"Perang" Dalam Negeri Kian Membara, Anak Buah Trump Tembak Warga Lagi

Tegangan antara warga dan aparat federal Amerika Serikat kembali memuncak di Minneapolis, Minnesota, setelah seorang pria asal Venezuela ditembak di bagian kaki oleh agen imigrasi AS. Insiden ini terjadi di tengah operasi besar-besaran penegakan imigrasi yang memicu perlawanan terbuka dan bentrokan berhari-hari di kota tersebut.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyatakan penembakan itu terjadi setelah agen federal diserang saat berusaha menangkap pria Venezuela tersebut, yang disebut berada di Amerika Serikat secara ilegal. Menurut DHS, dua orang menyerang agen itu menggunakan gagang sapu dan sekop salju ketika ia sedang bergumul dengan pria tersebut usai sebuah pemeriksaan lalu lintas.

Penembakan itu segera memicu bentrokan luas. Para demonstran melemparkan batu, bongkahan es, dan kembang api ke arah aparat penegak hukum, yang membalas dengan gas air mata dan amunisi pengendali massa hingga larut malam.

Insiden ini terjadi hanya sepekan setelah seorang petugas imigrasi AS menembak mati Renee Good, seorang warga negara AS dan ibu tiga anak, saat berada di dalam mobilnya di Minneapolis. Aparat dan demonstran saling berhadapan di jalanan gelap, diselimuti awan gas air mata yang sesekali diterangi sorot lampu kepala petugas dan kilatan amunisi pengendali massa.

Kepala Kepolisian Minneapolis Brian O'Hara mengatakan warga di sekitar lokasi penembakan telah "melakukan tindakan melanggar hukum" dengan melempar kembang api, es, dan batu ke arah aparat. Dalam konferensi pers bersama Wali Kota Jacob Frey, O'Hara mendesak massa untuk membubarkan diri.

"Tidak perlu ini meningkat lebih jauh," ujarnya, dilansir Reuters.
 
Kaya gitu aja nih, kalau gini bisa terjadi di Amerika Serikat juga. Siapa tahu gini juga bisa terjadi di Indonesia, kan? Kita harus selalu waspada dan berhati-hati saat melihat kejadian-kejadian seperti ini.

Sekarang, aku pikir apa yang perlu kita lakukan adalah kita harus bersatu dan tidak membiarkan situasi seperti ini membuat kita menjadi pasangan buruk. Kita harus fokus pada kebaikan dan kepedulian satu sama lain.

Tapi, aku rasa apa yang paling penting di sini adalah kita harus berhati-hati saat melihat kejadian-kejadian seperti ini, karena bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Kita harus siap untuk membantu orang lain dan menjaga keselamatan masing-masing orang.

Kami semua harus menjadi teman baik dan saling mendukung satu sama lain. Jangan biarkan situasi seperti ini membuat kita memisahkan diri dari satu sama lain.
 
Aku pikir penembakan itu bikin aku berpikir... siapa nih yang benar atau salah? Pria Venezuela itu tahu apa-apa tentang Amerika Serikat? Dan agen imigrasi AS, dia juga nggak bisa menangkap orang itu sendiri? Aku pikir apa yang terjadi di Minneapolis itu, bukan perjuangan antara good dan bad, tapi sama-sama ada kesalahannya. Aku rasa keduanya harus cari solusi lain, bukan dengan menembak atau melempar benda-benda ke arah aparat. Dan lagi, apa yang terjadi dengan para demonstran? Mereka nggak bisa berbicara dulu sebelum melakukan tindakan yang bikin hiburan orang banyak? Aku pikir kita harus cari cara yang lebih baik, jangan sampai ada siapa pun yang terluka atau mati. 😞
 
Mungkin gempa politik di Amerika Serikat deh, tapi siapa tahu bagaimana caranya bisa stabil lagi... Aparat AS terus berusaha menangkap orang asing yang masuk secara ilegal, tapi warga juga tidak mau tertawanya, kayaknya kan pentingnya ada keseimbangan.
 
ini sgt serius bro, apa yang terjadi di Minneapolis nih, siapa yang mau menembak mati orang lain? itu nggak bisa dibiarkan lagi, kita harus mendukung warga AS yang kehilangan istrinya aja, tapi juga harus memperhatikan ketidakpastian yang ada. perubahan ini harus segera diambil tindakan oleh pemerintah AS, agar semua orang dapat hidup dengan damai dan aman 💖🌎
 
ini kalimat dari Amerika Serikat yang selalu bikin aku pikir apa artinya dengan cara mereka menangani permasalahan seperti ini? memang terkesan tidak efektif, aja 2 orang pihak bertempur kaki bareng bareng, dan di akhirnya banyak korban. kalau harus memilih, aku lebih suka caranya Indonesia. kita tidak bisa selalu menangani konflik dengan cara membom dan meruntut, tapi aku masih ragu apa yang bisa dilakukan karena keamanan, tapi ini malah bikin aku pikir ada yang salah juga.
 
Apa kabar, kalau gini juga terjadi di Amerika, kan? Tapi aku pikir paling penting adalah bahwa ada seorang ibu tiga anak yang dipunahin di dalam mobilnya, itu sangat tragis banget 🤕. Aku rasa ini bukan hal tentang imigrasi atau aparat, tapi tentang bagaimana kita semua harus bisa hidup bersama-sama tanpa kebocoran darah 😔.

Aku percaya bahwa penegakan hukum harus lebih bijak dan tidak boleh menargetkan orang yang salah, tapi juga tidak boleh membiarkan hal-hal yang tidak adil terjadi. Aku rasa kunci di sini adalah komunikasi dan kesadaran, kita semua harus bisa membantu menebus kesalahannya 🤝.

Dan aku rasa paling penting adalah bagaimana kita bisa lebih peduli dengan keamanan dan kenyamanan orang-orang yang terlibat dalam penegakan hukum, bukan hanya aparat, tapi juga petugas imigrasi seperti Renee Good yang tidak boleh dipunahin 🙏.
 
Gue rasa ini terlalu banyak, ayo yang ada sini mulai berpikir dengan benar! Siapa tahu kalau mereka menembak mati orang itu karena terlibat dalam operasi imigrasi yang salah? Apakah mereka bisa mengatakan bahwa itu tidak perlu? Gue rasa ini semua karena kita tidak membicarakan hal-hal yang penting, seperti biaya hidup yang naik, dan kesehatan kita yang mulai menurun. Mereka selalu berbicara tentang imigrasi, tapi siapa yang akan membicarakan tentang harga nasi atau harga gula? Kalau kita tidak mulai berpikir secara kritis, ini akan terus terjadi...
 
kembali
Top