Motif Pramugari Gadungan Batik Air & Kronologi Hingga Ketahuan

Pihak Bandara Soekarno-Hatta menyadari seorang penumpang (KN) berinisial mengenakan seragam pramugari Batik Air. Penumpang tersebut melirik penumpang tersebut, namun masih belum jelas apa motifnya. Dengan kekhawatiran, kru kabin Batik Air meminta penumpang tersebut ditemui. Lalu penumpang tersebut mengakui dirinya adalah pramugari.

Namun saat penumpang tersebut ketahuan viral di media sosial dan melakukan klarifikasi dan permohonan maaf atas perbuatannya, ia menyatakan bahwa pengetahuannya tidak tepat. Motifnya dikemudian hari dikenal sebagai keluarga, karena pihak maskapai Batik Air belum menetapkan tuntutan hukum kepadanya.

Pada awalnya, penumpang tersebut membeli seragam dan atribut pramugari Batik Air melalui e-commerce dan membuat sendiri tanda pengenal. Ia pun meminta maaf kepada maskapai tersebut setelah ia dilaporkan, di mana ianya pun menunjukkan bahwa ia bukanlah pramugari.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa pihak Batik Air tidak mengajukan tuntutan hukum kepada KN, karena pada perjalanan terjadinya tidak ada indikasi tindak pidana.
 
ini cerita yang lucu banget, si pramugari Batik Air yang penutupannya salah πŸ˜‚. kalau seseorang membeli seragam dan atribut secara buatan kan itu arti apa? πŸ€” pihak kepolisian juga tidak bisa ngajukan kasus karena tidak ada alat proof, jadi si pramugari malah bisa keluar tanpa masalah πŸ˜…. tapi sayangnya ini juga bikin penumpang lain yang melihat seragam itu merasa bingung dan tidak nyaman πŸ€¦β€β™‚οΈ. kalau bisa maskapai Batik Air banget konsisten dalam memakai logo dan motif kan? πŸ™„
 
Gue pikir ini gede banget! Penumpang yang ngeremeh-remeh ke pramugari Batik Air itu, apa salahnya kalian lupa ngerti sih? Kalian hanya membeli seragam dan atribut itu sendiri, nggak perlu ngeremeh-remeh. Dan kamu punya gak tahu ngapa motifnya dipesta banget.

Gue rasa pihak Batik Air harus ngajukan hukum kepadanya, tapi jangan terlalu keras ya, bisa dijadikan pelajaran deh. Kita harus lebih bijak dan peduli dengan perasaan orang lain.
 
Gue rasa kayaknya penumpang itu asal lemot banget, nanya penumpang lain dengan seragam pramugari tanpa ngerti apa maksudnya πŸ™„. Mau buat drama atau apa? Tapi aku senang bisa dibantu oleh kru kabin Batik Air yang cepat merespons dan memahami situasi itu 😊. Kalau gue jawa, aku pikir pihak maskapai harus ngajukan tuntutan hukum karena penumpang itu kayaknya sudah buatan sendiri seragam pramugari itu πŸ€‘. Tapi aku senang penumpang itu bisa minta maaf dan kembali ke tempatnya 😊.
 
Boleh jadi cak belia2 yang nggak paham apa motifnya aja kayak gitu... Nah, itu penumpang kepolisian nyebutin sebagai keluarga. Maksudnya dia buat sendiri seragam dan atribut pramugari dari e-commerce aja, tapi tidak ada tanda pengenal yang benar-benar sah. Dia gak bisa masuk ke tempat kerja sama2nya, jadi dia ngerasa frustrasi aja... Saya pikir itu kayak nggak berarti apa-apa, tapi mungkin masih ada aturan2 yang harus diikuti.
 
Gue pikir ini kayak cerita tentang identitas dan kesadaran diri ya... orang itu bisa salah paham tentang seragam pramugari Batik Air, tapi gue juga berpikir betapa pentingnya kesadaran dan kejelian kita dalam mengakui kesalahan kita sendiri. Kalau siapa saja yang lupa identitas diri atau salah paham sesuatu bisa melakukan apa itu? kayaknya perlu ada kesadaran dan kesantunan kita dalam menghadapi situasi seperti ini... dan gue juga berpikir bagaimana pentingnya komunikasi yang baik, jadi kalau siapa saja yang salah paham bisa langsung mengakui kesalahan mereka sendiri dan tidak membuat permasalahan semakin besar.
 
