Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan bahwa emergency locator transmitter (ELT) pesawat ATR 42-500, yang terkenal tidak berfungsi akibat benturan kuat, justru dirancang untuk aktif ketika pesawat mengalami benturan.
"Jika dalam kecelakaan ini ELT tidak berfungsi, itu yang perlu untuk diselidiki. Kenapa dia tidak berfungsi? Apakah benar?" katanya kepada Tirto.
ELT ini bekerja secara otomatis dan akan teraktivasi saat pesawat mengalami benturan dengan intensitas tertentu. Sementara itu, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menyebutkan bahwa ELT dapat diaktifkan secara manual oleh pilot atau awak pesawat.
"Jika dalam kecelakaan ini ELT tidak berfungsi, itu yang perlu untuk diselidiki. Kenapa dia tidak berfungsi? Apakah benar?" katanya kepada Tirto.
ELT ini bekerja secara otomatis dan akan teraktivasi saat pesawat mengalami benturan dengan intensitas tertentu. Sementara itu, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menyebutkan bahwa ELT dapat diaktifkan secara manual oleh pilot atau awak pesawat.