Pemerintah Setujui Margin Fee Bulog 7% untuk Beras Satu Harga

Bulog Setuju dengan Margin Fee 7 Persen untuk Beras Satu Harga
Pemerintah Pusat telah menyetujui kebijakan margin fee bulog sebesar 7 persen untuk penyaluran beras satu harga. Menurut Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, ini diambil untuk menghindari harga beras yang lebih mahal di beberapa kawasan seperti Indonesia bagian timur.

Dengan kebijakan ini, Bulog dapat menanggung beban biaya yang lebih tinggi dan memberikan harga beras yang sama bagi semua wilayah. Zulhas juga menyampaikan bahwa harga pupuk telah turun hingga 20 persen dengan nilai subsidi yang tidak berubah, dan ini merupakan andil Kementerian Pertanian (Kementan).

Biar tidak terjadi seperti Indonesia timur membayar lebih mahal untuk beras satu harga, pemerintah akan usahakan agar harga beras itu sama di mana pun berada. Pemerintah ingin membuat kebijakan ini menjadi kenyataan dalam tahun 2026 nanti.

Keputusan ini diambil setelah komunikasi dengan Kementerian Keuangan dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Margin fee ini merupakan pertimbangan antara Menteri Keuangan, BPKP, dan pemerintah.
 
Aku pikir margin fee 7 persen itu cukup wajar banget. Makanya nih, kalau bulog harus menanggung beban biaya yang lebih tinggi, pasti mereka bisa memberikan harga beras yang sama di mana pun berada. Tapi, aku penasaran apa lagi yang dibicarakan oleh Kementerian Keuangan dan BPKP. Aku harap ada kebijakan lain yang bakal membuat masyarakat Indonesia bisa merasa lebih nyaman nanti... 🤔
 
Gak bisa dibilang kebijakan margin fee bulog ini benar-benar bijaksana, tapi aku rasa ide yang tepat banget. Kalau bukan ada margin fee, harga beras di Indonesia bagian timur pasti akan naik, makin banyak orang kalahin. Tapi gini aja, kalau mau sama-samanya saja dan biaya bulog jadi beban semua orang, aku rasa tidak masuk akal. Gak bisa dibilang ini solusi yang sempurna, tapi setidaknya pemerintah sudah berta'ngga h dengan penjelasan yang jelas tentang mengapa margin fee diperlukan. Aku harap pemerintah bisa memastikan harga beras satu harga di semua wilayah nanti. 😊
 
Gue rasa giliran buat Bulog ya, mau bayar margin fee 7 persen atau tidak. Gue suka jadi beras satu harga, tapi harusnya gak perlu bayar biaya yang begitu tinggi. Kalau di daerah lain harganya mahal aja, toh kita di daerah ini juga harus bayar sama kayaknya.

Gue rasa pemerintah nanti harus cari cara buat membuat kebijakan ini lebih efisien, bukan hanya soal biaya saja. Kalau mau nanti ada perubahan lagi, gue harap bisa dilihat di tahun 2026 nanti.
 
Gue rasa ini gak adem kan? 7 persen margin fee untuk bulog itu terlalu banyak! Seperti dikejar-kejirannya aja, kalo bukan aja ada yang kehilangan untungnya nih? tapi mungkin ini bagus juga karena bisa membuat harga beras sama di seluruh Indonesia. sepertinya dianggap penting untuk tidak ada perbedaan harga di wilayah timur dan lainya.
 
Gak bisa percaya, 7 persen margin fee itu terlalu banyak untuk Bulog, apa lagi kalau kita lupa biaya lainnya yang mereka harus bayar seperti ganti rugi dan jasa... Semoga pemerintah bisa rencanakan lebih baik lagi nih, tapi aku masih ragu-ragu apakah ini akan membuat harga beras menjadi lebih mahal di masa depan... 🤔👀
 
Gue pikir ini gak adil banget! Jika pemerintah ingin membuat kebijakan satu harga beras, maka harus semua orang bisa menikmatinya, bukan hanya kawan-kawan di daerah tertentu aja. Dulu kalinya aku dengar kalau Bulog tidak bisa menghemat biaya karena harus membayar biaya lebih banyak lagi. Sekarang aja nanti ada margin fee 7 persen! Itu artinya siapa yang jadi kambing hitam, sih?
 
Maksudnya sih biar jangan ada perbedaan harga beras di Indonesia, kan? Kalau gini sih sama-sama murah itu yang penting, tapi kalau mau sama-sama mahal toh juga sampeh kayak aja. Tapi ayo, biarkan giliran daerah mana yang lebih mampi dulu, kalau daerah lain lagi lagi kalah aja. Tapi ini pemerintah nanti buat kebijakan yang bagus kan?
 
