Pigai Sebut Prabowo Tak Lakukan Reshuffle Dalam Waktu Dekat

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak akan melakukan perombakan kabinet atau reshuffle dalam waktu dekat. Ia menyatakan bahwa isu ini sudah dibantah oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebelumnya.

Pigai mengemukakan, "Kalau Mensesneg bilang tidak ada, itu tidak mungkin akan ada. Karena ini menyangkut integritas atas pernyataan." Ia meminta agar semua pihak menghormati pernyataan Prasetyo Hadi terkait dengan reshuffle kabinet.

Pigai juga menyebutkan bahwa posisi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan Thomas Djiwandono sebenarnya hanya pelantikan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030. Tapi, ia tidak menyatakan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan reshuffle kabinet.

Menurut Pigai, perombakan jajaran menteri atau reshuffle kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa Presiden secara berkelanjutan melakukan penilaian dan evaluasi terhadap kinerja para pembantunya dalam pelaksanaan program dan tugas di kementerian serta lembaga.

Pigai menyimpulkan, "Yang perlu dipahami masalah kabinet ini kan hak prerogatif dari Bapak Presiden dan kemudian Bapak Presiden tentu setiap hari melakukan evaluasi. Dalam tanda kutip ya, bukan berarti satu forum khusus untuk mengevaluasi."
 
Gue pikir gini, gue rasa Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai benar-benar teliti dalam penjelasannya tentang perombakan kabinet. Gue nggak paham kenapa gue masih ragu-ragu soal ini. Mungkin karena gue cuma netizen aja, tapi gue rasa harus percaya pada kata-kata dari orang-orang yang terkenal di negeri kita πŸ™. Gue pikir Presiden Prabowo Subianto kan sudah memberikan penjelasan yang jelas tentang perombakan kabinet ini, dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga telah membantah soal ini sebelumnya πŸ™…β€β™‚οΈ. Gue rasa harus lebih sabar dan percaya pada prosesnya aja, gak usah terburu-buru soal perombakan kabinet yang dijanjikan oleh Presiden πŸ•°οΈ.
 
😊 Maksudnya kalau kalau mau ngerombang perombaan kabinet, gada bisa di lakukan. Presiden udah punya hak prerogatif banget, bikin resuffle kabinet apa aja, dia deh yang bisa ngawasi. Nah, siapa tahu ada yang ingin tekenal, pasti harus dijawab lemas πŸ€”.
 
gampang terasa kalau pamarikan kabinet itu jadi semacam cerita rakyat aja, tapi rasanya pribadi Prabowo Subianto yang bisa diprioritaskan terlebih dahulu ya... siapa tahu apa salahnya dia gak mau ngebahas hal ini sama Mensesneg atau apa. tapi kalau benar-benar sifat prerogatif Presiden, itu beda cerita lagi.
 
Gue rasa nggak perlu terlalu sibuk sama isu ini kaya... kalau Pigai sudah bilang di Mensesneg Prasetyo Hadi siapa yang bisa teka. Kalo Presiden Prabowo Subianto mau reshuffle atau gede kabinet, pasti dia akan laksanakan aja... tapi siapa tahu, mungkin ada hal lain yang bikin dia ragu-ragu, kayaknya gue justru sabar-sabaran duduk sambil menikmati es teh bengtil.
 
Gue penasaran apa yang bikin Presiden Prabowo Subianto tidak ingin melakukan perombakan kabinet ya πŸ€”. Gue pikir ini karena dia tidak ingin banyak orang yang merasa tidak puas atau merasa kalah dalam reshuffle kabinet nih πŸ˜…. Tapi, kalau benar-benar karena ada alasan yang lebih penting, gue paham lah. Karena kalau Presiden sudah melakukan perombakan, ini akan mengepakkan semua orang di tangan yang harus mengambil keputusan 😬. Gue rasa lebih baik kalau dia tidak melakukan perombakan dan fokus pada hal-hal yang lebih penting untuk negara kita ya πŸ™.
 
Maksudnya sih kalau presiden bisa mengganti orang apa saja di dalam kabinet. Tapi aku rasa ini harus ada batas-batas, ya? Jangan terlalu banyak ganti-ganti, biar kerjaannya tidak terganggu 😊. Aku rasa perombakan kabinet harus dilakukan dengan hati-hati, biar semua orang tahu apa yang diharapkan dari mereka.
 
