PDIP Ungkap Alasan Ogah Pakai Kata Oposisi dan Pilih Penyeimbang

"Kalau kita tidak mau masuk ke dalam kabinet, tapi malah ingin menjadi penyeimbang bagi pemerintahan, maka saya harus mengakui bahwa itu adalah sikap PDI Perjuangan yang telah kami lakukan sejak Prabowo ditetapkan sebagai presiden pasca Pilpres 2024.

Menurutku, PDI Perjuangan tidak dapat mengklaim diri sebagai oposisi, karena logika di dalam pemerintahan Indonesia yang menganut asas presidensial, tidak ada oposisi. Maka sebetulnya kalau ditarik lagi logikanya, tidak ada koalisi.

Saya menyampaikan jauh-jauh hari, tetapi sejak setelah pemilu berlangsung selesai waktu setelah Pak Presiden dilantik, kami sudah menyampaikan suatu bentuk pandangan bahwa PDI Perjuangan tidak akan, tidak di dalam pemerintahan Pak Prabowo.

Sikap PDIP telah mengambil langkah menjadi penyeimbang pemerintah sesuai dengan peraturan konstitusi. Kami menolak pilkada melalui DPRD, karena dalam demokrasi pasca reformasi seorang pejabat level bupati dan wali kota dipilih melalui keterwakilan.

Menurutku, demokrasi kita membutuhkan bagaimana seorang pemimpin itu bisa bonding dengan rakyatnya, bisa merasakan keresahan rakyatnya, bisa mencari solusi terbaik untuk masalah rakyatnya kalau rakyat tidak kenal siapa dia. Kalau dalam waktu pemilihan, dia sadar betul bahwa dia dipilih hanya oleh segelintir orang, tidak dipilih oleh mayoritas suara rakyat, maka tidak akan mungkin masalah-masalah rakyat yang begitu krusial itu bisa selesai.

Dalam Rakernas PDIP di hari kedua, dilaksanakan pembahasan dalam tujuh komisi kerja. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan pengembangan dari 3 format sebelumnya.

"Ini menunjukkan partai menaruh skala prioritas terhadap berbagai persoalan pokok rakyat," kata Hasto.
 
Makasih bro, tapi kalau mau jadi penyeimbang pemerintah bisa nggak jadi oposisi? Kita coba bayangkan kalau ada 3-2 di DPR, tapi tidak ada oposisi apa pun, hanya penyeimbangan aja. Tapi gimana kalau rakyat merasa kurang terdengar? Kalau pak Prabowo memang bisa bonding dengan rakyatnya, tapi bukannya itu harus dilakukan dalam pilkada bukan di kabinet? 🤔👀
 
aku sih penasaran kenapa PDIP jadi penyeimbang yang kayaknya harus dalam kabinet, tapi lebih suka keluar dari luar pemerintahan 🤔. aku pikir kalau partai politik itu harus jadi bagian dari pemerintahan, agar bisa memastikan masalah rakyat segera dipecahkan dan tidak sembarangan 🔥. kayaknya itu cara yang paling efektif untuk menjadi oposisi yang sebenarnya 🤓
 
Kalau mau jadi penyeimbang di dalam pemerintahan, apa artinya harus menerima kelemahan dari Presiden juga? Kita tidak ingin menjadi oposisi karena Presiden sendiri yang menetapkan sistem presidensial itu. Semua logika ada di sana, tapi gak bisa jadi koalisi. Makanya PDI Perjuangan jadi penyeimbang ya, tapi bagaimana caranya kita bisa mendengar kebutuhan rakyatnya yang begitu beragam? Saya pikir kalau Pak Prabowo jadi Presiden, dia harus mulai dari dekat dengan rakyatnya, tahu apa yang mereka butuhkan. Kalau lagi sambung, hasil pilkada kota dan kabupaten juga bisa menjadi contoh bagaimana kita bisa mendengar kebutuhan masyarakat. 🤔
 
