Modifikasi Cuaca di Jakarta Diperpanjang hingga 27 Januari 2026

Cuaca ekstrem yang sering menghantui ibukota ini, tentunya membuat kehidupan masyarakat sangat sulit. Menteri Pramono pun menyadari hal ini dan telah meminta Dinas Pendidikan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik. Ia berpendapat bahwa meskipun infrastruktur di Jakarta cukup menghadapi, namun proses belajar mengajar tetap dapat berjalan lancar.

Dalam upaya mencegah kemacetan dan risiko keamanan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem, Menteri Pramono juga menyetujui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi untuk melakukan kerja jarak jauh bagi para pekerja. Keduanya telah mengeluarkan surat edaran yang berlaku hingga 28 Januari 2026, dan akan dievaluasi lebih lanjut ketika kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta mulai menentu.

Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah berusaha untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem terhadap masyarakat.
 
Aku setuju dengan keputusan Menteri Pramono, tapi aku juga ragu-ragu kan? Jika infrastruktur Jakarta masih terlalu keterbukaan, bagaimana kalau cuaca ekstrem datang lagi? Aku harap pemerintah bisa memberikan solusi yang lebih komprehensif, bukan hanya PJJ atau kerja jarak jauh. Kita perlu ada contoh konstruktif untuk mengatasi masalah ini, bukan hanya membiarkan cuaca ekstrem menjadi alasan. πŸ€”πŸŒͺ️
 
Wow πŸŒͺ️, apa lagi yang bisa dicoba si Menteri Pramono? Pulang kampung jadi opsi yang baik, tapi bukannya itu sulit juga ya? Bagaimana caranya jika mereka gak bisa pulang? πŸ˜… Interesting πŸ’‘
 
ku penasaran nggak sih bagaimana teknologi bisa membantu meringankan beban cuaca ekstrem di Jakarta πŸ€”. aku pikir smart traffic system bisa digunakan untuk mengoptimalkan aliran lalu lintas saat cuaca buruk. misalnya, aplikasi yang bisa memberikan perkiraan waktu kecelakaan dan memberikan rekomendasi rute alternatif yang lebih aman. kena banget teknologi di sini! πŸ“ˆ
 
Cinta Jakarta pasti terguncang karen cuaca yang ekstrem, tapi aku pikir ini adalah contoh bagus dari pemerintah Indonesia yang mau beradaptasi dengan kondisi alam πŸŒͺ️. Pembelajaran jarak jauh di sekolah dan kerja jarak jauh bagi pekerja itu sangat kreatif! Aku harap ini bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain untuk menghadapi cuaca ekstrem, dan juga bisa membuat masyarakat lebih siap terhadap perubahan iklim 🌎. Tapi aku rasa masih ada yang harus diperhatikan, seperti bagaimana cara memastikan infrastruktur tetap stabil walaupun cuaca ekstrem? 😊
 
Eh, kalau cuaca ekstrem itu benar-benar mengganggu kehidupan kita, gampang-ganteng aja sih. Menteri Pramono ini benar-benar peduli dengan masalah cuaca itu, tapi aku rasa dia tidak harus memberikan solusi yang terlalu cepat. Kalau Dinas Pendidikan dan Tenaga Kerja juga ikut bergabung dalam upaya ini, berarti ada kesadaran yang tinggi dari pemerintah. Aku setuju kalau mereka harus melakukan pembelajaran jarak jauh, tapi aku rasa perlu ada langkah tambahan agar para pekerja tidak terlalu mengalami dampak negatif dari cuaca ekstrem itu.
 
Hebatnya sekali ya gini, menteri-menteri itu udah berbuat apa apa! Pembelajaran jarak jauh di sekolah dan kerja jarak jauh bagi pekerja... itu semua bikin aku rasa pemerintah benar-benar peduli dengan kehidupan rakyat. Tapi, sepertinya masih banyak yang harus dilakukan agar Jakarta tidak terlalu sakit-sakitan di musim hujan...
 
