru juga dilaporkan karena menegur anaknya. tapi gue pikir apa yang salah dengan Bu Budi itu? dia hanya ingin melatih murid-muridnya agar bertanggung jawab dan saling peduli, kan? tapi setidaknya ini bisa menjadi peluang untuk Bu Budi memperbaiki kesalahannya dan menjadi guru yang lebih baik lagi, dan gue senang sekali kalau pihak polisi mau melakukan perdamaian untuk mengatasi masalah ini, karena yang penting adalah anak-anak tersebut bisa kembali ke sekolah dengan aman dan nyaman 🤞
 
Gue rasa Bu Budi gacor banget! Gue percaya kalau dia buat baik-baik aja, tapi orang tua siswanya terlalu cepat marah. Luar nara, kejadian itu bisa jadi gak terjadi kalau orang tua siswa tidak terlalu panas. Sekarang juga, pihak polisi mau melakukan perdamaian, itu wajib! Gue harap bisa seehaja mendingin dan tidak ada yang terluka lagi 😊
 
aku pikir polisi gini kayaknya terlalu cepat aja nanti apa yang punya bu budi kalau gini kembali dilaporkan lagi ke polisi... aku malu banget lihat sekolah itu ada masalah seperti ini, tapi aku juga penasaran bagaimana caranya dia bisa menegur anaknya di depan kelas... aku pikir baiknya jangan paksa orang tua siswa yang merasa tidak nyaman lagi ke sekolah, tapi bagaimana caranya membuat kalau tidak terjadi masalah seperti ini di masa depan? 🤔📚
 
ini cerita yang sedaya-sedaya nge-nerpakin tapi sepertinya ada sisi lain yang belum terungkap sih... apa itu arti dari laporan ke Polres Tangerang Selatan ditindaklanjuti? apa benar-benar ada bukti bahwa Bu Budi melakukan kekerasan verbal pada anaknya? dan mengapa upaya mediasi secara kekeluargaan tidak berhasil? perlu diingat bahwa Bu Budi adalah guru yang sudah lama bekerja dan memiliki reputasi baik di sekolah itu. mungkin ada sisi lain yang lebih kompleks daripada yang terungkap sekarang...
 
Mungkin bukannya orang tua siswa yang salah kalau mereka memilih sekolah baru? 🤔 Kalo gini, Bu Budi ternyata hanya mencoba menasihati murid-muridnya agar lebih bertanggung jawab, tapi ternyata malah membuat salah satu siswa merasa dimarahi di depan kelas. Saya rasa polisi harus lihat dari perspektif yang lebih luas kalau ingin menyelesaikan masalah ini. 🤷‍♂️
 
Guru yang sibuk jg bisa salah, tapi apa yang penting adalah bagaimana cara mengatasi kesalahan itu. Aku pikir lebih baik buat ada mediasi secara kekeluargaan dulu, sehingga orang tua dan Bu Budi bisa berdiskusi sendiri, gak perlu tangan panas polisi. Dan kalau masih gagal, maka lanjutkan ke perdamaian melalui pihak polisi. Aku harapnya bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan aman 😊
 
Gue pikir kalau apa yang terjadi di sekolah itu bisa diatasi dengan cara lain, bukan hanya perundingan aja 🤔. Gue rasa ada salah satu sisi, orang tua siswa yang melaporkan Bu Budi ke polisi, gue pikir mereka punya tanggung jawab juga, bukan cuma Bu Budi aja 🙅‍♂️. Dan mungkin kalau sekolah itu bisa memberikan pelatihan tentang bagaimana cara menegor dan menasihati anak secara tepat, jadi tidak ada salah paham lagi 😊.
 
Aku pikir Bu Budi tidak salah, tapi aku juga tahu dia harus lebih berhati-hati dulu ya... Aku rasa kalau dia hanya ingin baik-baik aja, tapi anak-anak kadang kurang berat hati... Tapi aku juga paham kalau walaupun dia tidak salah, tapi kejadian di sekolah itu masih terjadi dan harus diatasi dulu... Aku rasa kapolres Tangerang Selatan kayaknya melakukan hal yang tepat dengan melakukan perdamaian...
 
Kalau aku pikirnya, Bu Budi itu kayak banget, dia hanya ingin kakek-nyonya yang anaknya malas jadi temannya, apa salahnya? Aku rasa keluarga itu yang bingung deh, mereka yang malah memindahkan anaknya ke sekolah lain karena disebutkan di depan kelas. Tapi aku juga tidak setuju dengan caranya Bu Budi mengatainya, kayaknya gini dia bisa mengajarnya dengan cara yang lebih baik.
 
kembali
Top