Polda Metro Jaya Bakal Fasilitasi RJ Kasus Guru di Tangsel

Polda Metro Jaya mempersiapkan kasus guru yang diduga melakukan kekerasan verbal kepada murid di Tangerang Selatan. Pernyataan dari Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, bahwa peristiwa ini terjadi pada Agustus 2025 dan sudah sempat dilakukan mediasi antara pelapor dan terlapor, namun tidak menemui kesepakatan. Sehingga, laporan ke Polres Tangerang Selatan untuk kedua belah pihak dilakukan Desember 2025.

Dalam kasus ini, guru bernama Christiana Budiyati melaporkan dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak. Menurut Kombes Budi Hermanto, proses ini masih dalam tahap penyelidikan dan dijadwalkan akan dilakukan mediasi oleh kedua belah pihak.

Guru tersebut diperkirakan telah memberikan nasihat kepada seluruh muridnya, namun ada pernyataannya yang dinilai kurang ajar kepada salah satu anak hingga melapor kepada orang tuanya. Orang tua siswa dan guru tersebut sempat bertemu, tetapi karena permintaan maaf tidak dilakukan di forum kelas, orang tua melaporkan ke kepolisian.

Polda Metro Jaya mempersiapkan untuk melakukan perdamaian dan menempuh jalan restorative justice.
 
ini kasus yang serius banget! apa yang salah dengan guru ini? dia sengaja memberikan nasihat yang tidak tepat padahal anaknya masih kecil, itu seperti mengutus-ucit kan? tapi juga ada salah arah di sisi orang tua, mereka langsung melaporkan ke polisi tanpa membicarakan terlebih dahulu dengan guru yang berkenan... apa yang harus dilakukan sekarang? jadi polisi punya peran sebagai middleman sih? dan apa itu perdamaian ini? apakah hanya tentang menghindari kasusnya saja atau ada yang lebih dari itu?
 
Saya penasaran kenapa guru itu belum mau meminta maaf? ๐Ÿค”๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ Mungkin perlu ada contoh baik dari mereka yang sudah berkejaran ke lapangan. ๐Ÿ‹๏ธโ€โ™€๏ธ Atau apa kalau juga terjadi hal serupa di sekolah lain? ๐Ÿ˜’ Saya harap pihak sekolah dan pendidikan bisa lebih bijak dalam mengatasi masalah seperti ini. ๐Ÿ’ก Mungkin ada cara lain yang tidak harus melibatkan kepolisian, tapi perlu diinvestigasi lebih lanjut dulu. ๐Ÿ•ต๏ธโ€โ™€๏ธ
 
Kasus guru yang diduga menganiaya muridnya itu kayaknya nggak bisa dihindari sih... apa yang ingin dibicarakan ni? Arahannya ada, tapi kapan aja nih? Mediasi udah dilakukan, tapi masih belum jadi. Mungkin karena orang tuanya lebih kuat sih, atau mungkin dia malas ngomong dulu. Tapi sepertinya sudah pasti, dia udah bawa nasihat yang bisa jadi dianggap kurang ajar. Ngapain lagi pas itu udah terjadi?
 
Gak percaya lagi dengan sistem pendidikan kita ๐Ÿ˜ฉ. Guru ini kayaknya sudah terlalu banyak berbicara dan tidak peduli dengan perasaan anak-anaknya, kan? Tapi apa yang bisa dilakukan sekarang, nih? Mungkin karena masih ada aturan yang mengatur tentang pendidikan, tapi di balik semua itu, masih ada cara lain untuk membuat guru seperti ini berubah. Kita harap kepolisian bisa melanjutkan penyelidikan dan buat perubahan yang baik dari dalam, biar anak-anak kita bisa belajar dengan nyaman ๐Ÿค—.
 
Rasa penasaran aku nih, apa yang terjadi dengan Christiana Budiyati ya? Dua belah pihak sudah bertemu, tapi nggak bisa sepakat apa aja? Aku harap dia bisa menerima maaf dari anaknya dan orang tuanya, supaya kasus ini tidak sampai di tempat yang lebih buruk. Perdamaian itu penting, jadi aku harap polda bisa membantu menyelesaikan kasus ini dengan cepat.
 
