PBNU-Muhammadiyah Bantah Bagian dari Organisasi Laporkan Pandji

Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan dan memecah belah bangsa. Namun, ketua pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla, menegaskan bahwa kelompok yang melaporkan komika itu bukan bagian dari struktur resmi NU.

Kata Gus Ulil, "Itu bukan organ resmi NU. Kita tidak tahu siapa mereka." Bahkan, dia juga menegaskan bahwa tidak perlu ada tindak lanjut khusus karena banyak yang membuat organisasi atas nama NU untuk mengisi kekosongan atau mencari perhatian.

Sementara itu, pimpinan pusat Muhammadiyah juga menyampaikan bantahan. Mereka mengatakan bahwa setiap tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Muhammadiyah bukanlah sikap resmi atau mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah.

"Muhammadiyah mengajak seluruh pihak, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga etika bermedia, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Bachtiar Dwi Kurniawan, ketua majelis pembinaan kader dan sumber daya insani.

Adapun pelaporan terhadap Pandji tersebut telah dilakukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah di Polda Metro Jaya pada Rabu malam. Salah seorang pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, mengatakan bahwa ada kasus yang menurut mereka merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa.

Sementara itu, Komika Pandji Pragiwaksono telah melaporkan dirinya sendiri karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan dan memecah belah bangsa.
 
Aku rasa ini kayak drama yang dibuat-buat kembali lagi. Nah, siapa yang tahu kan? Mungkin orang-orang yang melaporkan itu hanya mau jadi bintang di ruang media πŸ€·β€β™‚οΈ. Saya rasa NU dan Muhammadiyah juga harus lebih bijak dalam mengatur organisasi mereka, karena kalau mereka tidak, siapa yang akan bertanggung jawab? πŸ˜’. Aku senang sekali si Pandji bisa melaporkan dirinya sendiri, kayaknya dia bisa fokus pada karirnya yang lebih penting, bukan apa-apa yang dikatakan orang lain πŸ™ƒ.
 
Pandji Pragiwaksono punya kesempatan untuk jujur siapa sih yang bikin kasusnya, mungkin gue sih yang salah tapi nggak ada bukti apa-apa πŸ€·β€β™‚οΈ. Nah, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah kayaknya terlalu cepat menyerang komika itu sebelum tahu hal apa-apa, mungkin karena mereka sendiri yang lagi ngegar masalah di media πŸ˜’. Kalau gue harus memilih, aja gue suka komedi yang bikin kita tertawa, bukan yang bikin kita marah dan berantap πŸ’β€β™‚οΈ.
 
Pandji gini siapa kaya? Belum pernah dengar suka bikin komika yang bikin orang merasa tidak nyaman, kan? Nah, kalau orang merasa tidak nyaman, rasanya harus tahu apa yang salahnya aja. Tapi, kayaknya bukan masalah NU yang salah, tapi siapa yang melaporkannya yang salah aja πŸ€”
 
Gue pikir kalau si comika itu jangan dibawa terlalu serius, akihnya bilang kalau ada yang merasa tidak nyaman dengan teksnya siapa yang bilang dia salah? Nah, aku rasa ini semua gini kayak di tukang ojek online, kalau ada siapa yang nggak suka dengan komentar siapa aja bisa bilang 'nggak mau' aja. Gue pikir tidak perlu ada masalah besar disini, aku pikir kita harus lebih santai dan bicara terbuka-buka seperti apa yang seharusnya dilakukan di media.
 
Gue pikir sih, apa lagi yang dia lakukan? Si komika itu kayaknya nggak perlu ngeresepi. Gue rasa para pemimpin NU dan Muhammadiyah yang serius, kan? Mereka yang memang dipercaya oleh masyarakat, bukan para pengguna media sosial yang nggak punya niatnya.

Dan siapa yang bilang bahwa komika itu nggak perlu ada tindak lanjut? Kalau gue, aku bilang biar dia bisa ngeresepi dan buat cerita baru. Gue rasa itu cara yang lebih bijak dari kalau para pemimpin itu terus mengepung si komika itu.
 
[Image of a person holding a "I'm not arguing, I'm just explaining why I'm right" sign]

[ GIF: Meme of a person trying to apologize with a big "NO" stamp over it ]

[Kelompok komika yang membuat kontroversi itu pasti nggak punya masalah dengan diri sendiri]
 
Hmm, rasanya ini sangat parah banget sih 🀯. Komik Pandji yang bikin gus Ulil dan pimpinan Muhammadiyah bantahan juga ternyata bukan ada yang resmi sih πŸ™…β€β™‚οΈ. Maksudnya, siapa yang lapor itu bukan dari Nahdlatul Ulama atau Aliansi Pemuda Muhammadiyah, jadi kalau buat kriminalisasi yang serius, toh harus punya bukti yang kuat dulu πŸ€”.

