Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan dan memecah belah bangsa. Namun, ketua pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ulil Abshar Abdalla, menegaskan bahwa kelompok yang melaporkan komika itu bukan bagian dari struktur resmi NU.
Kata Gus Ulil, "Itu bukan organ resmi NU. Kita tidak tahu siapa mereka." Bahkan, dia juga menegaskan bahwa tidak perlu ada tindak lanjut khusus karena banyak yang membuat organisasi atas nama NU untuk mengisi kekosongan atau mencari perhatian.
Sementara itu, pimpinan pusat Muhammadiyah juga menyampaikan bantahan. Mereka mengatakan bahwa setiap tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Muhammadiyah bukanlah sikap resmi atau mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah.
"Muhammadiyah mengajak seluruh pihak, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga etika bermedia, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Bachtiar Dwi Kurniawan, ketua majelis pembinaan kader dan sumber daya insani.
Adapun pelaporan terhadap Pandji tersebut telah dilakukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah di Polda Metro Jaya pada Rabu malam. Salah seorang pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, mengatakan bahwa ada kasus yang menurut mereka merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa.
Sementara itu, Komika Pandji Pragiwaksono telah melaporkan dirinya sendiri karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan dan memecah belah bangsa.
Kata Gus Ulil, "Itu bukan organ resmi NU. Kita tidak tahu siapa mereka." Bahkan, dia juga menegaskan bahwa tidak perlu ada tindak lanjut khusus karena banyak yang membuat organisasi atas nama NU untuk mengisi kekosongan atau mencari perhatian.
Sementara itu, pimpinan pusat Muhammadiyah juga menyampaikan bantahan. Mereka mengatakan bahwa setiap tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Muhammadiyah bukanlah sikap resmi atau mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah.
"Muhammadiyah mengajak seluruh pihak, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga etika bermedia, kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pendapat, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Bachtiar Dwi Kurniawan, ketua majelis pembinaan kader dan sumber daya insani.
Adapun pelaporan terhadap Pandji tersebut telah dilakukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Pemuda Muhammadiyah di Polda Metro Jaya pada Rabu malam. Salah seorang pelapor, Rizki Abdul Rahman Wahid, mengatakan bahwa ada kasus yang menurut mereka merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa.
Sementara itu, Komika Pandji Pragiwaksono telah melaporkan dirinya sendiri karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan dan memecah belah bangsa.