Pecah Tangis Nenek Saudah di DPR, Minta Keadilan dan Investigasi

Kasus Nenek Saudah yang menjadi korban penganiayaan karena menolak tambang ilegal di Pasaman, Sumatera Barat akhirnya masuk ke tahap rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XIII DPR RI. Nenek tersebut, 68 tahun dari Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat ini menangis saat menyampaikan harapan untuk kasusnya di RDP.

Menurut Indra Ahmad, perwakilan keluarga Nenek Saudah, penanganan hukum yang dinilai belum menyeluruh. Dia menilai tidak masuk akal apabila peristiwa yang dialami Nenek Saudah hanya melibatkan satu tersangka. Selain itu, keluarga juga menyoroti dampak sosial yang dialami Nenek Saudah pasca kejadian, termasuk pengucilan di lingkungan masyarakat.

Keluarga meminta DPR RI membentuk tim investigasi menyeluruh melalui lembaga terkait agar kasus tersebut dapat diungkap secara terang dan objektif. Mereka juga menuntut keadilan dan pendampingan hukum yang netral dalam proses penanganan perkara.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Wawan Fahrudin menyampaikan langkah perlindungan yang telah dilakukan terhadap Nenek Saudah. Berdasarkan koordinasi dengan penyidik Polres Pasaman, perkara tersebut disangkakan sebagai tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 ayat (1) dan (2) KUHP Nomor 1 Tahun 2023.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan bahwa pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk mengawal kasus Nenek Saudah ini. Pihaknya mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dan pemulihan bagi korban meliputi psikis, psikologis, adat.

Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Maria Ulfah menilai kasus kekerasan yang dialami Nenek Saudah tidak berdiri sendiri. Kasus itu berkaitan erat dengan konflik tambang emas ilegal dan mencerminkan kekerasan berbasis gender yang berlapis.
 
Makanya gini, kasus Nenek Saudah ini terus diutar-utarkan sampai kapan? Seharusnya pihak aparat sudah menemukan siapa-siapa yang bertanggung jawab atas kejahatan itu. Saya pikir keluarga Nenek Saudah udah buat baik-baik dengan meminta DPR RI untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Mereka juga harus disertai oleh tim advokasi yang bisa membantu korban ini, agar dia tidak terus mengalami kesulitan.
 
Aku pikir ini kasus yang bikin kita marah, tapi aku jangan terlalu cepat ngerasa marah kok 😊. Aku lihat ada hal positif, yaitu keluarga korban sudah bisa datang ke RDP dan berbicara tentang kasusnya. Mereka juga sudah memiliki perwakilan yang baik-baik dari Indra Ahmad. Itu menunjukkan bahwa mereka sudah siap untuk melawan dan mendapatkan keadilan. Aku juga lihat ada langkah-langkah yang diambil oleh lembaga-lembaga seperti LPSK dan Komnas Perempuan untuk membantu korban, seperti perlindungan psikis dan adat. Mereka juga ingin membuat pemulihan bagi korban melalui proses penegakan hukum. Aku rasa itu langkah yang baik-baik πŸ‘.
 
[GIF: seorang nenek menangis]

[emoji: 😭]

[Keluarga Nenek Saudah meminta DPR RI membentuk tim investigasi menyeluruh]

[Emoji: πŸ•΅οΈβ€β™€οΈ]

[Kasus kekerasan tidak berdiri sendiri, tapi berkaitan erat dengan konflik tambang emas ilegal]

[emoji: 🀯]

[Pihaknya mendorong aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dan pemulihan bagi korban meliputi psikis, psikologis, adat]

[GIF: nenek sedang berdiri di depan tiang keadilan dengan senyum manis]
 
Aku pikir ini kasus yang serius banget πŸ€•. Nenek Saudah itu sebenarnya korban dari kejahatan yang dilakukan oleh orang lain, tapi giliran dia yang harus berjuang untuk mendapatkan keadilan. Aku rasa DPR RI dan lembaga-lembaga terkait sudah tidak percaya diri lagi dalam menangani kasus-kasus seperti ini πŸ€¦β€β™‚οΈ. Mereka terlalu lama membiarkan korban-korban kasus-kasus ini untuk menghadapi kesulitan-kesulitan, tapi ternyata mereka yang harus berjuang untuk mendapatkan keadilan. Aku harap DPR RI bisa segera membentuk tim investigasi menyeluruh dan memberikan pendampingan hukum yang netral bagi Nenek Saudah dan keluarganya πŸ’ͺ.
 
