OJK Buka Data Pemilik Saham di Atas 1 Persen Mulai Februari 2026

OJK Mulai Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen, Transparansi di BEI Terus Ditingkatkan

Dalam upaya meningkatkan transparansi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini membuka akses data kepemilikan saham di atas 1 persen untuk publik mulai Februari 2026. Langkah ini merupakan realisasi langgeng bagi OJK untuk memenuhi standar Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Selain itu, OJK juga menyampaikan sejumlah rencana perbaikan lainnya kepada MSCI, seperti penerapan klasifikasi investor yang lebih detail dengan 27 sub-tipe investor dibandingkan sembilan sub-tipe sebelumnya. Data kepemilikan saham di atas 1 persen ini akan diterbitkan secara terbuka bagi publik dan diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan investor.

Tentu saja, rencana kenaikan batas free float minimum saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen juga ditargetkan berlaku pada Maret 2026. Menurut anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi atau Kiky, langkah ini merupakan realisasi aksi plan untuk memenuhi standar MSCI dan meningkatkan perlindungan investor.

Kiky juga menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO) untuk meningkatkan keterbukaan informasi di BEI. Dia juga menekankan keseriusan realisasi aksi plan yang diajukan, bukan hanya proposal yang diterima dengan baik.

Oleh karena itu, OJK terus berupaya meningkatkan transparansi di Bursa Efek Indonesia dan memperkuat perlindungan investor.
 
Aku bayangin kembali masa lalu ketika kita belum punya akses data kepemilikan saham seperti sekarang πŸ€‘. Aku pikir itu langkah yang bagus banget OJK buka data kepemilikan saham di atas 1 persen, kalau punya data itu tidak akan sulit lagi bagi investor untuk mengetahuin siapa yang mengendalikan perusahaan yang kita berinvestasi πŸ€”. Dan aku senang juga karena transparansi di BEI terus ditambahkan, aku bayangin ketika aku masih kecil dan harus mencari informasi tentang investasi dari orang tua yang tidak punya internet alias harus mencari di koran πŸ˜‚. Sekarang dengan akses data itu banyak sekali investor yang bisa mendapatkan informasi yang akurat dan cepat πŸ“Š.
 
aku pikir ini gampang banget ya, apa ada yang salah sama sekali dengan kebijakan ini... tapi aku rasa perlu diingat bahwa di luar sana masih banyak yang kurang paham tentang bagaimana cara bekerja saham, jadi kalau data kepemilikan saham di atas 1 persen diterbitkan secara terbuka, mungkin bisa membantu orang-orang yang ingin tahu lebih banyak tentang investor apa yang sudah memegang saham di BEI... πŸ€”πŸ’‘
 
heya broooo, aku pikir ini gampang banget ya! OJK udah lama-lama nunggu MSCI buat BEI naikin standarnya, akhirnya kabar baik ada! Data kepemilikan saham di atas 1 persen bakal terbuka di public, itu bagus sekali kan? Makanya investor bisa lihat siapa-siapa yang punya saham di BEI, dan nggak cuma OJK aja yang tahu, tapi publik juga.

Aku pikir ini bikin investor lebih percaya diri banget, kayaknya tidak ada yang mau membeli saham jadi. Akan tetapi, aku rasa OJK harus terus berhati-hati dan nggak cuma fokus pada transparansi saja. Mereka juga harus perhatikan keamanan investasi, karna itu yang paling penting banget.

Saya harap OJK bisa menyelesaikannya semua rencana mereka, sehingga investor bisa mendapatkan perlindungan yang cukup.
 
πŸ€” Data kepemilikan saham di atas 1 persen ini kayaknya penting banget... kalau publik tahu siapa-siapa yang berinvestasi, gak akan ada yang jebak kan? πŸ€‘
 
ini penting banget ya... di kalangan netizen, banyak lagi yang penasaran dengan data kepemilikan saham apa aja di BEI. sementara ini OJK mau buka akses data itu mulai Februari 2026. tapi saya pikir lebih baik kalau mereka bisa buka aksesnya sekarang jadi... makin banyak lagi info yang kita dapatkan. dan yang penting, kalau data itu dihubungkan dengan nilai sahamnya, maka semakin terbuka akses informasi itu, semakin besar kepercayaan investor.
 
ini kayaknya pas banget OJK ngebuka data kepemilikan saham di atas 1 persen ! kalau bisa meningkatkan kepercayaan investor dan semua ini diketahui publik , itu akan lebih serius . kalau BEI masih jadi kantor tua yang kurang terbuka , aku rasa investor akan kehilangan trust . tapi sepertinya OJK udah ngejalan rencana plannya , mungkin kan?
 
Maksudnya siapa yang nggak suka data gini? πŸ€” BEI udah mulai jujur, sekarang juga akses ke data kepemilikan saham di atas 1 persen. Itu baik banget, biar investor bisa melihat siapa-siapa yang udah punya stok di BEI. Tapi apa sih tujuan dari itu? Meningkatkan transparansi aja, tapi nggak ada tahu apakah itu benar-benar efektif. πŸ€‘
 
aku rasa kenaikan batas free float minimum saham dari 7,5 persen menjadi 15 persen itu sebenarnya wajar banget πŸ€”. kalau mau invest, pasti harus siap dengan risiko yang lebih tinggi. tapi aku masih khawatir bagaimana implementasi ini akan berjalan di lapangan, apakah semua perusahaan akan mau buka informasi ini? dan apa keuntungan dari transparansi ini? aku harap kebijakan ini bisa memberikan kepercayaan bagi investor 🀞.
 
