Peta Greenland, Milik Siapa, & Kenapa Denmark Waswas dengan AS?

Pertanyaan apakah AS boleh mencaplok Greenland telah kembali membawa ketegangan antara Denmark dan Amerika Serikat.

Pada Maret lalu, presiden Donald Trump mengguncang semula keinginannya untuk merebut wilayah Greenland dari Denmark. Hal tersebut menimbulkan kesalahan Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen yang meminta AS untuk menyetop kampanye pencaplokan ini.

Kampanye yang digencarkan Trump kali ini disebut strategis karena Greenland diperkirakan memiliki cadangan mineral yang sangat berharga. Namun, penduduk Greenland sendiri telah mengatakan bahwa tidak ada lagi tekanan dan fantasi untuk aneksasi. Pada tahun 2009, penduduk Greenland kembali melakukan referendum untuk mendapatkan kekuasaan penuh dalam menjalankan pemerintahan sendiri.

Pernyataan Frederiksen mengingatkan Amerika Serikat bahwa wilayah itu telah diakui sebagai bagian dari Denmark sejak tahun 1953 dan tidak ada lagi alasan yang memungkinkannya untuk dicaplok.
 
Gue rasa AS itu sering bikin masalah ya, kira-kira lagi mencari wilayah apa lagi πŸ€”. Greenland sendiri sudah banyak berbicara kalau tidak ada lagi tekanan untuk di caplokin, dan Denmark udah jelas kalau mereka nggak ingin dijual ke siapa-siapa πŸ™…β€β™‚οΈ. AS itu sering salah paham, kayaknya perlu lebih teliti sebelum membuat keputusan yang bisa bikin masalah besar lagi 😬.
 
Hahahaha, AS sih harusnya sibuk banget dengan masalah negara sendiri di America, udah punya banyak masalah seperti itu, kenapa masih sibuk ngadain cerita sama Denmark dan Greenland? πŸ€¦β€β™‚οΈ Saya rasa mereka sih cuma cari alasan untuk ngeluarin cerita soal capeknya dan kebutuhan mineral yang banyak. Tapi, sih kayaknya tidak ada lagi alasan karena penduduk Greenland udah banyak berbicara dan mengatakan bahwa tidak mau dipaksa. Jadi, asal-usul AS mengguncang kembali keinginannya untuk merebut wilayah itu, sih cuma buat masalah dan sibuknya di Amerika aja deh... πŸ™„
 
πŸ€” Maksudnya, kalau AS mau mencaplok Greenland, tapi Denmark udah ngatai bahwa wilayah itu udah diakui oleh Amerika Serikat sendiri sejak tahun 1953. Makanya, kalau AS mau terus2 mencari alasan untuk dicaplok, kayaknya maksa Denmark dan penduduk Greenland harus bereaksi keras dulu. Tapi, siapa tahu nanti ada cerita yang lebih banyak di baliknya... πŸ€·β€β™‚οΈ Mungkin ada lagi konspirasi yang tidak terungkapin ke publik. Aku punya teori, kalau Amerika Serikat memang butuh wilayah Greenland, tapi bukan untuk cadangan mineral aja, tapi karena ada beberapa hal lain yang lebih penting... 😏
 
Hmm, kayaknya AS jadi kembali bikin masalah sih. Saya tahu kayaknya Greenland benar-benar tidak mau diserbu lagi, tapi Amerika Serikat gak ingin dipaksa, kan? πŸ˜‚ Kalo kayaknya, saya pikir Denmark harus lebih bijak dalam mengelola hubungannya dengan AS, bukan hanya menyerah saja. Aku masih ingat ketika saya lihat film-film tentang perang dingin, kayaknya AS dan Uni Soviet suka bersaing sih... tapi kini ini kayaknya tidak ada lagi, kan? πŸ€” Atau mungkin mereka hanya mencari cara baru untuk berkompetisi? πŸ˜…
 
Aku pikir AS ini sibuk-siburan banget, kalau kan udah punya pemerintahan sendiri nih. Mencaplokan Greenland itu seperti main-main saja, siapa yang akan jadi orang tuanya? Denmark dan Amerika Serikat sudah ngobrol-nye, bakal ada konflik atau tidak? πŸ€”πŸŒ
 
Gue rasa AS gak punya logika banget, nih 🀯. Mereka ingin caplokan Greenland tapi penduduknya udah batal referendum itu lalu... apa sisa argumen mereka? πŸ™„ Denyut kepala si Trump keren, tapi ide strategis itu justru bikin penasaran, nggak? Apakah AS benar-benar ingin berpacu dengan Denmark? πŸ€” Dan benar-benar peduli dengan cadangan mineral di Greenland. Gue rasa gak ada yang pasti di sini...
 