Mungkin kalau gurunya udah laper, jangan perlu kasus yah... siapa tahu dia udah bawa korban ke klinik psikiatri dulu aja, lalu gak ada masalah lagi ๐Ÿ˜…. Yang penting, anak-anaknya udah aman dan nyaman di sekolah. Mungkin polda Metro Jaya udah bisa lebih cepat menyelesaikan kasus ini, jangan perlu tunggu sampai desember...
 
heya, aku senang sekali bisa mendengar bahwa Polda Metro Jaya sedang mempersiapkan kasus ini dengan benar-benar serius ๐Ÿ˜Š. Aku rasa kalau guru yang satu ini harus belajar dari kesalahan-kesalahannya dan tidak hanya memberikan nasihat saja, tapi juga membuat kebijaksanaan yang benar-benar jelas dan spesifik kepada muridnya. aku rasa orang tua itu memang memiliki hak untuk melaporkan hal ini ke polda, karena apa yang dilakukan oleh guru tersebut terlalu serius ๐Ÿ˜•. aku harap polda bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan adil, dan membantu murid-muridnya untuk belajar dari kesalahan-kesalahannya. aku juga berharap agar guru tersebut dapat belajar dari kesalahan-kesalahannya dan menjadi lebih bijak dalam memberikan nasihat kepada murid-muridnya di masa depan ๐Ÿคž.
 
aku pikir kalau kita buat sistem pendidikan yang lebih santai aja, anak-anak nggak perlu terlalu keras-keras di sekolah. aku pernah duduk di bangku SD nih, ada saat-saat kelas sedang sibuk dan gini-gini aja, tapi aku masih bisa belajar nggak? ๐Ÿ˜‚ apalagi kalau guru tidak punya waktu untuk mengajar dengan baik. aku rasa kasus ini kayak gitu, kenapa kita harus membuat sistem yang lebih santai sih... ๐Ÿค”
 
Gue sih pikir kalau pihak sekolah sudah punya aturan yang jelas banget tentang bagaimana cara mengatasi masalah kekerasan verbal, tapi sepertinya masih banyak guru yang tidak mau mendengarkan nasihat mereka sendiri. Apalagi yang terjadi sekarang adalah karena ada orang tua yang melaporkan ke polisi, bukan karena guru tersebut benar-benar melakukan kesalahan yang serius.

Gue harap pihak sekolah dan polda bisa mencari jalan tengah yang lebih baik, seperti mediasi yang sudah dilakukan sebelumnya, bukan lagi melakukan laporan ke polisi. Dengan demikian, mereka bisa menemukan solusi yang lebih baik untuk mengatasi masalah ini dan membuat suasana kelas menjadi lebih aman dan nyaman bagi murid-murid. ๐Ÿคž
 
Aku pikir ini juga kasus yang bikin kita sedih deh... Guru itu sudah memberikan nasihat, tapi masih ada salah satu anak yang merasa tidak nyaman apa lagi. Aku rasakan jika keduanya (orang tua dan guru) harus jujur tentang apa yang terjadi dan berusaha menemukan solusi bersama. Saya pikir restorative justice ini bukan hanya tentang perdamaian, tapi juga tentang mengajar kita untuk bertanggung jawab dan menghormati hak-hak orang lain.
 
Aku rasa kalau ini buat korban lebih sulit lagi. Kalau sudah pernah ada mediasi, tapi gak bisa sesepakatkan, kenapa masih harus dilaporkan ke polres? Aku pikir sudah cukup juga dihormati oleh guru dan muridnya kalau gak ada konflik sama sekali ๐Ÿค”
 
Gak usah bingung kok. Kejadian ini jadi pengingat bahwa kita harus bisa berkomunikasi dengan baik, terutama di tempat kerja atau sekolah. Kadang-kadang kita lupa bahwa murid-murid kita bukan hanya anak-anak, tapi juga memiliki perasaan dan kebutuhan yang sama seperti kita sendiri. Gua rasa sedih banget mendengar gurunya melakukan hal yang tidak tepat, tapi aku juga rasa gurih banget dengar orang tuanya yang tidak menyerah. Perdamaian itu penting, tapi juga penting caranya agar benar-benar berakhir dengan kesepakatan.
 