Gak paham sama kebijakan ini, kan? 7 persen margin fee untuk Bulog nggak terlalu adem deh. Biar tidak ada perbedaan harga di wilayah-wilayah Indonesia. Tapi, siapa tahu kebijakan ini bakal membantu banyak orang, misalnya orang-orang di daerah yang sulit akses beras satu harga. Saya masih ragu-ragu, tapi gak bisa dipungut keduanya... 😐
 
Eh nih, margin fee 7 persen itu bikin aku penasaran banget! Sepertinya pemerintah ingin ngatur harga beras satu harga di seluruh Indonesia. Aku pikir ini bagus karena aku suka makan nasi goreng dan semua wilayah Indonesia harus bisa mendapatkan harga yang sama, jadi aku tidak perlu khawatir soal harga nasi goreng di mana pun aku beli. Tapi, aku juga penasaran tentang apa yang akan terjadi kalau pemerintah tidak menetapkan margin fee ini? Aku rasa itu akan membuat harga beras naik lagi dan semua orang Indonesia akan merasa sakit kareh 😔
 
Maksud dari margin fee 7 persen itu siapa yang akan membayar kan? Jadi saja Bulog dan kalau orang kaya juga terkena eh? Belum jelas kok, tapi itu kayaknya untuk menghindari harga beras di Indonesia timur menjadi mahal ya, tapi aku ingin tahu apa itu margin fee itu benar-benar berapa sih? Dulu dengerin kalau harganya 10 persen aja...
 
Margin fee 7 persen itu benar-benar wajar kayaknya... Kalau gini saja bisa hindari perbedaan harga di berbagai kawasan ya, terutama untuk masyarakat ngebut di daerah timur Indonesia. Tapi, apa yang salah dengan hal ini kalau margin fee bulog masih bisa naik seiring dengan inflasi? Misalnya, jika inflasi 7 persen, tidak menarik jika margin fee bulog juga sama kayak itu... Mungkin perlu ada penyesuaian lagi agar kebijakan ini bisa terlaksana nanti.
 
Oke lah, aku pikir margin fee 7 persen itu cukup susah. Kalau begitu, Bulog tidak akan menerima biaya yang bisa diinvestasikan kembali ke layanan mereka. Tapi, aku juga paham kalau ini diambil untuk tidak ada perbedaan harga di seluruh Indonesia. Jadi, aku setuju dengan ide itu, tapi aku harap ada penyesuaian lagi agar Bulog tidak terlalu tertekan dengan biaya yang harus dibayarkan.
 
Makasih ya pemerintah udh jelasin! 🙏 Aku seneng banget kalau Bulog bisa menanggung beban biaya itu agar harga beras sama di semua wilayah, aku pikir ini sangat penting untuk masyarakat kebanyaan. Tapi aku penasaran siapa yang nanti akan bertanggung jawab atas margin fee itu? Aku harap pemerintah bisa mengelola kebijakan ini dengan baik agar kita semua bisa menikmati beras satu harga yang sama. 🌾💕
 
Maksudnya pemerintah ingin agar tidak ada yang membayar lebih mahal untuk beras satu harga lagi 🤔. Tapi apa sih maksudnya dengan 'membayar lebih mahal'? Siapa yang nanti akan membayar lebih mahal? Kalau di timur kira-kira, kalau di pulau jawa kalau di kota besar... yang nanti harus membayar lebih mahal?

Tapi kalau soal margin fee itu, 7 persen bukanlah banyak. Siapa yang bisa menanggung biaya 7 persen saja? 🤷‍♂️ Tapi tapi... aku pikir kalau ini akan membuat harga beras naik juga, sih. Jadi apa keuntungan dari hal ini? Kita harus terus nantikan hasilnya ya...
 
omong-omongan nih... aku pikir margin fee 7 persen itu gampang banget, tapi aku rasa nggak masalah sama sekali. kalau bisa dihematkan biaya untuk pembelian beras, tapi harga tetap sama untuk semua wilayah, itulah yang penting ya 🌱💚. dan gue rasa pemerintah harus benar-benar fokus pada hal ini agar tidak ada perbedaan harga beras di Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat yang kurang mampu untuk membeli beras yang mahal 😊.
 
Aku pikir margin fee 7 persen itu agak terlalu tinggi. Kalau seperti itu, pasti banyak orang yang merasa korban. Gue penasaran siapa yang akan menangani biaya-biaya ekstra itu? Aku juga khawatir harga beras nanti akan naik lagi dan banyak orang yang tidak bisa makan nasi putih dengan harga 15 ribu per kilogram. Aku harap gue salah dalam memikirkan hal ini, tapi aku rasa margin fee seperti ini cuma untuk kepentingan pemerintah aja.
 
Kebijakan ini kayaknya benar-benar penting banget! Kalau bihun satu harga gak sama di seluruh Indonesia, siapa yang mau bayar mahal? Tapi, aku punya kekhawatiran, apa kalau biaya produksi nanti naik karena birokrasi panjang panjangnya? Kita harus teliti deh agar tidak terjadi hal yang sama. Aku harap pemerintah bisa membuat kebijakan ini jadi kenyataan dalam 2026...
 
Kalau mau sama aja kayak gini, bukan masalah kan? Margin fee 7 persen itu lumayan bisa dianggap sederhana, tapi kalau bukannya, siapa yang nanti membayar lebih mahal? Kalau Indonesia bagian timur, mungkin kalau ada perubahan di wilayah lain. Aku pikir ini kenyataan di tahun 2026, kalau gak mau sama aja apa lagi?
 
Sama-sama, makanya pemerintah harus memperhatikan hal ini dulu. Tapi kalau benar-benar mau bisa terus-menerus menanggung beban itu, mungkin mereka harus kembali lagi ke hal yang sama seperti sebelumnya... Hmm, margin fee 7 persen ini terdengar agak tinggi ya, bagaimana nih kalau ada yang salah di luar?
 
kembali
Top