Maksudnya sih kalau AS lagi ngerembug Denmark tentang Greenland, aku pikir giliran ini udah capek banget. Saya rasa Amerika Serikat harus mengerti bahwa wilayah itu sudah jelas milik Denmark sejak 1953. Tapi yang bikin aku sedih adalah penduduk Greenland sendiri yang udah bercanda-bercanda tentang aneksasi. Mereka juga pernah melakukan referendum dan menunjukkan bahwa mereka tidak ingin dipecahkan lagi. Saya harap AS dapat memahami keinginan orang-orang di Greenland untuk hidup dengan tenang dan tidak terguncang oleh spekulasi yang membuat ketegangan antara negara-negara. πŸ€—πŸ’–
 
ini benar-benar gini, AS kembali mencoba menangkap Greenland tapi siapa tahu kayaknya kayak 2009 lagi, orang Greenland nyawin dari penjajahan itu ya 😊. aku rasa pemerintah Denmark sudah cukup berani menghadapi keinginan AS, tapi yang penting adalah penduduk Greenland harus melindungi kebebasan mereka sendiri. kita harus mendukung mereka dalam menjaga kedaulatan wilayahnya πŸ‡¬πŸ‡±πŸ’ͺ
 
ini kalau AS ngerjain hal ini kayaknya bakalan jadi masalah besar deh... kayaknya giliran Korea Selatan atau Tiongkok yang harus ngambil tanggung jawab ya... pertanyaan itu sih udah habis tahun 2009 aja, dan kini masih AS yang ingin mencaplok Greenland? kayaknya kalau tidak ada alasan lagi, maka AS harus turun dari posisinya ini...
 
asalnya aku pikir apa punya AS dengan Greenland sih kan? πŸ€” tapi nanti lihat siapa yang bakar api, ternyata Amerika Serikat itu! πŸ˜‚ kenapa lagi AS ingin merebut wilayah tersebut? perut aku berat banget sih... 🀯 dan yang aneh, penduduk Greenland udah punya referendum sebelumnya ya! seperti apa keputusan mereka? aku penasaran banget tentang hal ini... πŸ€”
 
Aku pikir gue tahu kalau AS udah capek dengan cara ini, nih... Trump udah banyak ngeliat masalah dulu kayaknya, lho! Makasih Mette Frederiksen yang sabar banget meminta AS untuk tidak main-mainin. Aku rasa Greenland itu udah memiliki hak untuk menetapkan sendiri siapa yang ingin mengurus pemerintahannya. Saya suka cuma AS jangan lagi nggakut-ukut, kan? πŸ€·β€β™‚οΈπŸ‡©πŸ‡°
 
Aku rasa AS memang harus berhati-hati dengan penduduk Greenland, ya... Mereka udah banyak kali menolak aneksasi itu, jadi AS harus memikirkan dampaknya pada masyarakat Greenland, bukannya hanya soal cadangan mineral yang kaya. Aku pikir AS harus lebih berorientasikan pada persetujuan dan kepentingan lokal, bukan lagi soal politika internasional yang komplis. Dan aku juga rasa Denmark udah benar-benar menjelajahi konsep "sumber daya Greenland" itu dengan baik, ya... Mereka udah mengembangkan pariwisata dan ekonomi lokal yang kuat, jadi ada alasan lain bukan untuk dicaplok. 😊
 
heyyuuu, ngga bisa percaya AS masih bingung aja banget! serius, kalau sudah pasti ada kerangka jawaban sebelumnya kaya gitu, mengapa gini lagi? Greenland udah diakui sebagai bagian dari Denmark sih... dan kayaknya tidak ada lagi tekanan dari penduduk juga... hehehe, Trump udah kehilangan pikirannya juga loh πŸ˜‚.
 
Gue pikir AS udah sengaja nanya ni apakah mereka punya kesempatan lagi untuk menggelembungkan selera penggunaan wilayah lain di dunia πŸ˜‚. Greenland udah buat jalan lebar, kan? Dan gue rasa Mette Frederiksen benar-benar saktinya, siapa yang bilang AS bisa ambil alih dari Denmark? Gue pikir ini kalau bukan kalimat yang berbeda lagi dari "aku ingin sekali kamu" 😜. Tapi, sepertinya Amerika masih ingin bercanda, kan? πŸ€”
 
kembali
Top