aku rasa ini seru banget, ojk ternyata punya luar biasa kinerja 🀯. mungkin ini sebab kita harus selalu mengawasi BEI, tapi sayangnya ini bedanya lagi apa? di mana data kepemilikan saham itu nih? apakah bisa akses secara gratis atau harus membayar biaya tertentu? aku masih ragu-ragu banget πŸ€”.
 
hehe πŸ˜‚ kan kayaknya OJK ngerasa perlu memberikan informasi lebih banyak tentang saham di BEI, tapi aku pikir apa yang mereka cari adalah cara untuk menghindari korupsi ya πŸ˜…. sih emang penting untuk transparansi, tapi aku rasa ada hal lain yang lebih penting yaitu membuat sistem investasi yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat umum. misalnya kayaknya OJK harus membuat tutorial sederhana tentang cara berinvestasi di BEI agar orang-orang tidak terjebak dengan investor yang tidak jujur 😊
 
aku rasa ini kena banget deh OJK ini. pas mau buka data kepemilikan saham, malah masih banyak perusahaan yang nggak ada transparansi yang cukup. kayaknya harus ada aturan yang ketat sih, kalau tidak bisa diungkapkan ke publik. tapi aku rasa ini langkah yang tepat, karena biar investor bisa tahu siapa siapa yang punya saham di bebas dan siapa yang nggak. misalnya aku mau membeli saham dari perusahaan X, aku harus tahu siapa saja yang sudah memiliki saham di X itu. jadi aku bisa memutuskan apakah mau jadikan investasi atau tidak.
 
aku nggak sabar banget buat lihat data kepemilikan saham di atas 1 persen diterbitkan secara terbuka di BEI, itu akan membuat aku lebih percaya pada investasi di Indonesia 🀩. aku juga senang lihat OJK dan SRO berupaya meningkatkan transparansi di BEI, itu akan membantu investor mendapatkan informasi yang akurat dan segera. aku harap rencana kenaikan batas free float minimum saham menjadi 15 persen bisa terlaksana, itu akan membuat investor lebih percaya diri dalam investasi di Indonesia πŸ™.
 
πŸ“ˆβœοΈ aja, aku pikir gampang banget orang-orang bisa ngumpulin data saham 1 persen, sih πŸ˜…. tapi kayaknya OJK punya rencana yang baik 🀝. kalau mau transparansi tingkat tinggi, mesti ada dasar yang kuat πŸ“Š. aku harap rencana ini benar-benar bisa meningkatkan kepercayaan investor πŸ‘.

πŸ‘‰ diagram sederhana:
```
+---------------+
| Data Saham |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Transparansi |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Kebijakan OJK |
+---------------+
```
πŸ‘Ž aku pikir pula bahwa perlu ada pengawasan dari lembaga lain πŸ•΅οΈβ€β™€οΈ. tapi kayaknya OJK punya rencana yang bagus untuk meningkatkan perlindungan investor πŸ™.
 
Sudah lama ya? OJK mau buka data kepemilikan saham di atas 1 persen... tapi aku masih ragu, kalau data itu terbuka kan harus benar-benar transparan sih? Jadi apakah benar-benar di atas 1 persen aja yang dibuka ataukah juga ada di bawahnya? Tapi kalau begitu itu baik, karena sebenarnya mau buka data itu juga bisa memberikan kesempatan bagi investor baru... tapi apa jika aku salah lagi dan itu salah?
 
hehe wkwk apa sih tujuan nyoba buka data kepemilikan saham di atas 1 persen? gampang nggak bisa diprediksi siapa yang punya saham itu πŸ€‘ tolong cari tahu niapa aja investor kecil-kecilan di Indonesia, apakah mereka akan lebih percaya jika tahu siapa yang punya saham mereka? πŸ˜‚
 
Aku rasa ini penting banget sekali. Kalau punya data kepemilikan saham di atas 1 persen bisa dilihat oleh publik, tentu ari investor bisa tahu siapa yang punya saham mana dan berapa banyak. Makin transparan, makin aman investasi. Saya harap OJK bisa melakukannya dengan baik dan tidak ada kesalahan atau keterlambatan. 🀞
 
[Melempar batu ke air] πŸŒŠπŸ˜’

[Jangan sabar-sabar aja nih, aksi plan sudah kering banget! πŸ˜‚]

[Data kepemilikan saham yang terbuka harusnya sama dengan membagi rahasia di hati! πŸ’­]

[Pasar tidak seperti kehidupan nyata, semua tentang rahasia! πŸ€‘]

[Kiky punya rencana yang seru, tapi masih bisa salah juga ya! πŸ˜…]

[OJK makin transparan, tapi masih ada yang lebih penting yaitu investasi yang serius! πŸ’Έ]
 
Saya pikir ini gak cuma tentang transparansi aja, tapi juga nih tentang keterbukaan informasi yang lebih banyak. OJK kayaknya benar-benar ingin meningkatkan kepercayaan investor dengan memberikan data kepemilikan saham yang lebih jelas. Tapi, saya rasa 15 persen free float minimum saham itu terlalu besar, kan? Saya pikir ini perlu diawasi agar tidak ada kecurangan saham atau sesuatu yang gak sehat untuk investor.
 
omg gak percaya aja, data kepemilikan saham di atas 1 persen udah bisa diakses publik! ini seperti harapan banyak investor, terutama yang masih baru di dunia saham 🀩. sebenarnya kalau gini, mungkin nanti kita bisa lihat siapa-siapa yang udah punya saham di perusahaan besar, itu kayaknya bisa memberikan informasi yang bermanfaat banget! tapi ayo jangan terlalu kecanduan ya, karena data ini juga harus diakses dengan bijak dan tidak sekedar untuk memperbanyak uang πŸ€‘.
 
kembali
Top