Percepat Pemulihan Pascabencana, MenPAN-RB: Perkuat Tata Kelola-Pelayanan

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menegaskan upaya yang dilakukan dalam mempercepat tata kelola pemerintahan di daerah pascabencana. Kepada kami, Rini Widyantini MenPAN-RB menyampaikan pernyataannya.

Menurutnya, aktivasi kembali layanan pemerintah melalui penguatan koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah serta reformulasi standar layanan agar pelayanan pemerintahan dapat berjalan optimal. Selain itu, penyelamatan arsip yang terdampak bencana juga menjadi prioritasnya.

"Kami memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan secara adaptif, terpadu, dan akuntabel di wilayah terdampak bencana. Hal ini meliputi penyelenggaraan tata kelola layanan pemerintahan, pelindungan ASN, fleksibilitas mekanisme kerja aparatur, keterpaduan layanan digital pemerintah serta penyelamatan dan pelindungan arsip pemerintahan," kata Rini.

Koordinasi lintas instansi dilakukan agar distribusi beban kerja tetap terjaga. Sistem kerja fleksibel atau relokasi sementara ke instansi terdekat diberlakukan agar tidak ada kekosongan layanan, tambahnya.

KemenPAN-RB juga memaparkan transformasi digital sebagai tulang punggung pelayanan saat masa darurat. Koordinasi intensif dilakukan untuk memastikan hak-hak ASN yang terdampak tetap terpenuhi sambil memacu produktivitas lewat sistem kerja yang adaptif.

Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) di daerah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat juga menjadi prioritasnya. MenPAN-RB ditetapkan sebagai Koordinator Bidang Tata Kelola Pemerintahan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI.
 
Kalau dulu banget aku lihat kekacauan saat bencana, gini nih, mereka di Aceh sama Sumatera barat kayak gila. Lalu aku lihat kemudian kemenpan-rb ngambil inisiatif, kayaknya mereka punya ide yang jujur banget. Mereka buat koordinasi lintas instansi dan reformulasi standar layanan pemerintahan, kayaknya ingin meningkatkan kinerja pelayanan publik.

Saya setuju dengan rencana ini, karena aku sendiri pernah pengalaman nggak nyaman saat kebocoran banjir tahun 2013. Kemudian aku melihat kerja sama antara lembaga-lembaga dan kemenpan-rb, kayaknya makin makin serius. Mereka juga memprioritaskan penyelamatan arsip yang terdampak bencana, itu penting banget.

Saya rasa ada perbedaan besar di tahun-tahun sebelum dan sesudah mereka ngambil inisiatif ini, karena aku melihat perubahan signifikan.
 
Dah batal aja kalau gini terjadi lagi, di daerah yang parah terdampak bencana kayaknya harus segera ada satgas untuk mengatur dan membantu korban. Tapi nggak, kemenpan-rb malah bercanda-bercanda tentang transformasi digital dan koordinasi lintas instansi... apa yang pasti sudah selesai sih adalah pelayanan publik yang masih belum optimal di daerah yang parah terdampak bencana.
 
Saya pikir Rini Widyantini itu keren banget! Dia suka banget membuat pelayanan pemerintah jadi lebih cepat dan efektif, kayaknya dia punya ide yang bagus. Saya setuju dengan dia, kita butuh koordinasi yang baik agar pelayanan publik tetap berjalan dan tidak ada yang tergantung pada satu orang atau instansi saja. Selain itu, transformasi digital juga sangat penting di masa darurat, sehingga kita bisa lebih cepat menangani bencana dan memberikan layanan kepada masyarakat yang terkena dampak.
 
Aku pikir Rini Widyantini itu sangat berbakat banget! Dia memang benar-benar memahami apa yang dibutuhkan di daerah pascabencana, kan? Aku pikir transformasi digital itu sangat penting banget, tapi aku juga penasaran dengan bagaimana cara implementasinya. Apakah mereka sudah memiliki rencana untuk mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang lebih baik di daerah-daerah tersebut?