Gue pikir pihaknya harus lebih cepet dalam menangani kasus ini πŸ•°οΈ, kalau sudah 68 tahun nenek saudah masih terkena kekejaman itu, itu belum adem πŸ˜”. Gue rasa perlu ada tim investigasi yang lebih profesional untuk memahami kasus ini dan memberikan pengampunan yang benar-benar adil πŸ’―. Keluarga nenek saudah memang telah mengalami dampak sosial yang besar, gue harap DPR RI dapat membantu mereka mendapatkan bantuan yang tepat 🀝.
 
aku rasa biar gak masuk akal kan kalau hanya satu tersangka aja yang dipanggil, kayaknya harus ada lagi ya... kalau tidak ada lagi ternyata korban justru menjadi tersangka, sih... aku juga rasa keluarga Nenek Saudah punya haknya untuk dihormati, tapi apa kalau keluarganya sendiri yang salah kan? mungkin harus ada pembahasan yang lebih panjang sebelum kasus ini terus berjalan, sih...
 
ini suka banget sama kasus nekek saudah yang dianiaya karena menolak tambang ilegal πŸ€• padahal dia hanya ingin proteksi lingkungannya dan anaknya πŸ’š tapi apa yang terjadi? keadaan gampang luka dan masuk akal aja kalau satu tersangka saja πŸ™„ memang ada dampak sosial yang sangat berat bagi keluarganya, pengucilan di masyarakat itu kan tidak adil πŸ˜” dan kenapa saking saking kasus ini tidak ada penyelidikan yang menyeluruh? πŸ€” kalau mau nyatain kebenaran kasusnya, toh harus ada tim investigasi yang sebenarnya πŸ’‘
 
Mana caranya aja gini bisa terjadi di Indonesia ya? Korban penganiayaan menolak tambang ilegal tapi apa sisa dia lalu? Saya pikir DPR RI harus serius banget dalam memeriksa kasus ini, tidak hanya RDP aja tapi juga pelibatannya dengan lembaga terkait. Aku rasa ada yang salah di sistem ini... 😐

Saya pernah makan bakwan pasaman di Padang Mantinggi, apakah korban penganiayaan itu punya bakwan pasaman favorit? πŸ€”
 
Maksudnya, penganiayaan Nenek Saudah ini kayak serangan sembaran sih, dimana hanya 1 orang tersangka tapi kalau dilihat dari sisi hukum itu tidak masuk akal kan? Mereka yang sambut kasus ini juga harus ada langkah pencegahan lebih lanjut, seperti memastikan apa-apa yang terjadi sebelumnya tidak bisa berulang lagi di masa depan. Saya rasa juga penting untuk kita lihat dari sudut pandang korban itu sendiri, bukan hanya soal hukum tapi juga tentang keberadaan sosial dan psikologis korban... 😊
 
Kasus ini benar-benar membuat saya curiga. Apakah sebenarnya ada bukti yang cukup untuk menghubungkan Nenek Saudah dengan kasus tambang ilegal itu? Sumber apa aja dari penanganan hukum yang dilakukan oleh pihak aparat? Tolong bawa sumbernya juga nih πŸ˜’. Dan siapa yang benar-benar menangani dampak sosial yang dialami Nenek Saudah? Apakah ada laporan yang jelas tentang apa yang terjadi di lingkungan masyarakat setelah kejadian itu?
 
Makasih udh akses kasus Nenek Saudah ini πŸ™. Pertanyaannya, kenapa harusnya ada satu tersangka aja? Kalau hukum yang dimaksud belum menyeluruh, apa artinya? Apakah hanya karena seseorang yang mengancam atau berani melanggar hak-hak Nenek Saudah itu? Kasus ini memang bikin perasaan kesal dan kecewa. Kita harap DPR RI bisa membuat tim investigasi yang serius untuk mengetahui apa benar-benar terjadi di sana πŸ€”.
 
GAES, KASUS NEKEN SAUDAH PULANGNYA KE RAPAT DENGAR PENDAPAT (RDP) BERSAMA KOMISI XIII DPR RI! AKHIR NYA MASUK KE TAHAP PENYIDIKAN YANG BENAR-BENAR SELEHUR. SUDAH SAMPAI KASUSNYA MASUK KE PASAR, SAAT INI NEH KASUSNYA DIUNGKAP SECARA TERANG & OBJEKTIF. GAES, KELUARGA NEKEN SAUDAH UNTUK SABAR DARI SAMA-SAMANYA. GAES, PENTING NYA BISA BERDAYA SAATNYA MELEPASTIKI KASUSNYA!
 
Makasih bro, aku pikir nanti kasus Nenek Saudah ini selesai cepat aja, tapi perlu diperhatikan juga dampaknya terhadap masyarakat. Apalagi kalau ada korban psikis dan adat yang membutuhin pendampingan yang tepat. Aku harap DPR RI bisa buat tim investigasi yang baik-baik saja agar kasus ini diungkap secara jujur & tidak ada yang kalah.
 