Cuaca di Jakarta udah makin keras, kan? Saya suka sekali ngobrol dengan temen-temen di grup Facebook tentang kapan cuacanya udah mulai berkurang? Saya ragu-ragu lagi, apakah masih panjang banget sampai Januari 2026? Udah lama ya aku tidak pernah mencoba belajar jarak jauh di sekolah, tapi kayaknya harus ada cara cara yang lebih baik buat mengelola cuaca ekstrem. Menteri Pramono udah membuat surat edaran itu, tapi mungkin sudah banyak yang belum tahu tentang itu. Saya malah penasaran, bagaimana cuacanya di luar Jakarta? Udah berbeda kan?
 
aku suka banget ide Menteri Pramono tentang pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Jakarta 🀩, rasanya lebih aman dan nyaman buat siswa-siswi yang harus masuk sekolah di cuaca ekstrem πŸ˜…. tapi aku rasa ada yang kurang, seperti bagaimana mereka akan tetap terhubung dengan guru-guru mereka? misalnya, bagaimana cara kerja online atau video konferensi yang bisa digunakan? πŸ“Š aku harap pemerintah bisa membuat solusi yang lebih baik dan tidak kalah dengan teknologi lainnya seperti Singapura atau Hong Kong πŸ€–.
 
Bisa dipercaya aja sih, kalau pemerintah serius ingin mengatasi cuaca ekstrem di Jakarta. Menteri Pramono yang jujur dengan masalah infrastruktur Jakarta, tapi luar biasa juga dia punya ide yang keren banget tentang PJJ dan kerja jarak jauh untuk pekerja. Mesti-mesti ini akan membantu mengurangi dampak cuaca ekstrem, sehingga masyarakat tidak terlalu sulitnya. Saya yakin, ini adalah langkah yang tepat dari pemerintah. πŸŒͺοΈπŸ’‘
 
Kuda serius, cuaca ini kayaknya udah bikin Jakarta jadi tempat yang nggak nyaman banget lagi 🀣. Tapi gue pikir pemerintah ini udah bijak caranya, meminta Dinas Pendidikan untuk lulusan jarak jauh sih kayaknya bukan main. Dan para pekerja di Jakarta kayaknya juga udah bisa menikmati 'kehidupan' yang lebih nyaman dengan kerja jarak jauh ya πŸ˜‚. Gue senang lihat pemerintah ini berusaha untuk tidak membiarkan cuaca ekstrem mengganggu kehidupan masyarakat, tapi gue masih ragu-ragu sih apakah ini udah cukup banyak atau masih banyak lagi yang perlu dilakukan πŸ€”.
 
Pagi, kayaknya pemerintah nggak mau biarkan cuaca ekstrem menghantam Jakarta. Menteri Pramono ini punya kebijakan yang cerdas banget, tapi gue masih ragu apakah itu akan efektif atau tidak. Ku pikir gue perlu lihat situasi di lapangan sebelum nggak bisa menilai kekuatan dari kebijakan itu. Nah, mungkin pemerintah ini nggak mau biarkan cuaca ekstrem menghantam warga Jakarta juga.
 
kuasih, kalau banget cuaca ekstrem di jakarta, aku tidak bisa keluar rumah juga, aku punya anak kecil yang harus dibesarkan oleh ibu sendiri, tolong2 aja sih πŸ™. tapi aku liat kabar itu, menteri pramono nyata-nyata mau berusaha untuk membuat proses belajar mengajar tetap lancar walaupun cuaca ekstrem banget 🀞. dan kalau pekerja juga bisa kerja jarak jauh, itu sangat membantu ya πŸ™Œ. tapi aku salah satu yang masih khawatir nih, apa kalau cuaca ekstrem terus berlanjut? bagaimana caranya aja masyarakat Jakarta bisa aman dan nyaman? πŸ€”.
 
