MK Kembali Tolak Permohonan Nikah Beda Agama

Kalau dihakimi begitu, gimana caranya anak muda kita bisa menikah dengan siapa aja? Tolak saja dari mahkamah? Itu juga tidak adil. Aku rasa hukum yang ada sengaja dibuat seperti ini untuk menghalang-halangi pernikahan antar agama. Tapi, apa lagi yang harus dihakimi? Aku rasa anak muda kita harus diarahkan cara lain, caranya yang lebih baik, tidak harus kewajiban menolak.
 
Makasih, kalo pemerintah dan pengadilan ini sudah jelas. Saya pikir ini masalah keagamaan yang sangat sensitif, tapi kalau dilihat dari sudut pandang hukum, ya benar saja. Pernikahan antar agama itu tidak bisa disetujui karena ada aturan tertentu yang harus diikuti. Tapi, siapa tahu nanti muncul kasus lainnya seperti ini, kita harus jaga agar keadilan dan hukum tetap dipertahankan 🤔

Saya rasa pemerintah dan pengadilan ini sudah berusaha untuk menjelaskan ketentuan pernikahan dengan lebih baik lagi. Kalau ada yang masih bingung, mungkin bisa membaca ulasan di blog saya tentang topik ini nanti 💡. Yang jelas, ini masalah yang harus dipahami dan diterima oleh semua pihak 🙏
 
Pernikahan antar agama itu wajar banget, tapi kalau pasalnya nggak ada dasarnya, apa lagi. Tolakan dari MK itu bukan berarti hal ini salah, tapi karena hukum yang dijalankan. Saya pikir kalau cinta itu tidak pernah memiliki batas-batas agama, apa lagi kalau pasangan sama-sama percaya diri dan setia. Saya rasa kalau ada aturan-aturan yang tidak adil, maka kita harus berani untuk berubah. Tolakan dari MK ini sibuk, tapi juga bisa dijadikan kesempatan bagi kami untuk bereksperimen dan mencari solusi yang lebih baik lagi! 😊
 
Kalau suaminya gampangnya mengaku muslim dan kamu yang beragama lain, tapi kalau kamu yang pertama kali ingin menikah, gak ada jawaban lagi? Itu tidak adil banget! 🤔

Aku pikir ini bukan tentang agama, tapi tentang persamaan. Jika suami dan istri memiliki perbedaan, tapi tetap bisa hidup bersama, kenapa kita harus memisahkan karena agama?

Saya rasa kesalnya kalau orang-orang tidak bisa menikmati persatuan yang sebenarnya. Mereka lebih fokus pada perbedaan daripada kelebihan mereka sendiri. 😔

Aku berpikir kalau solusinya adalah kita harus belajar menghargai persamaan, bukan memisahkan diri. Jika suami dan istri bisa menerima perbedaan tersebut, apa yang salah dengan itu? 🤷
 
Aku rasa kalau punya persetujuan dari hak asasi manusia, tapi ini kayaknya memang ada batas-batas tertentu... Pernikahan antar agama kayaknya bisa dijalankan dengan baik, tapi kita harus bisa mengerti pentingnya adat istiadat juga. Aku rasa kalau pihak pengadilan yang memberi keputusan ini pasti sudah benar-benar mempertimbangkan hal-hal tersebut... Tapi aku masih ragu-ragu, apakah kita sih harus menyerah pada apa yang ada di buku teks?
 
ini kabar gembira banget! akhirnya mereka mengakui bahwa pernikahan antar agama tidak bisa diadakan secara sah, itu sudah pasti benar! tapi, aku rasa masih banyak orang yang tak percaya dan terus mencari cara untuk melalui sistem ini, itu sangat berisiko!

aku pikir pemerintah harus lebih proaktif lagi dalam menerapkan hukum yang ada, jangan biarkan situasi seperti ini terjadi kembali. dan yang paling penting, pemohon harus menyadari bahwa pernikahan antar agama bukanlah pilihan yang baik, karena bisa berakibat buruk bagi kedua belah pihak.

ini adalah langkah kritis untuk memastikan kestabilan sosial, mari kita harap pemutusan permohonan ini tidak membuat pasangan terpaksa menunda niatnya!
 
kembali
Top