Aku setuju dengan gus Ulil dan pimpinan Muhammadiyah, perlu diingat bahwa berbeda pendapat itu wajar dan tidak boleh dipecah belah bangsa 🀝. Aku juga ingin tahu siapa yang lapor komik Pandji itu dan bukannya ada yang punya tujuan yang jujur πŸ˜’. Kalau memang bukan dari struktur resmi, maka perlu ada penjelasan yang lebih jelas dari siapa yang benar-benar melaporkannya πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Gue pikir kalau komik Pandji Pragiwaksono itu nggak usah dibicarakan begitu serius, mungkin gue salah, tapi gue rasa tidak perlu kaget karena ada kasus yang bikin 'kegaduhan' dan memecah belah bangsa. Gue rasa sudah terlalu banyak komika atau konten yang nggak sopan itu ada di media sosial, dan kalau tidak ada tindakan, maka gue ragu-ragu apa kegaduhannya bukan sengaja? Tapi, apa yang penting adalah kita harus bisa menghargai perspektif orang lain, dan jangan terlalu serus tentang hal-hal yang nggak sengaja bikin 'kegaduhan'.
 
gak nyaman lihat situasi ini, sih... komika yang serius kudu dipertimbangkan dengan bijak, kalau tidak bisa maka kudu berhenti. tapi apa yang perlu diingat adalah komik itu bukan cuma tentang orang yang menjadi targetnya, tapi juga tentang pengaruh media dan bagaimana kita menerima informasi di dalam media. jadi, kita harus lebih sengaja memilih mana yang benar dan mana yang salah. dan kalau kita tidak bisa lagi, maka kudu berhenti dan tidak kembali lagi... πŸ€”
 
Gue rasa kalau komiknya yang bikin banyak kontroversi bukannya cerita sederhana aja sih, tapi gue jangan bilang apapun kayaknya πŸ˜‚. Nah, aku pikir kalau orang lain bisa melaporkan dirinya sendiri karena dia bikin kegaduhan, itu kayak caranya sih. Gue rasa NU dan Muhammadiyah sengaja bikin drama ini biar gue tahu siapa yang benar-benar dari mana itu πŸ€”. Nah, aku rasa kalau kita harus lebih bijak dalam menyikapi perdebatan di media, jangan cuma cenderung menimbulkan kegaduhan aja, tapi juga cari solusi yang sehat 😊.
 
omong omongan ni terus2... kalau gini sih, kenapa sih harus ada yang dilaporkan? kan itu komika aja, kayaknya nggak perlu sampe di polisi.. sih aku rasa NU dan Muhammadiyah terlalu serius kayak gini... tolong lupa aja deh, sih kalau gini sih akan jadi kabur deh..
 
Pandji Pragiwaksono siapa aja nih? Mereka bilang dia memecah belah bangsa, tapi siapa yang bilang kayak gini? Nah, aku pikir ini sama seperti ketika ada orang yang salah laku, mereka bilang bapaknya juga salah laku. Aku curiga ada sesuatu yang tidak beres di sini... πŸ€”πŸ‘€
 
kalo komika pandji ini dipaksa keluar dari media apa yang harus dilakukan? kalo mau buka pikiran kita jangan pukul orang lain πŸ€”πŸ‘Š. tapi kalau kita pikir lebih lama, mungkin komika ini benar-benar salah, tapi kita juga tidak boleh mudah terpancing oleh opini orang lain. apa solusinya? aku pikir kita perlu membuat platform yang lebih luas agar semua pihak bisa berbicara dan dengar pendapatnya masing-masing πŸ“’πŸ‘‚.
 
Kalau ngomong komika yang bikin gugup masyarakat Indonesia, aku rasa harus ada batas-batas kan? Komika itu jangan lupa bahwa orangnya masih manusia. Aku tidak tahu siapa-siapa yang bikin komik itu, tapi kalau adegannya memecah belah bangsa, kayaknya ada kesalahan yang perlu diperbaiki. Nah, aku suka banget dengan cara KH Ulil Abshar Abdalla yang bilang bahwa kelompok yang melaporkan komika itu bukan bagian dari struktur resmi NU. Aku juga senang banget dengan jawaban Bachtiar Dwi Kurniawan dari Muhammadiyah, dia bilang penting untuk menjaga etika bermedia dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat. Kalau adegannya memecah belah bangsa, toh komika itu harus disesuaikan dengan norma-norma yang lebih baik ya... πŸ€”πŸ‘
 
Gue rasa kisah ini bikin kita penasaran siapa yang bilang gue itu bikin kegaduhanku? Gue tidak percaya dia dia dari NU, tapi gue juga tidak percaya kalau itu benar-benar ada kelompok lain yang bilang dia itu salah. Mungkin gue harus cek dulu siapa yang bilang dia itu bilang kotor, ya? πŸ˜‚
 
Wahhhhhh πŸ˜πŸ‘, aku pikir ini masalah yang sangat besar banget! Bagaimana kalau kita semua berdiskusi dengan sopan-sopan dan tidak memakai bahasa yang kasar? πŸ€” Aku rasa komika Pandji Pragiwaksono itu kayaknya hanya ingin membuat orang tertawa dan tidak bermaksud untuk menimbulkan kerusuhan. πŸ˜‚ Kita jangan terlalu keras terhadapnya, kita harus memberikan kesempatan bagi orang lain untuk memahami sisi lain dari ceritanya. πŸ’‘
 
kembali
Top