Pemerintah Lanjutkan Lima Paket Kebijakan di 2026, Cek Daftarnya

Pemerintah menetapkan untuk melanjutkan lima program paket ekonomi di tahun ini dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Menurut Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, lima program tersebut terdiri dari magang nasional, insentif Pajak Penghasilan (PPh) Final bagi UMKM, PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi pekerja sektor pariwisata dan padat karya, PPN DTP sektor perumahan, serta perpanjangan dan perluasan program diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Lebih lanjut, Haryo mengatakan bahwa pemerintah telah mematangkan persiapan program Paket Ekonomi yang akan dilanjutkan pada tahun 2026. Pemerintah juga telah menerapkan kebijakan Pajak Penghasilan Pasal 21 DTP bagi pekerja di sektor pariwisata dengan gaji hingga Rp10 juta, yang telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2025.

Selain itu, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan pangan beras kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga telah memberikan insentif jaminan sosial ketenagakerjaan melalui diskon iuran JKK dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), yang dapat menjangkau lebih dari 731 ribu peserta.

Pemerintah juga telah melaksanakan Program Padat Karya Tunai sebagai upaya menjaga penyerapan tenaga kerja dan daya beli masyarakat. Realisasi anggaran oleh Kementerian PUPR telah mencapai Rp6,63 triliun atau 93,70 persen dengan serapan tenaga kerja lebih dari 25 ribu orang.

Selain itu, pemerintah juga telah mempercepat pelaksanaan Paket Deregulasi (PP 28) dengan meluncurkan Satuan Tugas Penyelesaian Pengaduan dan Layanan Aduan Terpadu melalui kanal Lapor Debottlenecking. Pemerintah juga menyiapkan pengembangan platform ekonomi digital untuk mendukung gig economy sebagai sumber baru penciptaan peluang kerja di wilayah perkotaan.

Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru melalui program-program tersebut.
 
Program Paket Ekonomi ini kayaknya penting banget buat mendorong pertumbuhan ekonomi. Tapi adegan yang bikin aku penasaran adalah tentang pengembangan platform ekonomi digital untuk mendukung gig economy. Aku pikir itu sangat penting karena banyak nggak ada opsi kerja di luar bisnis atau pariwisata, tapi sekarang ada platform yang bisa membantu orang-orang baru mulai mencari pekerjaan. Jadi, aku harap pemerintah berhasil menerapkan program-program ini dengan baik sehingga lebih banyak orang bisa mendapatkan lapangan kerja baru 💼
 
Paket ekonomi ini pasti membantu banyak orang nih, tapi kira-kira bagaimana caranya? Mereka mulai dari magang nasional sampai perluasan program diskon iuran JKK, itu semua penting banget. Pemerintah juga telah mempercepat pelaksanaan Paket Deregulasi ini dengan meluncurkan Satuan Tugas Penyelesaian Pengaduan dan Layanan Aduan Terpadu. Saya harap program-program ini bisa membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di tahun-tahun mendatang 😊.
 
Paket ekonomi lagi-lagi, gini aja... rasanya masih banyak yang belum terpecahkan 🤔. Aku pikir pemerintah harus fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, tapi ternyata ada banyak program yang keren-kerenan. Magang nasional, insentif bagi UMKM, PPh pasal 21... kan udah banyak program sama-sama. Aku rasa biar lebih efektif ya, ganti dengan satu program yang tepat dan fokus pada itu aja 🤝.

Dan apa dengan bantuan pangan? Aku pikir itu penting banget, tapi aku juga rasa ini sudah terlalu banyak. Kita harus fokus pada hal-hal yang sebenarnya perlu dipecahkan, bukan sekedar memberikan bantuan-bantuan aja 🤦‍♂️. Tapi aku tidak bisa ngeluh, rasanya pemerintah sudah melakukan banyak hal yang baik... 😊
 
Paket ekonomi ini ternyata tidak cuma sekedar tentang membantu UMKM aja, tapi juga ada yang dibebankan pada pekerja pariwisata! Gaji mereka harus bisa di bawah Rp10 juta, itu kan sangat jarang! Aku nggak tahu apakah itu akan membuat mereka lebih bebas atau apa lagi. Tapi aku pikir pemerintah harus berhati-hati dalam mengatur kebijakan ini, agar tidak memperburuk situasi pekerja.
 
aku pikir program-program ini memang butuh disesuaikan dengan kondisi lapangan pekerjaan sekarang, seperti memperhatikan gig economy yang banyak berkembang di kota-kota besar 🤔. pemerintah perlu juga meningkatkan transparansi dan jaminan kesejahteraan bagi pekerja, agar tidak ada lagi korban diskriminasi atau penelantaran uang 💸.
 
Maksudnya, gini aja kalau paket ekonomi ini diteruskan, tentu saja akan ada efek positif pada masyarakat Indonesia. Tapi kira-kira berapa besar efek itu, aku tidak bisa bilang pasti. Apa yang jelas adalah pemerintah telah melakukan banyak upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan lapangan kerja baru. Contohnya seperti bantuan pangan beras kepada keluarga miskin yang mencapai 18,3 juta orang, itu sudah sangat menggoda nih!
 
kembali
Top