Sampah, kan? Itu bukan hanya masalah Tangsel atau Serang, tapi juga masalah kita semua

. Kenapa kita harus membayar harganya dengan tumpukan di tempat kerja atau rumah, kan? Sebenarnya ada yang ngga mau nggak, tapi kita terus membuang sampah tanpa nalar

.
Itu karena kita masih belum bisa memahami bahwa sampah bukan hanya masalah kemudian, tapi juga sekarang. Kita harus memikirkan tentang dampaknya pada lingkungan dan masyarakat sekitar

. Jadi, 200 ton sampah yang dikirim ke Cileungsi itu, kan? Itu bukan sembarangan hal. Itu ada tujuan, yaitu untuk menghindari tumpukan di Tangsel dan mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh

.
Tapi, kita harus ingat bahwa ini hanya langkah kecil. Kita masih belum mencapai solusi yang sebenarnya

. Jadi, mari kita berdiskusi dan berbagi ide tentang bagaimana cara mengatasi masalah sampah di Indonesia secara efektif

.