Mengerti banget kalau Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai bilang Presiden Prabowo Subianto tidak akan lakukan perombakan kabinet. Tapi, ayo tanya pada siapa yang bilang bahwa Pigai sudah bocor informasi tentang reshuffle? Mensesneg Prasetyo Hadi bilang bukan ada, tapi kalau benar nggak ada bagaimana bisa Pigai tahu di depan umum?

Mengenai posisi Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, ayo jangan terlalu cepat percaya. Kalau perombakan kabinet hanya pelantikan anggota DEN, apa artinya kalau tidak ada pesan dari Presiden? Tapi, sama sekali nggak bisa dibuktikan bahwa Pigai bilang ini hubungannya dengan reshuffle kabinet.

Mengenai hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto, ayo jangan terlalu asyik menerima apa yang dia bilang. Kalau benar dia setiap hari melakukan evaluasi, kenapa kita tidak diberitahu tentang hasilnya? Mungkin ada sesuatu yang tidak kita dengar atau tidak kita ketahui... πŸ€”
 
aku pikir kalau isu reshuffle kabinet ini udah jadi lama banned di Indonesia, siapa pun yang ada power tidak mau kalah, nggak bisa jadi karena tahu apa yang terjadi di dalam kabinetnya πŸ™„. tapi aku rasa kalau Menteri Pigai benar-benar tidak ingin berbicara tentang hal ini lagi, kalau tidak ada bukti nyata, siapa pun yang mengatakan tidak ada harus tetap berjalan dengan apa yang sudah dijanjikan, nggak perlu bingung πŸ€”. aku pikir Presiden Prabowo Subianto bisa jadi benar-benar melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri-menterinya, tapi gak perlu membuat semuanya terlihat seperti ada drama di dalam kabinetnya, kan? πŸ˜‚
 
Gue pikir gini, kalau presiden mau reshuffel kabinet itu kayak gue lalu pas nge-graduate dari IPB. Siapa tau bisa jadi ada yang tidak sesuai dengan visi Presiden, tapi siapa tau juga bisa jadi ada yang lebih baik untuk negara. Gue pikir kalau presiden harus berevaluasi terus, tapi tidak perlu diumumkan sama sekali πŸ˜‚. Kalau kalau di umumkan, itu kayak nge- share foto diri di Instagram, siapa tau orang lain juga mau follow ya 😜.
 
gak bisa percaya sih kalau Pigai bilang ini hak prerogatif Prabowo, tapi sebenarnya ini semua tentang bagaimana cara diatur jajarannya kan? seperti apa caranya Presiden bisa ngontrol ari-ari kabinetnya sendiri? perlu punya aturan yang jelas juga kayaknya biar tidak ada kesalahpahaman lagi πŸ€”
 
Kalau Menteri Hak Asasi Manusia bilang kalau presiden nggak bisa lakukan reshuffle di dalam kabinet, itu beda dengan kalau dia bilang kalau ada yang harus diperbarui. Kita lihat kalau presiden bisa nggak menyesuaikan dirinya dengan kondisi di lapangan. Itu seperti permainan politik, gampang-gugat aja.
 
Gue bayangkan nanti kalau Presiden Prabowo Subianto nyolain ya memutuskan untuk perombakan kabinet tanpa sepengetahuan siapa-siapa. Gue rasa ini akan jadi masalah besar, tapi siap aja sama sekali deh. Bisa jadi, ini semua hanya strategi dari belakang, dan Menteri Pigai hanya nggabung dengan permainan ini sih.
 
kalo ini soal perombakan kabinet, kira-kira nggak ada yang tahu apa yang dimaksud kan? πŸ€” Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai bilang bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak bakal nge-reshuffle kabinet di waktu dekat, tapi siapa tau ada giliran depan ya 😊. Yang penting, kalau sudah ada pernyataan dari Mensesneg Prasetyo Hadi, maka itu artinya sudah selesai kan? πŸ™.

Dan yang buleh dipertanyakan adalah posisi Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, ya kan dia baru diangkat ke posisi anggota DEN periode 2026-2030 aja πŸ€“. Tapi, nggak bisa salah bahwa ada hubungannya dengan reshuffle kabinet sih, tapi siapa tau kalau itu hanya sekedar informasi yang tidak berhubungan kan? πŸ€·β€β™‚οΈ.