Gak perlu terburu-buru buat menutup kasus ini, pihaknya harus lebih teliti. Tunggu dulu aja sampai RDP itu selesai, jangan biaa aja bunuh korban gini. Kasus tambang ilegal di Pasaman, Sumatera Barat itu memang masalah besar, tapi tidak semua kasus penganiayaan bisa dipecahkan dengan cepat, ayo pikir saran-sarannya juga.
 
Wahhh, ini kasus nyang serius banget! Nenek saudahnya dianiaya karena menolak tambang ilegal, apa kabar kalau korban itu bisa mendapatkan kenyamanan dan keadilan? Saya rasa pemerintah harus tahu lebih dekat tentang kasus ini dan segera mengambil tindakan yang tepat. Saya juga senang melihat adanya lembaga-lembaga yang berusaha membantu korban ini, seperti LPSK dan Komnas Perempuan. Mereka harus terus diawasi dan mendukung agar kasus ini bisa diselesaikan dengan cepat dan adil. Aku harap pemerintah bisa membuat contoh bagi semua masyarakat yang ingin menolak tambang ilegal, kita harus bebas dari ancaman dan kekerasan! πŸ™ŒπŸ’ͺ
 
Penganiayaan bukan cuma terjadi di negri kita aja, tapi juga terjadi di mana-mana 🌎. Apalagi kasus Nenek Saudah ini, dia hanya menolak tambang ilegal dan itu saja sudah menjadi penganiayaan 😑. Maksudnya perwakilan keluarga Nenek Saudah bilang penanganan hukum belum menyeluruh, kalau pun ada tersangka, tapi tidak ada yang jelas tentang apa yang terjadi sebenarnya πŸ€”.

Kalau mau tahu kebenaran, kita harus punya tim investigasi yang jujur dan netral, bukan cuma menyebut-nyebut dulu πŸ˜’. Dan tentu saja ada dampak sosial yang besar, bukan cuma Nenek Saudah saja, tapi juga masyarakat sekitarnya yang terkena πŸ€•.

Kita harus bisa membedakan antara keadilan dan kepentingan pribadi, jangan cuma fokus pada korban, tapi juga pada pelaku dan sistem yang membuat kasus ini bisa terjadi 🚨.
 
Apa kabar, temen-temenku! Kenapa kasus Nenek Saudahnya masih terus terjun? Saya pikir penanganannya sudah cukup panjang lebar ya, tapi apa salahnya kasus ini harus berlanjut ke RDP? Saya bayangkan kalau Nenek Saudah itu harus menghadapi banyak proses, sepertinya dia akan lupa kalau dia sedang dikecikin! πŸ˜‚πŸ€£

Tapi serius aja, saya rasa keluarga Nenek Saudahnya sudah cukup telanjang. Mereka tidak perlu lagi berulang-ulang, apa yang mereka inginkan sudah jelas. Saya harap DPR RI bisa langsung menyita kejahatan ini dan memberikan kenyataan yang benar-benar jujur tentang apa yang terjadi kepada Nenek Saudah. πŸ€¦β€β™€οΈ

Dan saya pikir, apakah kita bisa tidak sibuk-siburan dengan masalah-masalah lain? Saya tahu kita semua sudah penuh dengan kasus-kasus lain, tapi ini adalah kasus yang sangat penting! Jangan biarkan Nenek Saudah itu menjadi korban dari sistem yang bermasalah. πŸ™

Dan akhirnya, saya ingin mengatakan bahwa saya berharap keluarga Nenek Saudah bisa mendapatkan kenyataan yang benar-benar jujur dan nyata tentang apa yang terjadi padanya. Mereka tidak perlu lagi menangis dan marah! πŸ€•
 
Aku sengaja baca kasus nenek saudah di pasaman, sumatera barat πŸ˜”. Aku rasa korban ini sudah terlalu lama mengalami kesulitan karena itu bukan hanya masalah hukum, tapi juga kekerasan dalam masyarakat πŸ€•. Aku harap DPR RI bisa memperbaiki system hukum agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan πŸ’ͺ. Keluarga korban pun perlu mendapatkan bantuan yang tepat, bukan hanya uang tunai saja, tapi juga bantuan psikologis dan sosial 🀝. Aku berharap keadilan dan persamaan akan menjadi kenyataan bagi semua orang Indonesia 🌈.
 
Mungkin kalau punya tim investigasi yang benar-benar jujur, kasus ini akan jadi penyelesaian yang memuaskan. Mencoba buat laporan yang akurat dan nyata, tapi apa yang bikin kesulitan adalah polisi Pasaman masih banyak yang kurang transparan. Bisa jadi ada kepentingan tertentu yang membuat mereka malas mengeksplorasi hal ini lebih dalam.
 
kembali
Top