Petugas Haji TNI-Polri Juga Bertugas di Layanan Lansia dan Konsumsi

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa petugas haji dari unsur TNI-Polri tidak hanya fokus pada perlindungan jemaah, tetapi juga ada di berbagai layanan non-keamanan seperti pelayanan lansia dan konsumsi.

Menurut Menteri Haji, mayoritas petugas haji yang bekerja sama dengan TNI-Polri adalah sebagai petugas linjam (perlindungan jemaah), tetapi ada juga beberapa pos lain yang ditempatkan oleh mereka seperti pelayanan lansia dan konsumsi.

Ia mengatakan bahwa kehadiran petugas haji dari TNI-Polri di layanan-layanan tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan perlindungan jemaah. "Kita ingin bahwa teman-teman TNI-Polri ada di beberapa layanan bisa terwakili semuanya," kata Menteri Haji.

Jumlah petugas haji dari unsur TNI-Polri meningkat lebih dari 100 persen, yaitu sebelumnya hanya ada 75 orang, tapi saat ini sudah menjadi 183 orang.
 
Gue pikir gini juga kayaknya, petugas TNI Polri di layanan lansia kan sering kali ada kesulitan ngebantu pasien lansia karena banyak sekali yang harus ditangani, tapi jikalha ada petugas TNI Polri, langsung aja mau membantu 🤝. Bayak juga keuntungan jika mereka ada di pelayanan konsumsi, bisa juga jaga agar barang-barang tidak dicuri, dan juga ada pasien lansia yang bisa dibantu, kayaknya akan lebih aman dan nyaman 😊.
 
Saya pikir ini gampang banget. Menteri Haji Irfan jelas ingin meningkatkan kualitas perlindungan jemaah, tapi apa tujuan itu? Apa maksudnya jika ada petugas haji TNI-Polri di layanan-layanan non-keamanan, itu bisa lebih aman dan nyaman bagi umat haji. Saya rasa penting untuk kita siapkan infrastruktur yang komplet, sehingga semua aspek keamanan dan pelayanan dapat diatur dengan baik.
 
Kira-kira apa yang maksudnya kira-kira ya? Menteri Haji bilang bahwa petugas TNI-Polri di hajih tidak hanya ngurus jamaah, tapi juga ada di tempat lain seperti pelayanan lansia dan konsumsi. Artinya, mereka bukan hanya ngurus keselamatan, tapi juga ngurus hal-hal lain yang terhubung dengan keamanan, kayaknya makin rapi aja ya?

Menteri Haji bilang bahwa ada banyak orang TNI-Polri yang bekerja sama untuk perlindungan jemaah, tapi ada juga yang fokus di tempat-tempat lain. Artinya, tidak hanya satu orang atau tim aja yang ngurus hal-hal itu, tapi banyak orang yang bekerja sama.

Menteri Haji bilang bahwa semakin banyak TNI-Polri yang ikut ke layanan-layanan tersebut, makin baik hasilnya. Artinya, jika ada masalah, mereka bisa langsung terlibat dan ngurus, kayaknya lebih aman aja ya!
 
ini buat ngomong ngomong aja, menteri haji lagi nge-announce tentang petugas haji yang bekerja sama dengan tni-polri di layanan-layanan lain selain perlindungan jemaah. tapi apa kegunaan ya? siapa bilang bahwa ada kehadiran mereka yang bisa meningkatkan kualitas layanan perlindungan jemaah? mungkin aja kualitasnya masih agak rendah aja, kayaknya gak ada perubahan nggak. tapi aku setuju kalau ada petugas haji yang bekerja sama dengan tni-polri, tapi aku curiga juga apakah ada kejadian yang tidak di-announce.
 
Aku pikir kalau petugas haji dari TNI-Polri di layanan non-keamanan seperti pelayanan lansia dan konsumsi itu tidak perlu ya... Mereka lebih fokus di tempat-tempat yang jadi target kejahatan, kan? Aku rasa jika mereka sibuk di sana, kualitas perlindungan jemaah akan menurun... Saya suka kalau petugas haji hanya fokus pada satu hal saja, ya...
 