Saya rasa pembentukan Satuan Tugas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat itu juga sangat bagus! Aku harap mereka bisa memastikan bahwa penanggulangan bencana itu tetap berjalan lancar dan efektif. Saya juga senang melihat bahwa KemenPAN-RB memprioritaskan penyelamatan arsip yang terdampak bencana, kan? Mereka harus memastikan bahwa informasi penting tetap aman dan tersedia untuk diakses nanti.
 
ini masalahnya, siapa yang salah kalau kembali layanan pemerintah setelah bencana? tapi kayaknya kita harus berbicara dengan santai aja, apa yang penting adalah agar pelayanan publik tetap terjaga dan ASN tidak kehilangan fungsinya. saya rasa koordinasi lintas instansi itu wajib dilakukan, jadi semua orang bisa bekerja sama dan efisien.
 
Kasus ini memang nggak bisa dihindari, nih ๐Ÿค•. Bencana setiap tahunnya terus meningkat, itu sebenarnya masalah utama kita buat. Lalu bagaimana caranya kita jadi lebih siap dan cepat tanggap? ๐Ÿค”

Menurut data dari KemenPAN-RB, ketercapaian layanan pemerintah di daerah pascabencana tahun 2024 adalah 75,32% ๐Ÿ“Š. Tapi nggak mau dipikirin kalau itu masih kurang, kan? ๐Ÿ˜…. Seperti yang dikatakan Rini Widyantini MenPAN-RB, reformulasi standar layanan dan koordinasi lintas kementerian/lembaga/pemerintah daerah harus lebih baik lagi.

Dan apa yang nggak kalah penting adalah penyelamatan arsip yang terdampak bencana. Data menunjukkan bahwa 70% dari data yang hilang karena bencana tahun 2023 berasal dari akarsa pemerintah ๐Ÿ“. Nanti kalau kita tidak siap, apa yang akan terjadi? ๐Ÿ˜จ

Tapi, aku rasa ada yang baik juga dari situasi ini. Transformasi digital sebagai tulang punggung pelayanan saat masa darurat itu benar-benar penting! ๐ŸŒ. Dan pembentukan Satuan Tugas di daerah-daerah tertentu juga membuatku merasa lebih terjamin.

Tapi, kita harus lebih serius dalam melakukan pengejaran dan evaluasi tentang program-program ini, ya? ๐Ÿ˜… Karena jangan biarkan hal-hal yang bisa dipelajari dari situasi ini kembali mengalir ke kelemahan kita di masa depan.

Lalu, nggak ada salahnya kita juga memperhatikan aspek sosial dan ekonomi yang terdampak oleh bencana. Data menunjukkan bahwa 60% dari masyarakat yang terkena dampak bencana tahun 2024 masih belum bisa kembali normal ๐Ÿ“Š.

Jadi, apa pun yang dilakukan KemenPAN-RB, kita harus memastikan bahwa itu benar-benar efektif dan efisien dalam mencegah dan menangani bencana di masa depan. Kita nggak boleh asal-asalan! ๐Ÿ’ช
 
๐Ÿค” Masih ngga sabar banget ya ๐Ÿ™„, pemeritah kalau udah bisa bantu2 aja daerah yang terdampak bencana ๐Ÿ˜”. Kita harapin koordinasi lintas kementerian & lembaga itu bisa lebih efektif ๐Ÿ“Š. Rini Widyantini MenPAN-RB dia juga bisa banget ngebantu ๐Ÿ™Œ, tapi kita harapin penegakan standar layanan pemerintah itu tidak terlalu ketat ๐Ÿ˜ฌ.

Kita harapin transisi digital itu bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat biasa aja ๐Ÿ“ฑ. Dan apa yang penting itu,ASN-ASN yang terdampak bencana juga bisa mendapat bantuan yang tepat ๐Ÿค. KemenPAN-RB punya konsep yang bagus banget ๐ŸŽ‰, tapi kita harus makin koordinasinya ๐Ÿ”„ agar semuanya berjalan lancar ๐Ÿ’จ.
 
kembali
Top