Gue rasa gini kasus ini pasti masih sengaja terjadi ya... dari awal udah ada masalah, orang tua sudah melaporkan, kemudian apa yang harus dilakukan? Mediasi dulu, lalu apa? Gue pikir lebih baik segera buat kesepakatan. Dan apa dengan nasihatnya? Jangan berarti dia hanya memberikan nasihat aja, tapi ada yang salah dengan cara dia berbicara ya...
 
Gue rasa kasus ini kayaknya harus ditangani dengan hati-hati banget ๐Ÿ˜Š. Guru yang duduk di bangku itu memang perlu belajar untuk mengatur diri, tapi gak usah terlalu keras sih ๐Ÿ™. Mediasi adalah salah satu cara yang tepat buat menyelesaikan konflik ini, tapi pasti harus ada aturan-aturan yang jelas untuk kedua belah pihak nih ๐Ÿ“. Gue rasa orang tua juga tidak boleh terlalu keras dengan guru, karena kalau gak berani mau maafin dulu, maka anaknya akan terus bingung ๐Ÿคทโ€โ™€๏ธ.
 
kejadian ini gue pikir ada yang salah dengan guru itu... tapi mungkin juga ada penjelasan lain. apa benar dia hanya memberikan nasihat, tapi ada satu kalimat yang membuat anaknya merasa tidak nyaman? sepertinya ada room for negotiation di sini... tapi juga tidak boleh dijadikan contoh bahwa orang tua bisa langsung melaporkan ke polisi tanpa pernah berdiskusi dulu. saya rasa polda metro jaya harus fokus pada proses mediasi dan restorative justice, agar kesepakatan bisa dicapai dan gue rasa ada pelajaran yang bisa dipelajari dari kasus ini...
 
Makasih ya Polda Metro Jaya udah ngajak kasus ini masuk kelas, tapi kenapa harus lama sih? Sepertinya pasien guru ini masih belum sempurna di antara murid-muridnya ๐Ÿค”. Tapi jangan dikecil-kecilan ya, Polda Metro Jaya udah ngajak mediasi, itu adalah langkah yang positif. Atau mungkin lebih baik lagi kalau guru tersebut sudah belajar dari kesalahan-kesalahannya sendiri sebelum murid-muridnya malah lapor ke polisi? Tapi sepertinya masih banyak hal yang perlu diperbaiki di sekolah ini ๐Ÿ“š.
 
Gak percaya dulu aja, guru yang kayaknya harus menjaga keselamatan anak-anaknya itu malah memberikan nasihat yang salah pada muridnya. Apalagi sudah dilakukan mediasi, tapi gak ada hasilnya. Saya rasa ini bukan hanya tentang kesalahan guru, tapi juga tentang kesadaran kita semua. Siapa yang mau menjadi korban kekerasan verbal? Gak ada jawaban dari Polda Metro Jaya, apa-apa pun cara perdaulatan yang mereka ambil. Maksudnya siapa yang salah, gak penting. Yang penting adalah anak-anak kita harus aman dan dihargai ๐Ÿคฌ.
 
Guru Christiana Budiyati ini benar-benar salah kan? Dia memberikan nasihat kepada seluruh muridnya, tapi ada satu anak yang kurang ajar dia bilang kepadanya, dan itu dianggap tidak pantas. Tapi dia melaporkan dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak, kan? Itu berarti dia ingin memprotes kekerasan verbal yang dilakukan oleh guru tersebut.

Saya pikir Polda Metro Jaya harus lebih teliti dalam menyelidiki kasus ini. Mungkin ada alasan yang tidak kita ketahui mengapa guru tersebut memberikan nasihat kepada muridnya dengan cara yang kurang ajar. Tapi apa yang penting adalah kedua belah pihak bisa berbicara dan mencari jalan untuk memulihkan hubungan mereka.

Saya setuju bahwa perdamaian dan restorative justice harus menjadi prioritas dalam menyelesaikan kasus ini, tapi kita juga harus mempertimbangkan kembali tentang apakah guru tersebut melakukan kesalahan yang benar-benar parah. Tapi saya tidak ingin menghakimi guru tersebut sebelum semua fakta ditemukan ๐Ÿ˜Š
 
kembali
Top