Aku rasa yang penting adalah Presiden Prabowo Subianto memiliki hak prerogatif untuk melakukan perombakan jajaran menteri atau reshuffle kabinet, dan dia juga akan terus melakukan evaluasi terhadap para pembantunya setiap hari ya 😊. Jadi, kan giliran depan sih yang penting bukan? πŸ•°οΈ
 
Maksudnya kalau isu perombakan kabinet lagi-lagi ngeliat... πŸ€” Saya pikir Prabowo memang suka ngerasa dirinya sebagai orang yang kuat, tapi seringkali dia malah membuat kita rasa dia tidak bisa mengatur dirinya sendiri πŸ˜…. Nah, kalau Mensesneg bilang tidak ada perombakan kabinet, kan itu bukan berarti tidak akan ada, tapi lebih seperti... "tidak terjadi". πŸ™ƒ Saya rasa ini masalah komunikasi yang serius di pihak Presiden.
 
Mau nggabul apalagi kan? πŸ€” Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai bilang Presiden Prabowo Subianto gak nyantri kabinet dalam waktu singkat. Mensesneg Prasetyo Hadi sudah bilang tidak ada, jadi nggabul sih kalau Presiden bener-bener gak nyantri πŸ™…β€β™‚οΈ.

Tapi, kalau Thomas Djiwandono ditinggalkan posisi Wakil Menteri Keuangan, itu mungkin ada hubungan dengan reshuffle kabinet. Gak jelas sih kalau Pigai bilang apa yang terjadi πŸ€·β€β™‚οΈ.

Saya rasa Presiden punya hak prerogatif untuk nyantri kabinet, tapi kalau dia bilang Reshuffle kabinet ini bisa dilakukan dalam waktu singkat, mensesneg bilang tidak ada, maka gak ada alasan lain kan? πŸ€”
 
Haha, gue penasaran sih mengapa semua pihak selalu ingin tahu apa yang dipikirkan Bapak Presiden πŸ€”. Nah kalau jadi Bapak Presiden ini setiap hari melakukan evaluasi kabinet, itu berarti semua menteri harus selalu siap untuk diarahin dan diarahin lagi kan? πŸ™„ Kalau gue buat contoh, kalau gue punya pekerjaan sebagai karyawan, siapa yang bilang bahwa saya harus selalu siap untuk dipukulin oleh atasan? πŸ€·β€β™‚οΈ Nah, ide yang bagus sih adalah setiap orang harus siap untuk beradaptasi dan tumbuh bersama jaman, tapi apa yang salah dengan Bapak Presiden ingin melakukan perombakan kabinet ini? Mungkin ada sesuatu yang yang saya tidak ketahui kan? πŸ€”
 
Hahaha, apa keadaan ya? Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai punya opini sendiri tentang perombakan kabinet... tapi gak jelas banget! Siapa yang bisa percaya kalau Pigai bilang Prasetyo Hadi sudah mengatakan tidak ada reshuffle, tapi lalu Pigai bilang ada hubungannya dengan reshuffle? Gue rasa ini seperti main karcis di pasar... orang tahu gak apa yang benar dan gak! 🀣
 
Gue jadi penasaran nih, kalau memang tidak ada reshuffle kabinet dekat aja, apa artinya lagi? Kalau gini, apa yang dibawa oleh Thomas Djiwandono ke DEN itu sebenarnya tidak ada hubungan dengan reshuffle kabinet? Gue rasa ini kayak ngelamkan, kalau benar-benar tidak ada perombakan kabinet, masing-masing menteri harus selalu siap diawasi dan dipantau setiap hari. Tapi, gue juga paham, ini semua hak prerogatif dari Presiden, tapi gimana kalau beberapa menteri merasa tidak puas dengan evaluasi yang diberikan? Gue rasa ini kayak ngajadinkan, kalau Presiden hanya bisa memilih siapa saja yang mau berada di kabinetnya.
 
πŸ€” Maksudnya aja sih apa yang dibicarakan disini? Kalau udah dipastikan oleh Mensesneg, kenapa lagi dibahas di sini? πŸ™„ Saya bayangkan kalau ada kekhawatiran tentang kabinetnya, bisa jadi karena perasaan tidak puas dengan performa menteri-menteri yang ada. Tapi, apa salahnya jika Presiden mau menyesuaikan saja beberapa orang? πŸ€·β€β™‚οΈ Mungkin gak usah terlalu kaget ya, kalau reshuffle terjadi, tapi sebaliknya juga gak usah merasa tergoda. Kita harus fokus pada kegiatan kita sendiri aja, bukan membandingkan siapa-siapa di dalam kabinet πŸ˜‚
 
kembali
Top