Halo aku sih, aku pikir kalau PDIP benar-benar mau jadi penyeimbang pemerintah kayaknya udah konsisten banget. Aku yakin Pak Prabowo tidak akan pernah bisa duduk di meja pertemuan dengan koalisi, karena siapa tahu dia akan memaksa mereka untuk berubah. Aku senang juga kalau PDIP tidak mau masuk ke dalam kabinet, tapi aku pikir itu hanya sikap yang akan membuat mereka lemah. Aku rasa perlu ada partai oposisi yang benar-benara bisa menantang pemerintah, bukan hanya sekedar penyeimbang. Tapi aku juga mengerti kalau PDIP tidak bisa melakukan hal-hal seperti itu karena masih banyak tekanan dari dalam partai sendiri. Aku harap PDIP bisa lebih berani untuk memilih sisi yang benar, dan tidak terlalu dipengaruhi oleh kepentingan pribadi.
 
aku paham sama sikap PDI Perjuangan, tapi aku pikir mereka harus lebih cerdas lagi, kalau ingin menjadi penyeimbang pemerintahan, jangan cuma muncul di tempat-tempat yang nyaman, juga jangan cuma bicara, lakukan aksi! kalau ingin mendengar suara rakyat, kalau ingin bisa merasakan keresahan rakyatnya, apa dia harus punya pendapat sendiri, tapi bukannya sering kali dia hanya menerima pendapat dari orang-orang yang sudah ada di dalam partai? kayak banget seperti apa yang aku bayangkan di masa depan Indonesia dengan politik yang lebih baik 🤔💡
 
mana ya, aku penasaran apa itu rakernas PDIP itu 🤔, saya ga tahu apa yang dibahas di dalam komisi kerja 7 itu, tapi aku lihat mereka punya tujuan untuk mengembangkan format sebelumnya, kayaknya mereka ingin lebih efektif dalam menangani masalah rakyat. tapi, aku jadi bertanya, apa itu rakernas PDIP sih? 🤷‍♂️
 
Aku pikir pilihan rakyat seringkali salah, tapi aku juga pikir itu semua karena sistem yang kurang efektif di Indonesia, ya 🤔. Jika PDI Perjuangan benar-benar mau menjadi penyeimbang bagi pemerintahan, maka mereka harus bisa menemukan solusi yang lebih baik dari partai-partai lain, apa kebalian format yang baru itu akan membuat perbedaan? Hmm, aku masih rasa ada banyak hal yang perlu dibahas lebih lanjut.
 
Pikiran yang jengkel banget kok, kenapa PDIP harus menjadi penyeimbang? gimana caranya mereka bisa merasakan kesedihan rakyat kalau bukan karena banyak orang yang tidak puas dengan pemerintahan sekarang 🤔. tapi sepertinya kalau demikian, mereka malah ingin jadi oplosan saja...

coba nonton video di youtube tentang bagaimana PDI Perjuangan mengambil langkah menjadi penyeimbang pemerintah di: [link](https://www.youtube.com/watch?v=8GZbR5jzX1o)
 
Maaaf di kiri! Mencoba cari jati diri PDI Perjuangan ini, aku pikir mereka benar-benar ingin menjadi penyeimbang bukannya menolak koalisi. Wajah pemerintahan kalau diimbangi oleh oposisi lebih stabil, kan? Mereka bilang tidak ada oposisi karena presidensial, tapi sepertinya ini semua tentang bagaimana merasakan rakyat dan mencari solusi yang terbaik 🤝. Aku senang melihat PDIP melakukan pembahasan dalam komisi kerja di Rakernas, itu menunjukkan partai benar-benar peduli dengan masalah-masalah rakyat 💖.
 
Jadi kalau kita mau menjadi penyeimbang pemerintah, itu artinya kita harus setuju bahwa pemimpin tidak bisa dipilih hanya oleh segelintir orang, tapi harus dipilih oleh mayoritas suara rakyat, ya? Karena jika tidak begitu, maka masalah-masalah yang begitu krusial itu kalau dipikir-pikiran siapa sih yang bisa selesai? Jadi, sebagai netizen, saya ingin mengatakan bahwa menjadi penyeimbang pemerintah bukanlah tentang memilih siapa pun untuk berkuasa, tapi lebih kepada mencari solusi terbaik bagi rakyat. Itu yang artinya jangan pernah menyerah, dan kita harus selalu berusaha mencari jawaban bagi rakyat 😊
 
kembali
Top