Cuaca ekstrem di Jakarta yang sering bikin kesulitan bagi masyarakat ini pasti sangat frustrasinya, ya! Menteri Pramono ini benar-benar peduli dengan masalah itu dan sudah meminta Dinas Pendidikan untuk lakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa-siswa sekolah. Ia pikir meskipun infrastruktur Jakarta masih banyak yang rusak, tapi proses belajar-mengajar tetap bisa berjalan normal, ahh!

Menteri Pramono ini juga benar-benar peduli dengan keselamatan masyarakat, lho! Dia setuju dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi untuk lakukan kerja jarak jauh bagi para pekerja. Keduanya sudah buat surat edaran yang berlaku hingga 28 Januari 2026, dan akan dievaluasi lagi ketika cuaca di Jakarta mulai stabil, ya! Ini menunjukkan bahwa pemerintah ini benar-benar ingin mengurangi dampak cuaca ekstrem terhadap masyarakat, omong-omong... πŸŒͺοΈπŸ’‘
 
aku pikir itu ide yang keren banget, tapi juga sering bikin aku bingung... kalau memang cuaca ekstrem sangat menghantui Jakarta, maka memang harus ada upaya untuk mengurangi dampaknya... tapi apa lagi jarak jauh dan kerja jarak jauh itu? tidak akan membuat pekerja lebih puas sih... dan aku punya kekhawatiran, kalau cuaca tetap buruk nanti bagaimana caranya pekerja bisa melaksanakan tugasnya? harus ada solusi yang lebih kreatif dan cerdas daripada hanya mengeluarkan surat edaran saja...
 
Cuaca ekstrem Jakarta gilaa 😩. Saya pikir jangan bisa lagi seperti ini, padahal mereka bilang sudah ada pembelajaran jarak jauh di sekolah? Apakah itu cukup untuk membuat anak-anak tidak terguncang oleh hujan lebat? πŸ€”

Dan kerja jarak jauh bagi pekerja juga gak nyaman sama sekali. Banyak yang harus menyesuaikan diri dengan teknologi yang kaku dan bisa jadi gak stabil. Mau nggak mau, ini seperti perang melawan cuaca. πŸ’₯
 
aku bingung sih, apa yang dibuat nih? cuma Jakarta aja yang harus mengalami cuaca ekstrem dan sekarang punya pilihan aja untuk belajar jarak jauh, tapi giliran siapa lagi? πŸ€” di mana teman-teman kita yang tinggal di luar DKI Jakarta, mereka apa? tidak ada yang membantu ya, cuma Jakarta sendirian menghadapi cuaca ekstrem dan juga masalah pendidikan. apalagi para pekerja masih harus pergi kerja, itu gak adil sama sekali.
 
ku pikir pemerintah udah lakukan apa yang bisa, dengan meminta dinas pendidikan dan tenaga kerja melakukan PJJ dan kerja jarak jauh, itu lumayan banget ya, nanti kampus-kampus di Jakarta nggak perlu ramai, dan pekerja juga tidak perlu khawatir ketika cuaca ekstrem, itu memang solusi yang baik 😊
 
Ekspresi Menteri Pramono di sini agak asyik sih, aku pikir dia punya buku teka-teki ya? Kalo mau belajar jarak jauh tapi masih harus masuk kantor dan menghadapi cuaca ekstrem itu kayak apa lagi? Tapi, aku setuju dengan ide ini, kita harus adaptasi dengan kondisi alam yang tidak terkendali. Saya harap Dinas Pendidikan bisa membuat proses belajar mengajar lancar walaupun cuaca ekstrem. Tapi, mungkin bisa juga mempertimbangkan untuk melakukan PJJ sejak awal bukan hanya saat cuaca ekstrem? πŸ€”
 
Aku pikir gampang banget ya.. kalau ada cara untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem, pemerintah pasti akan mencoba caranya 😊. Saya senang sekali bahwa Menteri Pramono mau berinventar dengan ide pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan kerja jarak jauh bagi pekerja. Aku yakin itu akan membantu mengurangi kemacetan dan risiko keamanan di Jakarta, terutama saat cuaca ekstrem 😌.
 
kembali
Top