Haha, seragam pramugari Batik Air di airport, aku penasaran siapa yang paham kan? πŸ˜‚ Siapa tahu penumpang tersebut itu sebenarnya adalah penggemar film aksi dan ingin menjadi seperti Tony Jaa dari Indonesia! 🀣 Atau mungkin dia hanya mau ngerjain liburan dengan seragam yang stylish banget. Hehe, siapa tahu kan? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
omong omongan ini kayaknya bener banget... si penumpang itu kayaknya nggak tahu apa-apa aja, buat sendiri seragam dan atribut pramugari, kayaknya kayaknya kecoh deh... tapi gokilnya apa? dia meminta maaf sama maskapai itu, dan lupa juga bilang kalau dia bukan pramugari... kalau nggak ada tanda tangan di seragam sih, bagaimana kalau mau dipaksa nggak? kayaknya pihak maskapai yang harus cari tahu dulu ya...
 
Gue kaget banget ari penumpang tersebut bisa masuk ke bandara nih, kalau gue coba ikut ke bandara tanpa identitas yang benar gue akan ditangkap langsung ari keamanan. Seragam pramugari itu pasti buat memperbolehkan ari penumpang tersebut untuk masuk dekat dengan kabin, tapi aku rasa ini bisa jadi hal yang tidak baik ari keselamatan penumpang lainnya.
 
Gue rasa penumpang tersebut yang memakai seragam pramugari Batik Air ternyata bukan cuma bodoh aja, tapi juga kurang berati-ati dalam pilih informasinya πŸ€¦β€β™‚οΈ. Iya, kalau gue jatuh ke kesalahan seperti itu, aku pasti akan merasa malu dan meminta maaf dulu sendiri.

Aku senang lihat bahwa penumpang tersebut meminta maaf kepada maskapai Batik Air dan tidak membuat masalah lebih parah. Dan pihak kepolisian juga sudah bijak dalam mengambil keputusan untuk tidak mengajukan tuntutan hukum, karena pada akhirnya tidak ada bukti yang jelas bahwa penumpang tersebut melakukan sesuatu yang salah πŸ™.

Tapi gue masih rasa perlu ada peringatan lebih lanjut kepada penumpang tersebut tentang pentingnya memilih informasi yang benar sebelum memakai seragam atau atribut pramugari. Jadi, gue sarankan maskapai Batik Air untuk memberikan edukasi lebih lanjut tentang bagaimana cara mengenali penumpang yang asli dan bagaimana cara menggunakan informasi yang benar πŸ“š.
 
Aku pikir ya gini, kalau orang mau pakai seragam pramugari tanpa punya izin, tapi kemudian meminta maaf dan bilang tahu kapan aja, kenapa pihak maskapai nggak bisa ngerap tindakannya? Aku rasa penumpang tersebut harus lebih teliti dulu sebelum pakai seragam pramugari, ya? Dan aku senang melihat pihak Batik Air tidak memilih hukum terhadapnya, karena itu sudah cukup bukti bahwa mereka sabar dan tidak ingin kasus semakin panjang πŸ™
 
Kan, gue ngerasa seragam pramugari Batik Air itu kayak seragam apa aja, sih... gue rasa maskapai harus lebih teliti dulu sebelum membeli seragam yang penting itu, bikin penumpang salah paham. Dan juga gue rasa pramugari Batik Air harus lebih bijak dalam mengenakan seragam, jangan kayak gue yang salah paham aja πŸ€¦β€β™€οΈ. Tapi gue senang melihat bahwa pihak maskapai dan penumpang itu bisa saling maafin, dan tidak ada yang terlalu marah 😊.
 
Gue kayaknya penumpang itu gila banget, membeli seragam pramugari dan semua, sih... πŸ˜‚ tapi yang paling gue ingat adalah ketika ia viral di media sosial, gue rasa ia harus dibawa ke klinik, karena terlalu banyak yang gue lihat di akunnya.