Mereka tahu kan sih, kalau di Mekah semua pelayanan harus diatasi dengan baik. Jadi, petugas linjam yang banyak juga penting untuk ada di tempat lain seperti katering, fasilitas lansia, dan lain-lain. Kalau tidak ada mereka, apa pun kebutuhan jemaah sama-sama tidak terpenuhi. Saya senang melihat peningkatan jumlah petugas haji TNI-Polri, tapi juga harap bisa dipantau agar semua pelayanan yang mereka lakukan sesuai dengan keinginan Menteri Haji.
 
aku pikir itu bagus banget! jadi kalau ada lansia yang lemah bisa di bantu oleh teman-teman polri, makin baik nih. aku juga penasaran siapa aja yg memutuskan agar ada banyaknya petugas haji TNI-Polri ini. tapi sepertinya itu bisa berarti kalau kita bisa jaga keamanan juga dengan cara yang lain, seperti yang sudah dilakukan oleh polri sebelumnya.
 
Aku pikir itu keren banget! Menteri Haji benar-benar ingin jaminan perlindungan yang lebih baik untuk jemaah haji, dan itu juga membuat aku senang karena petugas linjam TNI-Polri bisa berinteraksi dengan masyarakat umum di layanan-layanan seperti pelayanan lansia. Mereka harus siap-siap banget untuk memberikan bantuan yang baik, gak cuma perlindungan aja. Aku harap mereka bisa mengelola tugas-tugas mereka dengan lebih baik lagi, agar semua jemaah haji merasa aman dan nyaman.
 
Minta maaf, tetapi gue rasa Menteri Haji Irfan sengaja membedakan antara perlindungan jemaah dan layanan lainya yang dijunjung tinggi. Apakah itu karena ada potensi kekhawatiran akan performa petugas linjam atau apa? Gue rasa kalau Menteri Haji harus lebih transparan tentang hal ini, apalagi kalau ada keraguan dari masyarakat 🤔
 
Mentari Irfan itu benar-benar keren banget! Mereka nggak cuma fokus di perlindungan jemaah aja, tapi juga ada di pelayanan lansia dan konsumsi. Itu berarti mereka bisa lebih maksimal dalam menjaga keselamatan semua penumpang, termasuk penumpang lanjut usia yang mungkin butuh lebih banyak perhatian 🤝.

Aku senang banget seehnya jumlah petugas haji TNI-Polri nggak cuma 75 orang lagi, tapi 183 orang! Itu berarti mereka bisa lebih siap dan terkoordinasi dalam menjaga keselamatan seluruh umat. Menteri Irfan harus diucapkan terima kasih banget atas inisiatifnya ini 💯
 
Aku rasa ini gampang banget! Menteri Haji Irfan jelas-jelas ingin memperluas tugas petugas haji di layanan-layanan yang tidak berhubungan dengan keamanan. Aku nggak percaya juga kalau banyaknya peningkatan jumlah petugas haji, 183 orang? itu nggak mungkin banget! tapi aku rasa ini bisa banget membantu, terutama di layanan-layanan yang membutuhkan perhatian lebih seperti pelayanan lansia dan konsumsi. aku harap ini bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat haji
 
Aku pikir itu trik yang bagus banget! Jika aja bisa dilakukan juga di lain layanan, misalnya seperti pelayanan pasien di rumah sakit atau apotek. Nanti kualitas layanan juga jadi lebih baik dan teman-teman pasien juga merasa lega. Ada informasi apa sih tentang tingkat kepuasan masyarakat yang menggunakan layanan-layanan tersebut? Mungkin bisa dilakukan survei untuk melihat seberapa besar efeknya nanti. 📊
 
Misi haji gampang banget... tapi aku rasa ada kekeliruan di sini 🤔. Menteri Haji bilang bahwa petugas haji dari TNI-Polri juga bekerja sama di layanan lansia dan konsumsi, tapi aku rasa itu tidak masuk akal. Kita tahu kalau mereka fokus pada perlindungan jemaah, bukan? 🤷‍♂️ Sementara itu, aku pikir jika ada 183 orang petugas haji dari TNI-Polri, itu sebenarnya bisa membuat kualitas layanan perlindungan jemaah jadi kurang fokus ya... tapi mungkin aku salah 😅.
 
kembali
Top