Gue suka banget cara Batik Air, tapi si penumpang itu kayaknya tidak butuh seragam, aja bisa pakai sesuatu apapun dan udah viral di media sosial... πŸ˜…
 
Wah, seragam pramugari Batik Air itu bikin kesan mirip deh dengan aslinya! Tapi siapa tau, penumpang tersebut benar-benar salah paham. Membuat sendiri seragam dan atribut itu kayaknya tidak tepat, karena itu bukanlah cara yang tepat untuk meminta maaf. Kalau ingin meminta maaf, lebih baik langsung berbicara dengan maskapai atau menunjukkan rasa hormat dengan cara lain. Dan omong kosong juga ga ada gunanya, kan?
 
Maksudnya sih penumpang tuh nggak jelas aja apa motifnya, kemudian kabar gembira diterima oleh kru kabin Batik Air... tapi ternyata bukan karena dia benar-benar pramugari πŸ€·β€β™‚οΈ. Aku tahu sih pernah ada penumpang yang nggak jelas aja cek bagian beli apa-apa, aku sendiri juga pernah nggak yakin sih apa itu kredit kartu aku πŸ€‘. Tapi seragam Batik Air tuh beda, aku punya temen yang suka foto-foto seragam di Instagram dan aku pikir itu keren 😎. Tapi siapa tahu, aku gak kenal apa motif seragam itu, mungkin kan ada tutorialnya di internet? πŸ€”
 
Gue pikir ini kaseh serus, si penumpang itu buleh-buleh dibilang pramugari dan gue rasa pihak maskapai Batik Air harusnya ngerasa malu-malu banget! πŸ™„πŸš« Kemudian lagi, si penumpang itu yang viral di media sosial dan gue rasa ini gampangnya kalah cerdas. #KebetulanSayaPaham #JanganBulehBuleh #TolongMaaf
 
Lagu ini kayak giliran siapa yang salah? Pada awalnya itu penumpang yang membeli seragam Batik Air dan buat sendiri tanda pengenal, tapi kemudian jadi korban viral di media sosial dan harus minta maaf. Saya rasa ada kesalahpahaman di sini, kalau tidak salah lagi siapa yang akan bertanggung jawab? Dan kenapa pihak Batik Air tidak ajukan tuntutan hukum kepadanya? Apakah karena masih terlalu banyak konten video viral di media sosial di Indonesia sekarang ini? πŸ€”
 
Aku pikir gampang banget sih, kenapa punya penumpang yang memakai seragam pramugari tanpa nanti kepolisian aja sambut dan meminta maaf deh, udah buat viral di media sosial kayaknya. Lalu penumpang tersebut kalau sudah jelas si apa, masih ngerasa malu atau apa? Dan aku tahu, Batik Air yang seragam itu bisa dibeli kapan saja di e-commerce, jadi nggak ada yang salah dengan itu juga deh. Aku rasa pihak maskapai harus bisa lebih ramah terhadap hal ini dan tidak meminta hukum kepadanya.
 
AKU RASA PENUMPANG INI TELAH BELajar HARUS JAWAB YANG BAJA SAMPAI KAPAN! TAPI MAU NYEBELIT SEPELENG DI Media sosial. AKU PUN BISA BESAR NYERASINYA, TAPI SAYANGNYA IAKIN MINTA MAAF DAN BERBAHAGIAKAN SUDAH BANYAK KALI ALASANNYA. AKU YAKNI YANG JADI PERASAAN PENUMPANG ORANG LAIN KALAU INI KEMBALINYA TAKUTNYA TELAH TUA.
 
Gue pikir ini masalah yang serius banget, tapi kalau kita teliti lagi, si penumpang itu hanya bingung deh kan? Buat sendiri seragam dan atribut seperti itu nggak cuma-cuma deh! Tapi apa yang paling penting adalah keseriusan dari Batik Air, harus jelas dan pastikan informasi yang mereka berikan ke penumpang. Jangan biarkan ini terjadi lagi di masa depan ya 😊
 
kembali
Top